MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KPK Kirim Surat ke Kaesang untuk Klarifikasi Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi

Publisher: Redaktur 30 Agustus 2024 3 Min Read
Share
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Dugaan gratifikasi terkait penggunaan fasilitas jet pribadi oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dan istrinya, Erina Gudono, kini tengah menjadi sorotan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil Kaesang untuk memberikan klarifikasi.

“Suratnya sedang dikonsep, surat undangan,” ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, seperti dilansir detikcom, 30 Agustus 2024.

Alex menjelaskan bahwa saat ini KPK belum mengetahui keberadaan Kaesang. Namun, Kaesang diharapkan datang langsung ke KPK untuk memberikan klarifikasi terkait fasilitas jet pribadi yang diduga diterimanya.

“Tentu saja, Kaesang harus datang ke sini, bukan sebaliknya,” tegas Alex.

Baca Juga:  KPK Kembali Tahan Tersangka Baru Kasus Suap Proyek DJKA

KPK juga meminta peran aktif Kaesang dalam menjelaskan asal-usul fasilitas jet pribadi yang digunakannya. Namun, Alex menegaskan bahwa meskipun Kaesang memberikan penjelasan lebih awal, hal itu tidak akan menghentikan proses klarifikasi yang telah dijadwalkan oleh KPK.

“Kadang-kadang, sebelum mengundang pihak yang bersangkutan, kita akan melihat apakah dia sudah mendeklarasikan terkait berita yang beredar di masyarakat. Ini baik untuk pihak tersebut. Namun, apakah hal ini akan menghentikan klarifikasi yang dilakukan oleh KPK? Tentu saja tidak, semua tergantung kebutuhan dari Kedeputian Pencegahan dan Direktorat Gratifikasi,” kata Alex.

Alex juga menambahkan bahwa deklarasi yang diberikan oleh Kaesang nanti diharapkan mencakup bukti pembayaran terkait penggunaan jet pribadi tersebut.

Baca Juga:  KPK Tahan ASN BPK dan Pihak Swasta dalam OTT Kasus Suap Proyek Smart Board Muara Enim

“Kami berharap ketika melakukan deklarasi, disertakan juga bukti pembayaran, misalnya bukti transfer. Hal ini akan membuat semuanya menjadi lebih jelas,” ungkap Alex.

“Dengan begitu, masyarakat yang mempertanyakan hal ini dan membuat media sosial ramai dalam dua hari terakhir juga akan tercerahkan,” tambahnya.

Secara terpisah, detikcom mencoba menghubungi Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi untuk menanggapi pernyataan pimpinan KPK tersebut, namun hingga berita ini diturunkan, keduanya belum memberikan respons.

Meski demikian, beberapa waktu sebelumnya, Raja Juli sudah memberikan tanggapan terkait unggahan Erina Gudono saat perjalanan ke Amerika Serikat yang menjadi perbincangan.

Baca Juga:  Vonis Gazalba Disunat MA Jadi 10 Tahun, Eks Penyidik KPK Meradang

“Ya, itu bagian dari dinamika demokrasi. Kebebasan warga negara untuk memberikan saran dan kritik adalah sesuatu yang kita nikmati. Kadang kritik itu tajam, ya silakan, itu bagian dari demokrasi,” ujar Raja Juli di kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu, 25 Agustus 2024.

Namun, Raja Juli enggan berkomentar lebih jauh, dengan alasan bahwa hal tersebut sudah masuk ke ranah pribadi.

“Saya tidak akan berkomentar lebih lanjut, karena itu urusan personal,” tambahnya. HUM/GIT

TAGGED: dugaan gratifikasi, Erina Gudono, Gratifikasi, jet pribadi, Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, klarifikasi Kaesang, KPK, penggunaan jet pribadi
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita
23 Agustus 2026
Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Bos Restoran Korea di Surabaya Diduga Lecehkan Karyawan, Korban Diancam hingga Diberi Rp 500 Ribu
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Bos Restoran Korea di Surabaya Diduga Lecehkan Karyawan, Korban Diancam hingga Diberi Rp 500 Ribu
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita

Korupsi

Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran

Politik

PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur

Hukum

Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?