MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Keluarga Laporkan Kematian Sutrimo, Polisi Siapkan Ekshumasi untuk Ungkap Penyebab Kematian

Publisher: Redaktur 10 Agustus 2026 5 Min Read
Share
Polisi masih mendalami penyebab kematian Sutrimo di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Keluarga Sutrimo akhirnya melaporkan kematian pria yang pernah menjadi kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah kepada polisi untuk mendapatkan kepastian penyebab kematiannya, Minggu 9 Agustus 2026.

Contents
Keluarga Pertanyakan Informasi Simpang SiurPolisi Siapkan Ekshumasi Jenazah SutrimoDokter Rumah Sakit Bakal DiperiksaPolisi Dalami Sosok Febrio

Laporan tersebut didaftarkan ke Polresta Banyumas dengan nomor STTLP/79/VIII/2026/SPKT/POLRESTA BANYUMAS/POLDA JAWA TENGAH.

Pengacara keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengatakan laporan itu ditempuh karena muncul berbagai informasi simpang siur mengenai kematian kliennya.

“Prinsipnya keluarga cuma minta kepastian hukum terkait meninggalnya saudara Sutrimo, wajar atau tidak, cuma itu saja,” kata Aan, Minggu 9 Agustus 2026.

Sutrimo ditemukan meninggal dunia di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan, pada Kamis 23 Juli 2026.

Polda Metro Jaya hingga kini masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan bahan keterangan dan mengklarifikasi sejumlah pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.

Pihak yang telah dimintai keterangan antara lain keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, serta sejumlah pihak lainnya.

Polisi juga menelusuri rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, hingga lokasi awal Sutrimo ditemukan.

Baca Juga:  Polisi Telusuri Kepemilikan Rumah Sentul Usai Pengakuan Febrie Adriansyah

Kematian Sutrimo menjadi perhatian setelah beredar informasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi mulut berbusa.

Keluarga Pertanyakan Informasi Simpang Siur

Aan menjelaskan, keluarga pada awalnya menerima kematian Sutrimo sebagai sebuah musibah.

Namun, setelah muncul berbagai informasi yang dinilai simpang siur, keluarga memutuskan meminta kepastian hukum kepada pihak kepolisian.

“Karena berita simpang siur ke sana ke sini, mengganggu lingkungan sekitar buat keluarga juga lingkungan masyarakat di Desa Wlahar, jadi keluarga ingin kepastian,” ujarnya.

Sutrimo diketahui merupakan warga Desa Wlahar, Kabupaten Banyumas.

Polisi Siapkan Ekshumasi Jenazah Sutrimo

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Budi Hermanto, mengungkapkan laporan terkait kematian Sutrimo juga telah diterima Bareskrim Polri.

Dalam laporan tersebut, kematian Sutrimo disebut diduga tidak wajar.

“Memang kemarin kami mendapat informasi ada dari pelapor ataupun warga masyarakat melaporkan kepada Bareskrim Polri terkait tentang kematian saudara S dianggap tidak wajar,” kata Budi kepada wartawan, Minggu 9 Agustus 2026.

Menurut Budi, pelapor meminta kepolisian melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo.

Polisi pun akan segera melakukan ekshumasi untuk membantu mengungkap penyebab kematian korban.

Baca Juga:  Kejagung Pamerkan Ferrari dan Tas Mewah Hasil Rampasan Negara di CFD Jakarta

“Akan disegerakan (ekshumasi) guna mengetahui penyebab kematian,” ujar Budi.

Ekshumasi merupakan proses penggalian atau pembongkaran kembali jenazah dari dalam kubur yang dilakukan oleh pihak berwenang untuk kepentingan pemeriksaan.

Dokter Rumah Sakit Bakal Diperiksa

Selain menyiapkan ekshumasi, polisi juga akan kembali memanggil dokter Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring yang pertama kali menangani jasad Sutrimo.

Budi mengatakan pemeriksaan terhadap dokter tersebut dijadwalkan kembali pada pekan depan karena sebelumnya yang bersangkutan tidak hadir dalam pemeriksaan.

“Minggu depan kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter rumah sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit,” imbuhnya.

Pemeriksaan tersebut juga akan mendalami informasi mengenai kondisi Sutrimo ketika pertama kali ditangani di rumah sakit.

Polisi turut menelusuri informasi mengenai kondisi mulut korban yang disebut berbusa ketika ditemukan.

Budi menegaskan sejumlah foto dan video terkait kematian Sutrimo yang beredar di media sosial masih harus diverifikasi kebenarannya oleh penyidik.

Polisi Dalami Sosok Febrio

Selain penyebab kematian, polisi juga akan mendalami identitas Febrio Adiono yang disebut menjadi salah satu orang yang mengantarkan jasad Sutrimo.

Baca Juga:  Polisi Targetkan Periksa Pelaku Ledakan SMAN 72 Pekan Depan, Tunggu Kondisi Psikis Stabil

Budi mengatakan penyidik akan memastikan apakah Febrio benar merupakan pegawai Kejaksaan Agung.

“Nah ini nanti akan didalami, benar atau tidaknya Febrio pegawai Kejagung,” jelas Budi.

Sementara itu, Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna, sebelumnya membenarkan bahwa Febrio merupakan pegawai Kejaksaan.

Namun, Febrio bukan seorang jaksa dan berstatus sebagai staf administrasi.

Anang juga membenarkan Febrio pernah menjadi staf sekaligus ajudan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

“Yang namanya Saudara Febrio, yang kami tahu memang dia pegawai Kejaksaan, tapi bukan jaksa, pegawai Kejaksaan,” kata Anang, Jumat 7 Agustus 2026.

Setelah Febrie Adriansyah tersangkut perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Febrio disebut kini hanya menjalankan tugas sebagai staf administrasi.

“Stafnya (Febrie) ya, iya (stafnya Febrie), (saat ini) staf biasa, enggak (mendampingi pejabat Kejaksaan lainnya),” ujar Anang.

Kini, penyebab pasti kematian Sutrimo masih menjadi misteri.

Keluarga berharap proses penyelidikan, pemeriksaan dokter, hingga ekshumasi dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab berbagai informasi yang beredar mengenai kematian Sutrimo. HUM/GIT

TAGGED: Banyumas, dokter, Ekshumasi, Febrie Adriansyah, Febrio, Kejagung, Kematian Sutrimo, Klinik Mordent, penyebab kematian, Polda Metro Jaya, polisi, Sutrimo
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Agus Andrianto: Saatnya Penertiban dan Investigasi
26 September 2026
Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Kementerian Imipas
26 September 2026
50 Pati Polri Naik Pangkat, Roycke Harry Langie Jadi Komjenpol, Ini Daftarnya
26 September 2026
Rumah Duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta Mulai Didatangi Sejumlah Tokoh
26 September 2026
Bupati Gowa Diduga Peras Minimarket Rp 850 Juta, Uang Dipakai Beli Rumah dan Mobil
26 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Agus Andrianto: Saatnya Penertiban dan Investigasi
26 September 2026
Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Kementerian Imipas
26 September 2026
50 Pati Polri Naik Pangkat, Roycke Harry Langie Jadi Komjenpol, Ini Daftarnya
26 September 2026
Rumah Duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta Mulai Didatangi Sejumlah Tokoh
26 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pemasyarakatan

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Agus Andrianto: Saatnya Penertiban dan Investigasi

Pemasyarakatan

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Kementerian Imipas

Nasional

50 Pati Polri Naik Pangkat, Roycke Harry Langie Jadi Komjenpol, Ini Daftarnya

Nasional

Rumah Duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta Mulai Didatangi Sejumlah Tokoh

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?