JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di bidang ekonomi hanya mencapai 36,8 persen, terendah dibandingkan bidang lainnya, berdasarkan survei Poltracking Indonesia pada 30 September hingga 7 Oktober 2026.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, mengatakan tingkat kepuasan publik tertinggi tercatat pada bidang pendidikan sebesar 66,3 persen, disusul pertahanan dan keamanan serta sosial budaya yang masing-masing mencapai 63,7 persen.
“Publik merasa puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Bidang Pendidikan (66,3 persen), Pertahanan dan Keamanan serta Sosial Budaya (63,7 persen), Kesehatan (62,1 persen), Politik dan Stabilitas Nasional (53,6 persen), Hukum dan Pemberantasan Korupsi (43,1 persen), serta Bidang Ekonomi adalah yang paling rendah tingkat kepuasannya (36,8 persen),” kata Hanta dalam tayangan YouTube Poltracking, Senin 19 Oktober 2026.
Menurut Hanta, hasil survei tersebut menunjukkan adanya catatan kritis pemerintah pada bidang ekonomi, hukum dan pemberantasan korupsi, serta politik dan stabilitas nasional.
Sementara itu, bidang pendidikan, pertahanan dan keamanan, sosial budaya, serta kesehatan memperoleh apresiasi relatif tinggi dari responden.
Survei tersebut mengukur tingkat kepuasan dan ketidakpuasan publik terhadap kinerja pemerintah di tujuh bidang.
Hasilnya, bidang ekonomi mencatat ketidakpuasan tertinggi, yakni 57,8 persen, sedangkan kepuasan hanya 36,8 persen.
Pada bidang hukum dan pemberantasan korupsi, sebanyak 47,5 persen responden menyatakan tidak puas, lebih tinggi dibandingkan yang puas sebesar 43,1 persen.
Berikut hasil survei Poltracking Indonesia mengenai kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah di berbagai bidang:
- Pendidikan: 66,3 persen puas dan 27,6 persen tidak puas.
- Pertahanan dan keamanan: 63,7 persen puas dan 25,5 persen tidak puas.
- Sosial budaya: 63,7 persen puas dan 22,4 persen tidak puas.
- Kesehatan: 62,1 persen puas dan 32,4 persen tidak puas.
- Politik dan stabilitas nasional: 53,6 persen puas dan 32,0 persen tidak puas.
- Hukum dan pemberantasan korupsi: 43,1 persen puas dan 47,5 persen tidak puas.
- Ekonomi: 36,8 persen puas dan 57,8 persen tidak puas.
Survei Poltracking dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih, yakni berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka.
Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. HUM/GIT


