MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Eks Pegawai Korban TWK Bakal Daftar Capim KPK

Publisher: Redaktur 15 Juli 2024 2 Min Read
Share
Giri Suprapdiono.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Mantan pegawai KPK, Giri Suprapdiono, telah mendaftar dalam seleksi Calon Pimpinan (Capim) KPK. Giri menyatakan bahwa dirinya telah melalui tahap registrasi dan tinggal mengirimkan dokumen yang menjadi persyaratan.

“Benar (mendaftar Capim KPK). Dokumen lengkap, sudah diunggah, tinggal submit. Berdoa dulu,” kata Giri, Minggu 14 Juli 2024 seperti dilansir detikcom.

Giri, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, diberhentikan pada tahun 2021. Ia termasuk dalam kelompok 57 pegawai KPK yang diberhentikan akibat polemik tes wawasan kebangsaan (TWK). Sejak bergabung dengan KPK pada tahun 2005, Giri telah memegang sejumlah jabatan penting.

Baca Juga:  Lolos Administrasi Capim KPK, Johan Budi Mundur dari Partai

Menanggapi pendaftaran Capim, Giri berpendapat bahwa KPK membutuhkan sosok berintegritas untuk memberantas korupsi, bukan pemimpin yang merusak lembaga tersebut.

“KPK butuh dipimpin sosok yang berintegritas, berpengalaman memberantas korupsi, yang selesai dengan dirinya. Bukan pemimpin KPK yang hanya untuk dirinya sendiri, bahkan merusak KPK itu sendiri,” ujarnya.

Giri menyoroti reputasi KPK yang hancur, sebagaimana terlihat dari sejumlah survei. Ia merasa bertanggung jawab untuk mengembalikan reputasi lembaga tersebut.

Sebagai bekas pegawai yang dipecat akibat TWK, Giri memiliki harapan besar untuk memulihkan nama baik KPK dan meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang menurutnya telah menurun drastis.

Baca Juga:  Ida Budhiati Soroti Persepsi Negatif ke KPK, Mau Ubah Pemeriksaan Kode Etik

“IPK (indeks persepsi korupsi) Indonesia butuh dipulihkan. Kita mundur 10 tahun ke belakang. Kita butuh IPK rebound dengan mencegah korupsi, mendidik budaya anti korupsi secara benar dan efektif, agar dapat menjadikan Indonesia menjadi negara maju, bermartabat, dan sejahtera,” katanya.

“Terus berikhtiar dan berusaha menjadi bagian anti korupsi. Kita tidak boleh jera, koruptorlah yang harus jera,” tambahnya.

Sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan bahwa per Jumat, 12 Juli 2024, total ada 107 orang yang mendaftar sebagai Capim KPK dan 87 pendaftar untuk calon dewan pengawas (Cadewas).

“Sampai dengan 12.30 hari ini, yang register akun 682 orang. Kemudian pendaftar Capim KPK 107 orang. Pendaftar Cadewas 87 orang,” kata Wakil Ketua Pansel KPK, Arif Satria, dalam diskusi bertajuk ‘Daftar Capim KPK, Kuatkan Harapan Bangsa’ yang dilangsungkan secara daring, Jumat 12 Juli 2024. HUM/GIT

Baca Juga:  MAKI Usul DPR Gandeng Psikolog Uji Kelayakan Capim-Cadewas KPK
TAGGED: Arif Satria, capim kpk, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Giri Suprapdiono, Mantan pegawai KPK, Pansel, seleksi, Tes Wawasan Kebangsaan, TWK, Wakil Ketua Pansel KPK
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Petugas Imigrasi Semarang melayani pembuatan paspor program layanan “Si Semar Paling Paten” pada Sabtu (2/5/2026).
Paspor Tak Lagi Ribet, “Si Semar Paling Paten” Diserbu Warga di HUT ke-479 Kota Semarang
2 Mei 2026
Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, KAI Siap Dukung Proses Hukum
2 Mei 2026
May Day 2026, Polisi Amankan 101 Orang dan Sita Molotov serta Sajam
2 Mei 2026
CEO Daeng Banna, Chandra, menyebut Surabaya sebagai “panggung besar” bagi pelaku usaha kuliner untuk berkembang cepat.
Daeng Banna Menggoda Lidah Surabaya, Kuliner Makassar Hadir Dekat Masjid Al Akbar, depan Puskesmas Gayungan
2 Mei 2026
May Day 2026, Buruh Sampaikan Tuntutan Daycare hingga Hapus Outsourcing ke Prabowo
2 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, KAI Siap Dukung Proses Hukum
2 Mei 2026
May Day 2026, Polisi Amankan 101 Orang dan Sita Molotov serta Sajam
2 Mei 2026
May Day 2026, Buruh Sampaikan Tuntutan Daycare hingga Hapus Outsourcing ke Prabowo
2 Mei 2026
Prabowo Dorong Potongan Tarif Ojol di Bawah 10 Persen, Gojek dan Grab Koordinasi
2 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Petugas Imigrasi Semarang melayani pembuatan paspor program layanan “Si Semar Paling Paten” pada Sabtu (2/5/2026).
Imigrasi

Paspor Tak Lagi Ribet, “Si Semar Paling Paten” Diserbu Warga di HUT ke-479 Kota Semarang

Hukum

Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, KAI Siap Dukung Proses Hukum

Hukum

May Day 2026, Polisi Amankan 101 Orang dan Sita Molotov serta Sajam

CEO Daeng Banna, Chandra, menyebut Surabaya sebagai “panggung besar” bagi pelaku usaha kuliner untuk berkembang cepat.
Gaya Hidup

Daeng Banna Menggoda Lidah Surabaya, Kuliner Makassar Hadir Dekat Masjid Al Akbar, depan Puskesmas Gayungan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?