MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Banjir Sidoarjo Butuh Kolaborasi Serius, Adam Rusydi: Saya Akan Kawal Agar Anggaran Rp385 Miliar Bisa Direalisasikan

Publisher: Admin 4 Juli 2025 2 Min Read
Share
Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi, saat menggelar serap aspirasi (reses) bersama warga
Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi, saat menggelar serap aspirasi (reses) bersama warga.
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id —Penanganan banjir di Kabupaten Sidoarjo tidak bisa dilakukan setengah hati. Diperlukan kolaborasi yang nyata dan berkesinambungan antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi, saat menggelar serap aspirasi (reses) bersama warga di Desa Larangan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Kamis, 3 Juli 2025.

“Permasalahan banjir di Sidoarjo kompleks. Butuh koordinasi lintas instansi dan waktu yang tidak sebentar,” kata Adam.

Ia menyebut, banjir di berbagai titik di Sidoarjo disebabkan oleh faktor yang beragam. Ada wilayah yang terdampak karena sungai mengalami pendangkalan, ada pula yang rawan genangan karena berada di dataran rendah dan kawasan padat penduduk.

Baca Juga:  Ucapkan Terimakasih kepada Relawan AKAR, Adies Kadir: Ini Wujud Syukur Atas Kepercayaan yang Diberikan pada Kami

“Di Waru misalnya, banjir lebih karena faktor sungai. Sedangkan di Tanggulangin, karena daerahnya berupa cekungan. Pola penanganannya tentu harus berbeda,” jelas mantan Ketua MKGR Surabaya ini.

Politisi Partai Golkar itu mengungkapkan, isu banjir Sidoarjo terus ia dorong dalam berbagai forum strategis, termasuk saat pembahasan master plan penanganan banjir Jawa Timur bersama Pemprov.

Ia mengingatkan agar desain besar itu bisa sinkron dengan rencana penanganan banjir di Sidoarjo, agar anggaran tidak sia-sia.

“Kemarin saat pembahasan master plan banjir Jatim, kami minta supaya diselaraskan dengan rencana Sidoarjo. Jangan sampai programnya jalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Baca Juga:  Koalisi Sidoarjo Maju Tolak Raperda APBD 2024: Banyak Masalah Tak Tersentuh, Rakyat Masih Jadi Korban

Adam juga menyebut, Pemprov Jatim berencana mengucurkan dana sebesar Rp385 miliar untuk penanganan banjir Sidoarjo. Namun hingga kini, dana tersebut belum juga disahkan.

“Saya akan terus kawal anggaran itu agar benar-benar bisa direalisasikan. Jangan sampai Sidoarjo terus terjebak dalam masalah banjir tahunan tanpa solusi tuntas,” pungkas mantan tenaga ahli di DPR RI. HUM/BAD

TAGGED: Adam Rusydi, Banjir Sidoarjo, Ketua Komisi C DPRD Jatim, Partai Golkar
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Mas Bechi Kembali ke Lapas Malang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran

Nasional

Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan

Hukum

Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK

Pemasyarakatan

Mas Bechi Kembali ke Lapas Malang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?