MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Indonesia Belum Diizinkan Lewat Selat Hormuz, Prabowo Perintahkan Cari Pasokan Minyak

Publisher: Redaktur 27 Maret 2026 3 Min Read
Share
Selat Hormuz menjadi jalur strategis distribusi minyak di tengah konflik Timur Tengah.
Ad imageAd image

SOLO, Memoindonesia.co.id – Indonesia belum diizinkan melintasi Selat Hormuz oleh Iran sehingga Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mencari pasokan minyak mentah dari berbagai negara, Kamis 26 Maret 2026.

Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi dampak konflik di Timur Tengah terhadap pasokan energi nasional.

“Atas dasar itu bahwa Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita,” kata Bahlil saat sidak di SPBU Colomadu, Jawa Tengah.

Selain itu, Bahlil menegaskan pemerintah akan terus menjaga pasokan, cadangan energi, serta stabilitas harga di tengah konflik global yang berdampak luas.

Baca Juga:  Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Khamenei Tewas

Menurutnya, konflik di Timur Tengah belum diketahui kapan akan berakhir, namun ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), baik bensin, solar, maupun LPG, dipastikan masih aman.

“Dalam berbagai kesempatan sekalipun dalam kondisi yang memang hampir semua dunia kena tetapi kita bersyukur kepada Allah atas perintah Bapak Presiden dan dukungan rakyat hari ini BBM di negara kita tercinta baik daripada bensin, solar maupun LPG terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

“Saya memohon dukungan dari semua rakyat Indonesia. Masalah ini tidak hanya masalah pemerintah tapi masalah kita semua. Saya memohon, menyarankan agar ayo kita harus memakai energi dengan bijak. Dengan bijak yang tidak perlu saya sarankan jangan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kakanwil BPN Jateng: KEK Industropolis Batang Menandai Langkah Strategis Pengembangan Kawasan Industri di Indonesia

Sementara itu, Iran mulai mengizinkan kapal dari negara tertentu melintasi Selat Hormuz, di antaranya China, Rusia, India, Irak, dan Pakistan.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun media sosial Konsulat Jenderal Iran di Mumbai yang mengutip Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

“Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi: Kami mengizinkan pelayaran melalui Selat Hormuz bagi negara-negara sahabat termasuk China, Rusia, India, Irak, dan Pakistan,” tulis pernyataan tersebut.

Selain itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz karena penutupan berkepanjangan menghambat pasokan minyak, gas, dan pupuk global.

“Di seluruh kawasan dan sekitarnya, warga sipil mengalami dampak serius dan hidup dalam ketidakamanan yang mendalam. PBB bekerja untuk meminimalkan dampak perang. Dan cara terbaik untuk meminimalkan dampak tersebut sudah jelas: akhiri perang sekarang juga,” ujarnya.

Baca Juga:  Ira Puspadewi Bebas dari Rutan KPK Setelah Dapat Rehabilitasi Presiden Prabowo

Guterres juga mendesak Amerika Serikat dan Israel untuk mengakhiri konflik serta meminta Iran menghentikan serangan terhadap negara tetangga.

Sebelumnya, Iran menyatakan hanya kapal yang tidak bermusuhan yang diizinkan melintas dengan syarat mematuhi aturan keselamatan dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. HUM/GIT

TAGGED: Bahlil Lahadalia, bbm nasional, energi indonesia, Iran, jalur pelayaran, kebijakan energi, konflik timur tengah, minyak mentah, pasokan energi, Prabowo Subianto, selat hormuz, stabilitas harga
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Jejak ‘Crazy Rich’ Samin Tan: Dulu Lolos Kasus di KPK, Kini Tersangka Kejagung
28 Maret 2026
Eks Sekretaris MA Nurhadi Minta Dibebaskan dari Tuntutan 7 Tahun Penjara
28 Maret 2026
KPK Minta Maaf atas Pengalihan Status Tahanan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas
28 Maret 2026
Eks Sekretaris MA Nurhadi Tantang Jaksa Sumpah Mubahalah Hadapi Dakwaan Gratifikasi
28 Maret 2026
Duduk Perkara Korupsi Tambang Kalteng yang Menjerat Samin Tan
28 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Jejak ‘Crazy Rich’ Samin Tan: Dulu Lolos Kasus di KPK, Kini Tersangka Kejagung
28 Maret 2026
Eks Sekretaris MA Nurhadi Minta Dibebaskan dari Tuntutan 7 Tahun Penjara
28 Maret 2026
KPK Minta Maaf atas Pengalihan Status Tahanan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas
28 Maret 2026
Eks Sekretaris MA Nurhadi Tantang Jaksa Sumpah Mubahalah Hadapi Dakwaan Gratifikasi
28 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

Jejak ‘Crazy Rich’ Samin Tan: Dulu Lolos Kasus di KPK, Kini Tersangka Kejagung

Korupsi

Eks Sekretaris MA Nurhadi Minta Dibebaskan dari Tuntutan 7 Tahun Penjara

Korupsi

KPK Minta Maaf atas Pengalihan Status Tahanan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas

Hukum

Eks Sekretaris MA Nurhadi Tantang Jaksa Sumpah Mubahalah Hadapi Dakwaan Gratifikasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?