MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Golkar Surabaya Bidik 10 Kursi DPRD, Pemekaran Dapil Jadi Ujian Mesin Politik di 2029

Publisher: Admin 13 September 2026 4 Min Read
Share
Ketua DPD Golkar Surabaya Akmarawita Kadir menargetkan 10 kursi pasca terbentuknya desain politik dengan kepengurusan baru.
Ketua DPD Golkar Surabaya Akmarawita Kadir menargetkan 10 kursi pasca terbentuknya desain politik dengan kepengurusan baru.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Partai Golkar Surabaya mulai memasang target tinggi menuju Pemilu 2029. Lima kursi yang kini dimiliki di DPRD Kota Surabaya dianggap belum cukup. Partai berlambang pohon beringin itu membidik 10 kursi legislatif, atau dua kali lipat dari capaian saat ini.

Target tersebut bukan sekadar angka di atas kertas. Golkar Surabaya mulai merombak strategi politik dengan menyiapkan sejumlah skenario menghadapi kemungkinan perubahan daerah pemilihan (dapil).

Strategi itu menjadi salah satu bahasan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus Pengukuhan Pengurus Pimpinan Kecamatan (PK) periode 2026–2031 di Hotel Wyndham Surabaya, Jalan Basuki Rahmat, Minggu (13/9/2026).

Ketua DPD Golkar Surabaya Akmarawita Kadir mengatakan, target 10 kursi telah menjadi bagian dari desain politik kepengurusan baru. Karena itu, partai tidak ingin menunggu sampai tahapan Pemilu 2029 berjalan untuk baru membaca kekuatan lawan dan peta pemilih.

Baca Juga:  Jusuf Kalla: Implikasi Pemimpin yang Suka Marah Terus, Bagaimana Jika Terlibat Debat dengan Kepala Negara Lain?"

Kemungkinan pemekaran dapil justru dijadikan momentum untuk melakukan perhitungan ulang sejak dini.

“Kalau misalnya memang dapil itu mekar, mungkin jadi 7 atau 8 dapil, ya kita sudah siapkan,” kata Dokter Akma di sela Rakerda.

Menurut dia, Golkar telah melakukan pemetaan terhadap potensi calon legislatif, basis suara hingga karakter konstituen. Seluruhnya diproyeksikan ke dalam sejumlah skenario agar perubahan dapil tidak membuat strategi partai kehilangan arah.

“Kami sudah melakukan pemetaan data. Terhadap pemetaan data itu tentu saja dengan proyeksi ke depan, kalau dapilnya 7 seperti apa, kalau 8 seperti apa,” tegasnya.

Dengan target menggandakan kursi, tantangan Golkar bukan hanya mencari kandidat yang mampu mendulang suara. Struktur partai juga dituntut bekerja lebih agresif hingga tingkat paling bawah.

Sebanyak 31 kepengurusan kecamatan yang baru dikukuhkan akan menjadi bagian dari mesin tersebut. Mereka selanjutnya ditargetkan memperkuat struktur hingga tingkat pimpinan kelurahan (PL).

Baca Juga:  Bantu Fakir Miskin dan Korban Banjir, PP AMPG Sebar 10 Ribu Paket Sembako

Kadir mengingatkan, jabatan di tingkat kecamatan bukan sekadar posisi administratif. Ada beban politik besar yang harus dijalankan untuk menerjemahkan target 10 kursi menjadi perolehan suara nyata.

“Jadi dengan adanya pengukuhan ini, mereka sadar bahwa sebenarnya tugas dan fungsi di tingkat kecamatan ini sangat berat,” ujarnya.

Dukungan terhadap target tersebut disampaikan Ketua DPD Golkar Jawa Timur Ali Mufthi. Menurutnya, Rakerda harus menghasilkan sistem kerja yang jelas, terukur, dan dijalankan bersama seluruh kekuatan partai.

“Golkar adalah organisasi modern. Salah satu cirinya adalah bagaimana membuat sebuah sistem yang disepakati bersama, dan sistem itu dirumuskan di Rakerda ini,” kata Ali.

Namun, target 10 kursi tidak boleh berhenti sebagai slogan politik. Ali menuntut seluruh kader bekerja maksimal untuk memastikan peningkatan perolehan kursi benar-benar terjadi.

“Tentu harus naik. Berapanya terserah ketua DPD Surabaya, tapi harus berjuang maksimal biar naiknya juga maksimal,” tegasnya.

Baca Juga:  Golkar Diuntungkan Pemilu Proporsional Terbuka

Di sisi lain, Ali mengingatkan agar ambisi menuju Pemilu 2029 tidak membuat kader melupakan pekerjaan rumah paling mendasar: merapikan dan menguatkan barisan internal.

“Kita lihat waktu dan momentum. Sekarang masih fokus di konsolidasi. Siapapun kader partai boleh memosisikan diri mau ke mana, silakan. Tapi kita fokus konsolidasi dulu,” pungkasnya.

Rakerda tersebut turut dihadiri jajaran Dewan Pertimbangan, pengurus DPD Golkar Jawa Timur, Fraksi Golkar DPRD Surabaya, serta sejumlah organisasi pendiri dan yang didirikan (Ormas/Ortap), di antaranya SOKSI, Kosgoro 1957, MKGR, AMPI, AMPG, KPPG, Satkar Ulama, Al Hidayah, HWK, dan MDI.

Kini pekerjaan Golkar Surabaya semakin jelas: mengubah target 10 kursi dari sekadar ambisi menjadi kekuatan politik yang terukur. Pemekaran dapil boleh mengubah peta, tetapi mesin partai dituntut tidak boleh kehilangan arah. HUM/BAD

TAGGED: Akmarawita Kadir, AL Hidayah, AMPG, AMPI, DPRD, DPRD Kota Surabaya, Fraksi Golkar, Golkar, Golkar Surabaya, HWK, KOSGORO 1957, KPPG, MDI, Mesin Politik, MKGR, Partai Golkar, Pemekaran Dapil, Satkar Ulama, SOKSI
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ahmad Navis dan Nova Estrina bersama Ketua PP AMPG Said Ali Al Idrus (tengah) dalam kegiatan Perhimpunan Agung Pergerakan Pemuda UMNO di Malaysia.
Diklatda Tak Berhenti di Ruang Kelas, Dua Kader AMPG Jatim Diuji di Panggung Malaysia
13 September 2026
5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang, Titik Terakhir Terdeteksi di Pulau Sebesi
13 September 2026
Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi
13 September 2026
Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior
13 September 2026
Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad
13 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang, Titik Terakhir Terdeteksi di Pulau Sebesi
13 September 2026
Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi
13 September 2026
Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior
13 September 2026
Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad
13 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Ahmad Navis dan Nova Estrina bersama Ketua PP AMPG Said Ali Al Idrus (tengah) dalam kegiatan Perhimpunan Agung Pergerakan Pemuda UMNO di Malaysia.
Politik

Diklatda Tak Berhenti di Ruang Kelas, Dua Kader AMPG Jatim Diuji di Panggung Malaysia

Peristiwa

5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang, Titik Terakhir Terdeteksi di Pulau Sebesi

Peristiwa

Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi

Peristiwa

Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?