SIDOARJO, Memoindonesia.co.id — Puncak peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 Tahun 2026 dimaknai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya dengan mengikuti syukuran nasional yang digelar serentak dan terhubung secara virtual bersama Direktorat Jenderal Imigrasi.
Syukuran ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum refleksi kolektif atas perjalanan panjang pengabdian insan imigrasi dalam melayani masyarakat dan menjaga kedaulatan negara. Dari pusat hingga daerah, seluruh jajaran imigrasi dipertemukan dalam satu ruang kebersamaan yang sarat makna.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menegaskan bahwa Hari Bakti Imigrasi harus dimaknai lebih dari sekadar peringatan usia institusi.
“Hari Bakti Imigrasi adalah cermin untuk menilai sejauh mana keberadaan imigrasi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ini menjadi pengingat agar pelayanan keimigrasian terus dijalankan secara profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan publik,” tegas Agus Winarto, Rabu (28/01/2026).
Sepanjang rangkaian HBI ke-76, Imigrasi Surabaya menunjukkan komitmen kuat dalam menyeimbangkan pelayanan publik dengan kepedulian sosial. Imigrasi hadir bukan hanya sebagai penyelenggara administrasi negara, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab kemanusiaan.
Di sektor pelayanan, Imigrasi Surabaya menggelar Layanan Paspor Simpatik pada akhir pekan, baik di Kantor Imigrasi Surabaya maupun di Immigration Lounge Ciputra World. Layanan ini dimanfaatkan oleh 607 pemohon, sekaligus menjadi bukti nyata upaya memperluas akses pelayanan keimigrasian di luar hari kerja reguler.
Sementara itu, kepedulian sosial diwujudkan melalui kegiatan donor darah yang melibatkan pegawai dan para pemangku kepentingan. Dari 110 pendaftar, sebanyak 60 peserta berhasil mendonorkan darahnya, memberikan kontribusi langsung bagi kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Tak berhenti di situ, rangkaian HBI ke-76 juga diisi dengan bakti sosial ke panti asuhan serta kunjungan silaturahmi kepada para purna imigrasi. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan kepada para pendahulu sekaligus memperkuat ikatan emosional lintas generasi di lingkungan imigrasi.
Puncak peringatan HBI ke-76 melalui syukuran nasional ini menjadi penegas soliditas dan semangat kolektif seluruh jajaran imigrasi. Bagi Imigrasi Surabaya, momentum ini menjadi pijakan untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Semangat Hari Bakti Imigrasi ke-76 kami jadikan energi untuk terus berinovasi, memperkuat kualitas layanan, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi imigrasi,” pungkas Agus Winarto. HUM/BAD

