MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Rakernas ATR/BPN 2025: Jonahar Tekankan Reformasi Pertanahan Total, Pembahasan Strategis Makin Menguat

Publisher: Admin 11 Desember 2025 3 Min Read
Share
Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Jonahar, yang tampil sebagai pemateri utama sekaligus pengarah diskusi.
Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Jonahar, yang tampil sebagai pemateri utama sekaligus pengarah diskusi.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id  — Hari kedua Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tahun 2025, Selasa (9/12/2025), berlangsung dengan tekanan yang lebih kuat terhadap agenda reformasi pertanahan nasional.

Mengusung tema “Transformasi Pelayanan Berintegritas untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik”, Rakernas tahun ini menempatkan pembahasan kebijakan strategis pada posisi paling depan.

Salah satu sesi paling krusial terjadi pada Kelompok I, yang membahas penyelesaian Pendapatan Diterima Dimuka (PDDM) serta akselerasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sesi ini dipimpin Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Jonahar, yang tampil sebagai pemateri utama sekaligus pengarah diskusi.

Jonahar: “Transformasi tidak bisa ditunda. Kita harus bergerak cepat, tepat, dan bersih.”

Dalam paparannya, Jonahar menegaskan bahwa percepatan penyelesaian PDDM dan kualitas PTSL adalah dua indikator utama integritas layanan pertanahan. Ia menyampaikan bahwa transformasi pelayanan harus dimulai dari pembenahan internal yang tegas dan terukur.

Baca Juga:  Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jombang Mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara Ke-80

“Transformasi tidak bisa ditunda. PTSL bukan hanya soal target, tetapi tentang kualitas data, kepastian hukum, dan integritas proses. Kita harus bergerak cepat, tepat, dan bersih,” tegas Jonahar di hadapan para peserta Rakernas.

Jonahar juga menekankan pentingnya pengendalian dan penertiban ruang sebagai bagian dari upaya mencegah tumpang tindih tanah, konflik kepemilikan, dan kelemahan administrasi yang selama ini menghambat pelayanan publik.

Didampingi pemateri lainnya—Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (PSKP) Ijas Tedjo Prijono, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Informasi Dwi Budi Martono, Penata Pertanahan Ahli Pertama Andi Tenrisau, serta Kepala Biro Hukum Nugraha, Jonahar memimpin sesi pembahasan yang berlangsung dinamis, tajam, dan berorientasi hasil.

Baca Juga:  Kakanwil BPN Jatim Tancap Gas Usai Rakernas: Tanpa Istirahat, Langsung Sidak Tunggakan Layanan Pertanahan

RUU Administrasi Pertanahan: Arah Baru Pembenahan Struktur Pertanahan Nasional

Sementara itu, Kelompok III menyoroti percepatan penyusunan RUU Administrasi Pertanahan, regulasi strategis yang telah masuk Prolegnas 2025–2029.

Kesepakatan peserta menegaskan pentingnya RUU ini untuk mewujudkan sistem pertanahan modern yang terintegrasi dan berbasis kepastian hukum.

Beberapa poin yang dipertajam meliputi, penguatan kedudukan masyarakat hukum adat, penerapan sistem pendaftaran tanah positif, integrasi single land administration, percepatan sertipikat elektronik, penataan definisi dan status tanah negara, serta peluang pembentukan peradilan pertanahan.

Untuk mendukung percepatan tersebut, Rakernas menetapkan langkah konkret:

1. Penyusunan SK Tim Perumus RUU;

2. Pembukaan kanal aspirasi publik;

Baca Juga:  Segudang Prestasi Kakanwil BPN Jatim, Tak Salah Jika Menteri ATR/BPN Beri Posisi Sahli Menteri Bidang Teknologi Informasi

3. Pengumpulan dan kategorisasi saran masyarakat;

4. Penguatan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan DPR RI.

Komitmen Jonahar Menjadi Penegas Arah Reformasi

Kehadiran dan kepemimpinan Jonahar dalam Rakernas kali ini menjadi penanda bahwa Kementerian ATR/BPN sedang memasuki fase reformasi yang lebih serius dan terstruktur.

Penegasan mengenai integritas, kecepatan, dan pembenahan menyeluruh memberikan pesan kuat bahwa transformasi di bidang pertanahan tidak lagi bersifat administratif, melainkan strategis dan fundamental.

Rakernas ATR/BPN 2025 pun ditutup dengan komitmen bersama untuk mengeksekusi seluruh tindak lanjut yang telah disepakati sebagai langkah penting menuju pelayanan pertanahan yang modern, akuntabel, dan berintegritas. HUM/BAD

TAGGED: Badan Pertanahan Nasional, BPN, Jonahar, Rakernas ATR/BPN 2025, Reformasi Pertanahan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026
Hakim Usir 2 Pengunjung Sidang Febrie, Diduga Rekam Kesaksian Boboho
3 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang

Pemerintahan

Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya

Korupsi

Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya

Korupsi

Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?