MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Mulai Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak di Indonesia

Publisher: Redaktur 29 Juni 2026 2 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau mulai terjadi pada Juli 2026 di sejumlah wilayah Indonesia, Senin 29 Juni 2026.

BMKG menyampaikan informasi ini sebagai acuan bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menimbulkan kekeringan di berbagai wilayah.

Dalam Pemutakhiran Prediksi Musim Kemarau 2026 yang dirilis pada Juni 2026, BMKG menyebut puncak musim kemarau pada Juli diperkirakan terjadi di 83 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 12,26 persen wilayah Indonesia.

Wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada periode tersebut meliputi sebagian wilayah Sumatra, sebagian kecil Kalimantan, sebagian kecil Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur bagian selatan, Sulawesi Barat bagian utara, Sulawesi Tengah bagian barat, sebagian kecil Maluku, Papua Barat Daya bagian selatan, Papua Barat bagian tengah, serta Papua bagian timur.

Baca Juga:  Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita

BMKG menjelaskan, puncak musim kemarau tidak terjadi secara serentak di seluruh Indonesia, melainkan bergeser dari Juli hingga September 2026.

Pada Agustus 2026, puncak musim kemarau diperkirakan meluas hingga 369 Zona Musim atau sekitar 48,84 persen wilayah Indonesia. Sementara pada September, jumlahnya menurun menjadi 169 Zona Musim atau sekitar 25,41 persen wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami puncak kemarau pada Agustus sebelum berangsur menurun pada September.

BMKG menjelaskan, puncak musim kemarau merupakan periode dengan curah hujan terendah dalam satu musim kemarau di suatu wilayah, sehingga hari tanpa hujan menjadi lebih panjang dan kondisi udara cenderung lebih kering.

Baca Juga:  BMKG: Gempa di Tuban Berkurang Ke Magnitudo 5,9, Tidak Berpotensi Tsunami

Selain itu, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko kekeringan meteorologis, penurunan ketersediaan air, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah dengan lahan gambut atau vegetasi kering.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah antisipasi sejak dini.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat terus memantau informasi cuaca dan iklim terbaru melalui kanal resmi BMKG, mengingat prediksi musim dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer. HUM/GIT

TAGGED: BMKG, cuaca indonesia, iklim 2026, Kalimantan, karhutla, Kekeringan, musim kemarau, NTT, Papua, puncak kemarau, Sumatera, zona musim
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kakanwil BPN Jatim, Muhammad Naim bersama jajaran hadir dalam rapat koordinasi dengan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
BPN Jawa Timur Perkuat Pengamanan Aset Pemkot Surabaya, Tanah Pagesangan Jadi Sorotan
9 Oktober 2026
Kemendikdasmen Buka Dasar Penyetaraan Pendidikan Gibran Setara SMK
9 Oktober 2026
Aqib Tewas Usai Diduga Dirundung, Mendikdasmen: Santunan Tak Cukup!
9 Oktober 2026
Menhan Sjafrie Dorong Karyawan BUMN dan Swasta Gabung Komcad
9 Oktober 2026
Markas Judol di KPAD Cijantung, TNI Buka Peluang Periksa Perwira AD
9 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kemendikdasmen Buka Dasar Penyetaraan Pendidikan Gibran Setara SMK
9 Oktober 2026
Aqib Tewas Usai Diduga Dirundung, Mendikdasmen: Santunan Tak Cukup!
9 Oktober 2026
Menhan Sjafrie Dorong Karyawan BUMN dan Swasta Gabung Komcad
9 Oktober 2026
Markas Judol di KPAD Cijantung, TNI Buka Peluang Periksa Perwira AD
9 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Kemendikdasmen Buka Dasar Penyetaraan Pendidikan Gibran Setara SMK

Hukum

Aqib Tewas Usai Diduga Dirundung, Mendikdasmen: Santunan Tak Cukup!

Nasional

Menhan Sjafrie Dorong Karyawan BUMN dan Swasta Gabung Komcad

Hukum

Markas Judol di KPAD Cijantung, TNI Buka Peluang Periksa Perwira AD

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?