MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Bentengi Desa dari Perdagangan Orang, Imigrasi Turun Gunung di Demak: Paspor Kini Bisa Diurus dari Kampung

Publisher: Admin 15 April 2026 3 Min Read
Share
Bupati Demak Eisti’anah, Wakil Bupati Muhammad Badruddin, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah Haryono Agus Setiawan, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang Ari Widodo hadir dalam kegiatan sosialisasi.
Bupati Demak Eisti’anah, Wakil Bupati Muhammad Badruddin, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah Haryono Agus Setiawan, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang Ari Widodo hadir dalam kegiatan sosialisasi.
Ad imageAd image

DEMAK, Memoindonesia.co.id — Negara tak tinggal diam. Upaya membendung maraknya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kini langsung menyasar akar rumput. Tiga desa di Kabupaten Demak—Sumberejo, Kalitengah, dan Jragung—resmi ditetapkan sebagai Desa Binaan Imigrasi, Rabu, 15 April 2026.

Langkah ini bukan sekadar seremoni. Program ini menjadi strategi konkret untuk “memasang radar” di tingkat desa, memperkuat peran masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah praktik perdagangan orang dan penyalahgunaan jalur migrasi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Demak Eisti’anah, Wakil Bupati Muhammad Badruddin, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah Haryono Agus Setiawan, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang Ari Widodo. Hadir pula unsur Forkopimcam, perangkat desa, hingga ratusan warga dari Kecamatan Mranggen dan Karangawen.

Baca Juga:  Ulah WNA di Indonesia mulai Meresahkan, Komisi III DPR Desak Imigrasi Berbenah

Tak hanya peresmian, edukasi menjadi kunci. Sosialisasi keimigrasian digelar dengan menghadirkan jajaran Kantor Imigrasi Semarang.

Kepala Seksi Intelijen Keimigrasian Bramantyo Andhika Putra memandu jalannya diskusi, sementara Kepala Seksi Informasi Keimigrasian Yasser Bagas Sentono mengupas tuntas peran vital masyarakat dalam mencegah TPPO dan TPPM.

Respons warga? Meledak. Sesi tanya jawab berlangsung hidup, menandakan tingginya kesadaran sekaligus kegelisahan masyarakat terhadap ancaman perdagangan orang.

Tak berhenti di situ, Imigrasi juga langsung “gaspol” menghadirkan solusi nyata. Di hari yang sama, layanan SI SEMAR PALING PATEN (Imigrasi Semarang Pelayanan Keliling Kota dan Kabupaten) digelar di Desa Sumberejo. Mobil layanan paspor keliling diterjunkan, mampu melayani hingga 30 permohonan paspor dalam sehari.

Baca Juga:  Eazy Passport untuk Jemaah Haji Kabupaten Kendal

Momentum ini beririsan dengan program unggulan Bupati Demak, Demang Ngantor Deso, yang mendorong pelayanan publik hadir langsung di tengah masyarakat. Sinergi ini membuat layanan negara benar-benar terasa dekat—tanpa birokrasi berbelit dan tanpa harus ke kota.

Bupati Eisti’anah bahkan turun langsung meninjau pelayanan dan memberikan apresiasi. Ia menilai langkah Imigrasi sebagai terobosan nyata dalam mendekatkan layanan sekaligus memperkuat perlindungan warga desa.

Sementara itu, Ari Widodo menegaskan komitmen jajarannya. “Kami ingin memastikan layanan keimigrasian tidak hanya cepat dan transparan, tetapi juga menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke desa,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Imigrasi tak hanya membuka akses layanan, tapi juga membangun benteng pertama pencegahan TPPO dari desa. Harapannya jelas: masyarakat makin sadar, makin waspada, dan tak lagi menjadi korban praktik perdagangan orang yang kian mengintai. HUM/BAD

Baca Juga:  Kepala Kantor Imigrasi Cilegon Mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
TAGGED: Ari Widodo, Imigrasi, Imigrasi Semarang, Paspor, Perdagangan Orang
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Warga Negara Asing (WNA) asal Palestina berinisial K.I.A.E. diamankan petugas imigrasi di sebuah perumahan di wilayah kerja.
Imigrasi Kendari Amankan WNA Palestina, Berujung Pemindahan ke Rudenim Makassar
4 September 2026
Ketua PD AMPG Jawa Timur Adiel Muhammad Kanantha
AMPG Jatim Kembali Jadi Pelopor, Gelar Diklatda I Kabupaten/Kota se-Provinsi Pertama di Indonesia
4 September 2026
Polda Sumut Dalami Pengakuan Keluarga Eks Istri Polisi yang Disebut Pernah ‘Dijual’ ke Wakapolda
4 September 2026
DTSEN Volume 3 Sempat Bikin Desil Berubah, Kemensos Ungkap Penyebabnya
4 September 2026
13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Ilmu Teologi
4 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketua PD AMPG Jawa Timur Adiel Muhammad Kanantha
AMPG Jatim Kembali Jadi Pelopor, Gelar Diklatda I Kabupaten/Kota se-Provinsi Pertama di Indonesia
4 September 2026
Polda Sumut Dalami Pengakuan Keluarga Eks Istri Polisi yang Disebut Pernah ‘Dijual’ ke Wakapolda
4 September 2026
DTSEN Volume 3 Sempat Bikin Desil Berubah, Kemensos Ungkap Penyebabnya
4 September 2026
13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Ilmu Teologi
4 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Warga Negara Asing (WNA) asal Palestina berinisial K.I.A.E. diamankan petugas imigrasi di sebuah perumahan di wilayah kerja.
Imigrasi

Imigrasi Kendari Amankan WNA Palestina, Berujung Pemindahan ke Rudenim Makassar

Hukum

Polda Sumut Dalami Pengakuan Keluarga Eks Istri Polisi yang Disebut Pernah ‘Dijual’ ke Wakapolda

Pemasyarakatan

13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Ilmu Teologi

Pemerintahan

Kemensos Dalami 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?