MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Update Ponpes Al-Khoziny: 3 Santri Meninggal, 77 Korban Masih Dirawat di RS

Publisher: Redaktur 1 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Petugas SAR gabungan melanjutkan proses evakuasi korban reruntuhan Ponpes Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. (Dok. BNPB)
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Upaya evakuasi korban reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus dilakukan tim SAR gabungan.

Hingga Selasa 30 September 2025 pagi, tercatat 102 korban berhasil dievakuasi, dengan rincian tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainnya masih menjalani perawatan.

Ketiga santri yang meninggal dunia telah teridentifikasi yakni Mochammad Mashudulhaq (14) asal Dukuh Pakis, Surabaya, Muhammad Soleh (22) asal Bangka Belitung, dan Maulana Alfan Abrahimafic (15) asal Pabean Cantikan, Surabaya.

Data BNPB menyebutkan, dari total 102 korban yang dievakuasi, 77 orang mengalami luka-luka dan dirawat di beberapa rumah sakit. Rinciannya, 34 korban dirawat di RSUD Sidoarjo, 38 korban di RS Siti Hajar, 4 korban di RS Delta Surya, serta 1 korban dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto.

Baca Juga:  Mas Iin Nyalon Bupati Sidoarjo, Gandeng Edi Widodo, Siap Adu Program dengan Subandi-Mimik

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan tim SAR masih berupaya membuka akses menuju titik reruntuhan yang diduga menjadi lokasi terjebaknya korban lain.

“Diperkirakan masih ada sekitar 38 korban yang belum ditemukan. Jumlah ini belum pasti karena masih menunggu hasil penyisiran lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, BNPB menegaskan peristiwa ini termasuk dalam kategori bencana kegagalan teknologi. Pemerintah diimbau untuk memperketat pengawasan teknis pembangunan gedung agar sesuai standar keselamatan konstruksi, guna mencegah terulangnya tragedi serupa.

Di lokasi kejadian, ratusan keluarga santri masih bertahan di posko gabungan untuk menunggu kabar terbaru. Petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus melakukan pencarian dengan fokus utama menyelamatkan korban selamat melalui jalur manual. HUM/GIT

Baca Juga:  Izin Tinggal Tak Sesuai Peruntukkan, Warga Negara China Dideportasi Petugas Imigrasi Tanjung Perak
TAGGED: evakuasi santri, korban meninggal, Ponpes Al Khoziny, reruntuhan bangunan, RS Delta Surya, RS Siti Hajar, RSUD Sidoarjo, Sidoarjo
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita
23 Agustus 2026
Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Bos Restoran Korea di Surabaya Diduga Lecehkan Karyawan, Korban Diancam hingga Diberi Rp 500 Ribu
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Bos Restoran Korea di Surabaya Diduga Lecehkan Karyawan, Korban Diancam hingga Diberi Rp 500 Ribu
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita

Korupsi

Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran

Politik

PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur

Hukum

Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?