MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Telepon Terakhir Dini sebelum Dibunuh di Madiun, Ingin Rayakan Ultah Anak

Publisher: Redaktur 27 Oktober 2026 3 Min Read
Share
Rumah Dwi Bagus di Kota Madiun yang menjadi lokasi dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya, GF.
Ad imageAd image

BOGOR, Memoindonesia.co.id  – Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF alias GF (4), asal Bogor, Jawa Barat, sempat menghubungi keluarga untuk menyampaikan rencana merayakan ulang tahun sang anak sebelum keduanya diduga dibunuh Dwi Bagus, suami siri Dini, di Kota Madiun, Jawa Timur.

Kakak Dini, Rika (42), mengatakan komunikasi terakhir dengan adiknya terjadi pada 20 September 2026. Saat itu, Dini mengabarkan hendak merayakan ulang tahun GF dan menginap di hotel.

“Tanggal 20 (September) komunikasi terakhir, nelepon keluarga, bilang mau rayain ulang tahun anaknya, terus nginep dulu di hotel. Ya habis di hotel itu nggak ada kontak lagi, ke suaminya juga,” kata Rika saat ditemui di rumahnya di Puncak, Megamendung, Bogor, Senin 26 Oktober 2026.

Baca Juga:  Promo Judi Online, Wanita DJ Klub Malam Berakhir Jadi Tersangka

Setelah komunikasi tersebut, keluarga kehilangan kontak dengan Dini dan anaknya. Karena tidak mengetahui keberadaan keduanya, keluarga sempat melaporkan mereka hilang ke polisi.

Rika mengungkapkan, Dwi Bagus juga sempat ikut bersama keluarga membuat laporan orang hilang.

“Iya sempat dilaporkan hilang. Iya (pelaku ikut buat laporan polisi),” kata Rika.

Ketua RW setempat, Hudri, menambahkan bahwa Dwi Bagus bersama Mia, adik kandung Dini, sempat mendatangi Polres Madiun untuk melaporkan hilangnya Dini dan GF.

Menurut Hudri, Mia berangkat ke Madiun untuk mencari kakaknya setelah tidak mendapat kabar sejak 20 September.

“Jadi suaminya itu, si pelaku maksudnya ikut lapor bareng sama Mbak Mia ke polisi Madiun. Mia ini yang pergi ke Jawa (Madiun) buat cari-cari kakaknya, karena nggak ada kabar kan setelah tanggal 20 itu. Mia datang ke sana, terus ajak suaminya Dini melapor ke Polres Madiun sana,” kata Hudri yang mendampingi Rika.

Baca Juga:  Pisau Majikan Bunuh Satpam Rumah Mewah Ditemukan, Disembunyikan di Kamar

Dini dan GF kemudian diketahui tewas dalam kasus pembunuhan di Madiun. Keluarga berharap pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya atas kematian dua korban tersebut.

“Nyawa harus dibayar lagi nyawa, apalagi itu kan dua (korbannya). Iya (hukum seberat-beratnya), kalau nggak hukum mati saja sekalian, atau dimutilasi saja sekalian,” ujar Rika.

Rika menjelaskan, Dini dan Dwi Bagus menikah secara siri sekitar setahun lalu. Keduanya tinggal di Madiun setelah menikah di Kalimantan.

“Kurang lebih setahun. Menikahnya di Kalimantan, nggak di sini,” katanya.

Sebelum menikah dengan Dwi Bagus, Dini berstatus janda dan memiliki seorang anak dari pernikahan pertamanya.

Baca Juga:  Wanita Tewas Bersimbah Darah di Rumah Putat Jaya Surabaya, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Keluarga baru mengetahui kabar kematian Dini dan GF setelah mendapat informasi bahwa terduga pelaku telah ditangkap.

“Jadi dikasih tahu ada pelakunya ditangkap saja,” kata Rika. HUM/GIT

TAGGED: Arshaka Ghafa, Bogor, Dini Hardiyanti, Dwi Bagus, Gafa, kasus mutilasi, korban pembunuhan, laporan orang hilang, madiun, pembunuhan Madiun, suami siri, telepon terakhir, ulang tahun anak
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dikenal Baik dan Baru Pulang Haji, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Cekcok di Hotel, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Polisi Olah TKP di Tiga Lokasi Pembunuhan Dini dan Anak, Tungku Diselidiki
27 Oktober 2026
Jasad Istri Siri dan Anak Dibakar hingga Digiling, Dwi Bagus Hendak Buang ke Laut
27 Oktober 2026
Tulang Ibu dan Anak Ditemukan di Tungku Pembakaran, Polisi Buru Bukti Pembunuhan di Madiun
27 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dikenal Baik dan Baru Pulang Haji, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Cekcok di Hotel, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Polisi Olah TKP di Tiga Lokasi Pembunuhan Dini dan Anak, Tungku Diselidiki
27 Oktober 2026
Jasad Istri Siri dan Anak Dibakar hingga Digiling, Dwi Bagus Hendak Buang ke Laut
27 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Dikenal Baik dan Baru Pulang Haji, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun

Hukum

Cekcok di Hotel, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun

Hukum

Polisi Olah TKP di Tiga Lokasi Pembunuhan Dini dan Anak, Tungku Diselidiki

Hukum

Jasad Istri Siri dan Anak Dibakar hingga Digiling, Dwi Bagus Hendak Buang ke Laut

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?