PASURUAN, Memoindonesia.co.id — Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Timur, Asep Heri, menunjukkan komitmen yang tidak main-main dalam menuntaskan tunggakan layanan pertanahan di seluruh Jatim.
Begitu pesawatnya menyentuh landasan usai mengikuti Rakernas di Jakarta, ia tak memberi jeda barang sedetik pun, langsung bergerak melakukan sidak ke dua titik krusial: Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan dan Kantah Kota Pasuruan, Rabu 10 Desember 2025.
Sidak mendadak ini menjadi bukti bahwa seruan percepatan layanan dari pusat tidak sekadar wacana. Asep Heri ingin melihat langsung progres penuntasan tunggakan di lapangan, mengecek data, alur kerja, hingga kesiapan tim di masing-masing kantor.
“Setelah Rakernas, energi kita harus langsung dipusatkan untuk memperbaiki kualitas layanan. Saya ingin pastikan semua tunggakan segera diselesaikan. Jangan sampai masyarakat dirugikan hanya karena keterlambatan,” tegas mantan Kakanwil Sulawesi Tenggara ini.
Dalam tinjauannya, Kakanwil menegaskan bahwa target zero tunggakan bukan sekadar angka di laporan, melainkan simbol nyata hadirnya negara dalam memberikan kepastian hukum atas tanah rakyat. Batas waktunya pun jelas, 31 Desember. Tidak ada kompromi.
Aksi cepat dan tegas ini juga menjadi penyuntik semangat bagi jajaran Kantah Kabupaten Pasuruan dan Kantah Kota Pasuruan. Asep Heri memberikan arahan langsung agar percepatan dilakukan lebih terstruktur, kolaboratif, dan terukur.
Mengingat waktu menuju tutup tahun semakin menipis, seluruh jajaran BPN Jatim didorong untuk meningkatkan akselerasi penyelesaian berkas tanpa menurunkan kualitas layanan.
Langkah berani Kakanwil BPN Jatim ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh Kantah di Jawa Timur untuk menggenjot kinerja dan mencapai target penuntasan secara menyeluruh. HUM/BAD


