MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Tragedi SMPN 7 di Pantai Drini, Pemkot Mojokerto Setop Outing Class

Publisher: Redaktur 29 Januari 2025 2 Min Read
Share
Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro menyampaikan keterangan soal tragedi SMPN 7 di Pantai Drini, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta.
Ad imageAd image

MOJOKERTO, Memoindonesia.co.id – Ada 13 siswa SMPN 7 Kota Mojokerto terseret ombak Pantai Drini di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta, saat outing class. Sembilan siswa selamat, 3 tewas, dan 1 masih dinyatakan hilang. Pemkot Mojokerto pun menghentikan sementara kegiatan outing class.

Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro menjelaskan outing class atau kegiatan belajar mengajar di luar kelas dikelola masing-masing sekolah atau satuan pendidikan. Begitu pula yang digelar SMPN 7 Kota Mojokerto.

“Kegiatan outing class ini bagian dari upaya menambah wawasan kepada siswa di Kota Mojokerto,” ujarnya saat jumpa pers di kantor Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Selasa 28 Januari 2025.

Baca Juga:  Mayat Wanita Ditemukan di Pantai Bantul dengan Luka Tusuk, Korban Pembunuhan Terungkap

Setelah tragedi yang menimpa rombongan outing class SMPN 7 Kota Mojokerto, Ali mengatakan pihaknya akan mengevaluasi kegiatan outing class. Hari ini dia perintahkan Sekda Kota Mojokerto mengumpulkan semua kepala SD dan SMP mengevaluasi outing class.

“Untuk sementara waktu (outing class) akan kami hentikan sampai kita tahu betul apa penyebab kejadian yang terjadi pagi tadi,” tegasnya.

Outing class SMPN 7 Kota Mojokerto ini diikuti 257 siswa kelas 7 dan 8. Mereka diberangkatkan dengan 5 bus didampingi 16 guru pada Senin 27 Januari 2025.

Rombongan outing class ini tiba di Pantai Drini pada Selasa 28 Januari 2025 pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Tragedi terjadi saat siswa dijadwalkan sarapan di rumah makan di area pantai.

Baca Juga:  Tragis! Kecelakaan Bus SMAN 1 Sidoarjo di Tol Ngawi, Menewaskan 2 Orang

Sekitar pukul 07.00 WIB, 13 siswa terseret ombak saat bermain di Pantai Drini. Dari jumlah itu, 9 orang berhasil diselamatkan oleh penjaga pantai, sedangkan 3 siswa ditemukan tewas, dan 1 siswa hilang.

Sembilan korban selamat saat ini dirawat di 2 rumah sakit yakni 7 dirawat di RSUD Saptosari, Gunungkidul dan 2 dirujuk ke RSUP dr Sardjito, Yogyakarta karena keduanya terlalu banyak menelan air laut sehingga mengalami iritasi lambung.

Rombongan outing class SMPN 7 Kota Mojokerto dalam perjalanan pulang dari Pantai Drini. Dua korban selamat juga pulang bersama rombongan. Sedangkan jenazah 3 siswa yang tewas dipulangkan pukul 15.00 WIB setelah selesai divisum di RSUD Saptosari. HUM/GIT

Baca Juga:  Pengacara Siskaeee Mengomentari Penangkapan Klien di Yogyakarta
TAGGED: Desa Banjarejo, Gunungkidul, Kecamatan Tanjungsari, Moh Ali Kuncoro, Pantai Drini, Pj Wali Kota Mojokerto, SMPN 7, tragedi, Yogyakarta
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya (kiri), bersama jajaran Kanwil Sulawesi Tengah menunjukkan barang bukti yang diamankan tim Wasdakim.
Digagalkan! Skema Penyelundupan Manusia ke Australia Terbongkar di Kendari, Tujuh WN Tiongkok Diciduk
13 Juni 2026
KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Dua Koper Diamankan
13 Juni 2026
Kejagung Bongkar Markup Motor Listrik BGN Rp 1,1 Triliun, Vendor Bayar Penuh sebelum Dirakit
13 Juni 2026
815 Pegawai Imigrasi dan Pemasyarakatan Langgar Disiplin, 90 Orang Dipecat
13 Juni 2026
KPK Dalami Dugaan Upaya Hambat Kasus Bea Cukai Saat Periksa Pendiri IAW
13 Juni 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Dua Koper Diamankan
13 Juni 2026
Kejagung Bongkar Markup Motor Listrik BGN Rp 1,1 Triliun, Vendor Bayar Penuh sebelum Dirakit
13 Juni 2026
815 Pegawai Imigrasi dan Pemasyarakatan Langgar Disiplin, 90 Orang Dipecat
13 Juni 2026
KPK Dalami Dugaan Upaya Hambat Kasus Bea Cukai Saat Periksa Pendiri IAW
13 Juni 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya (kiri), bersama jajaran Kanwil Sulawesi Tengah menunjukkan barang bukti yang diamankan tim Wasdakim.
Headlines

Digagalkan! Skema Penyelundupan Manusia ke Australia Terbongkar di Kendari, Tujuh WN Tiongkok Diciduk

Korupsi

KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Dua Koper Diamankan

Kejaksaan

Kejagung Bongkar Markup Motor Listrik BGN Rp 1,1 Triliun, Vendor Bayar Penuh sebelum Dirakit

Imigrasi

815 Pegawai Imigrasi dan Pemasyarakatan Langgar Disiplin, 90 Orang Dipecat

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?