MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Bareskrim Ambil 27 Sampel Kayu di Garoga, Tapanuli Selatan

Publisher: Redaktur 9 Desember 2025 2 Min Read
Share
Bareskrim Polri mengambil sampel kayu di Tapanuli Selatan terkait banjir bandang. (Dok Istimewa)
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri telah mengambil 27 sampel gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di Garoga, Batang Toru, Tapanuli Selatan.

Pengambilan sampel dilakukan untuk mendalami asal-usul kayu dan menentukan apakah tumbangnya kayu akibat bencana atau campur tangan manusia.

Brigjenpol Mohammad Irhamni, Dirtipidter Bareskrim Polri, menyebut pihaknya telah mendirikan posko tak jauh dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga dan memeriksa dua jembatan di kawasan tersebut.

“Di sekitar TKP (DAS Garoga) ini 27 sampel kayu telah diambil, police line terpasang,” kata Irhamni, Senin 8 Desember 2025.

Baca Juga:  Menpora Minta Pendampingan Kejagung-Bareskrim Usut Dugaan Penyelewengan PON 2024

Irhamni menjelaskan pihaknya menggandeng ahli untuk mengidentifikasi jenis dan spesifikasi gelondongan kayu. Hasil identifikasi menunjukkan kayu dominan karet, ketapang, durian, dan lainnya.

Selain itu, beberapa kayu menunjukkan tanda campur tangan manusia, seperti bekas gergaji dan alat berat.

“Identifikasi kayu menunjukkan beberapa kategori: kayu hasil gergajian, kayu yang dicabut bersama akar (alat berat), kayu hasil longsor, dan kayu hasil pengangkutan loader,” jelas Irhamni. Inventarisasi kayu di pesisir laut juga akan dilakukan untuk mendalami penyebab tumbangnya kayu.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, hampir hilang akibat banjir dan longsor. Curah hujan pada 24-25 November mencapai 450 milimeter, menyebabkan aliran kayu dan lumpur menimbun desa.

Baca Juga:  Polisi Ajukan 22 Pertanyaan pada Firli Bahuri Terkait Dugaan Pemerasan Syahrul Yasin Limpo

Hanif juga menyoroti adanya satu perusahaan perkebunan sawit seluas sekitar 200 hektare di hulu Sungai Garoga yang memperparah aliran permukaan saat hujan tinggi. Analisis lebih lanjut dari ahli diperlukan untuk memetakan kontribusi bencana dan kegiatan manusia. HUM/GIT

TAGGED: banjir bandang Tapanuli Selatan, Bareskrim Polri, campur tangan manusia, DAS Garoga, sampel kayu Garoga
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026
Hakim Usir 2 Pengunjung Sidang Febrie, Diduga Rekam Kesaksian Boboho
3 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang

Pemerintahan

Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya

Korupsi

Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya

Korupsi

Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?