MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Jejak Sunyi Yuldi Yusman: Dari Rekor PNBP hingga Fondasi Baru Imigrasi yang Kian Kokoh

Publisher: Admin 2 April 2026 4 Min Read
Share
Brigjenpol Yuldi Yusman
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id — Di balik laju cepat transformasi Direktorat Jenderal Imigrasi, ada satu fase kepemimpinan yang berjalan tanpa banyak riuh, namun meninggalkan jejak kuat.

Masa tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi sejak 23 April 2025 menjadi periode penting yang mengubah arah sekaligus mempertegas peran strategis institusi ini. Dalam waktu yang relatif singkat, Imigrasi tak hanya bergerak, tetapi melesat.

Capaian paling mencolok datang dari sektor penerimaan negara. Hingga Desember 2025, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menembus angka Rp 10,4 triliun.

Angka itu menjadi sebuah rekor tertinggi sepanjang sejarah Imigrasi Indonesia. Angka itu bukan sekadar statistik, melainkan cerminan meningkatnya kepercayaan publik dan optimalisasi layanan yang semakin presisi.

Namun, kinerja Yuldi tidak berhenti pada angka. Di lini pengawasan dan penegakan hukum, Imigrasi menunjukkan wajah tegasnya. Sepanjang 2025, tercatat 16.006 Tindakan Administratif Keimigrasian dijalankan.

Baca Juga:  Imigrasi Bentuk Satgas Patroli: Langkah Berani Jaga Keamanan dan Stabilitas Bali sebagai Destinasi Wisata Dunia!

Sebanyak 136 perkara pidana diproses, sementara 20 buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil diringkus. Pelanggaran oleh warga negara asing pun ditindak tanpa kompromi.

Langkah-langkah ini ditopang oleh operasi terpadu seperti Operasi Wira Waspada, Satgas Operasi Tambang, hingga patroli intensif di wilayah rawan seperti Bali. Di saat yang sama, sinergi lintas sektor diperkuat, tidak hanya di level pusat, tetapi juga menjangkau daerah dan komunitas akar rumput.

Melalui penguatan sistem seperti Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), pembentukan Desa Binaan Imigrasi, hingga Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan Pengungsi (FORKOPDENSI), Imigrasi membangun jaringan pengawasan yang lebih hidup—melibatkan pemerintah daerah, perangkat desa, hingga pelaku usaha penginapan.

Di sisi lain, wajah Imigrasi juga berubah menjadi lebih modern dan terintegrasi. Transformasi digital menjadi napas baru. Kehadiran platform All Indonesia mempermudah proses kedatangan internasional dengan mengintegrasikan layanan imigrasi, bea cukai, karantina, dan kesehatan dalam satu sistem.

Baca Juga:  Hingga September 2024, Imigrasi Cekal 7.614 WNA, Silmy Karim: Ini Cerminan Komitmen Kami dalam Menjaga Keamanan Negara

Sementara itu, konsep Immigration Seamless Ecosystem menghadirkan autogate di bandara, penggunaan body camera oleh petugas, hingga pembentukan Passenger Analysis Unit (PAU) untuk memantau pergerakan penumpang secara real-time.

Tak hanya memperkuat sistem, Yuldi juga membuka cakrawala baru melalui kebijakan Global Citizen of Indonesia (GCI), sebuah langkah progresif yang memberikan peluang izin tinggal tetap tanpa batas waktu bagi diaspora dan individu dengan keterikatan kuat terhadap Indonesia.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa Imigrasi tak lagi sekadar penjaga pintu masuk negara, tetapi juga penghubung potensi global bagi pembangunan nasional.

Di bidang pelayanan, perluasan akses juga menjadi perhatian. Sebanyak 18 kantor baru dibuka, menjadikan total 151 unit operasional di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Perketat Pengawasan, WNA Wajib Hadir Langsung ke Kantor Imigrasi untuk Perpanjangan Izin Tinggal

Upaya ini bukan hanya soal kuantitas, tetapi tentang mendekatkan negara kepada masyarakat, membuat layanan lebih mudah dijangkau, sekaligus memperkuat pengawasan hingga ke daerah. Semua capaian itu, pada akhirnya, bukanlah hasil kerja satu orang.

Dalam penutup masa tugasnya, Yuldi Yusman memilih untuk merendah. Ia menegaskan bahwa fondasi yang telah dibangun adalah hasil kerja kolektif seluruh insan Imigrasi. Ia pun menitipkan harapan, agar langkah yang telah dimulai tidak berhenti di sini.

Bahwa Imigrasi harus terus bergerak, adaptif menghadapi perubahan zaman, profesional dalam setiap layanan, dan tetap hadir sebagai garda depan yang memberi kontribusi nyata bagi negeri. Jejak itu kini telah tertanam. Tinggal bagaimana ia dirawat dan dilanjutkan. HUM/BAD

TAGGED: Daftar Pencarian Orang, Direktorat Jenderal Imigrasi, DPO, Imigrasi, PNBP, Yuldi Yusman
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi
8 Agustus 2026
Sosok Pemilik 995 Senjata di Sekolah Jaksel Terungkap, Direktur Importir Airsoft Gun
8 Agustus 2026
995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun
8 Agustus 2026
Perkuat sinergi lintas instansi, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari resmi menjalin kerja sama dengan DPMPTSP dan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Konawe, Kolaka Utara, serta Bombana dalam penandatanganan Nota Kesepakatan di Claro Hotel Kendari, Rabu (5/8/2026).
Imigrasi Kendari Perkuat Integrasi Layanan, Gandeng Tiga Daerah Optimalkan Data Keimigrasian
7 Agustus 2026
25 Siswa dan Guru di Bogor Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG
7 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi
8 Agustus 2026
995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun
8 Agustus 2026
Roy Suryo Kembali Gagal di Praperadilan, Gugatan Ganti Rugi Tak Diterima PN Jakarta Selatan
7 Agustus 2026
Sahroni Dorong RUU Perampasan Aset Ketimbang Hukuman Mati Koruptor, Fokus Pulihkan Uang Negara
6 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi

Hukum

Sosok Pemilik 995 Senjata di Sekolah Jaksel Terungkap, Direktur Importir Airsoft Gun

Hukum

995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun

Perkuat sinergi lintas instansi, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari resmi menjalin kerja sama dengan DPMPTSP dan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Konawe, Kolaka Utara, serta Bombana dalam penandatanganan Nota Kesepakatan di Claro Hotel Kendari, Rabu (5/8/2026).
Imigrasi

Imigrasi Kendari Perkuat Integrasi Layanan, Gandeng Tiga Daerah Optimalkan Data Keimigrasian

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?