PALU, Memoindonesia.co.id – Densus 88 Antiteror Polri bersama Brimob Polda Sulawesi Tengah menangkap tiga terduga teroris, dua di Parigi Moutong dan satu di Poso, Jumat 2 Oktober 2026.
Dua terduga teroris ditangkap di Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Sementara satu orang lainnya ditangkap di Kabupaten Poso.
Sekretaris Desa Tomoli Utara, Muhlis, membenarkan penangkapan dua warga yang bermukim di wilayah tersebut.
“Ada dua orang yang ditangkap di Tomoli. Keduanya sejak 2015 sudah menetap di desa kami, tetapi memang belum melaporkan kepindahannya secara resmi,” ujarnya, Jumat malam.
Muhlis menjelaskan, dalam kesehariannya kedua terduga teroris tersebut bekerja sebagai petani kakao. Keduanya dikenal warga cenderung tertutup dan jarang berinteraksi dengan masyarakat.
“Pekerjaan sehari-hari mereka petani kakao. Kalau berinteraksi dengan warga sekitar memang agak tertutup,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan pada pukul 23.46 Wita, Densus 88 Antiteror maupun Polda Sulawesi Tengah belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas maupun keterkaitan ketiga orang tersebut dengan jaringan tertentu.
Ketiga terduga teroris tersebut kini telah diamankan Densus 88 Antiteror Polri untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. HUM/GIT


