MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Hasil Pertemuan Kiai Sepuh NU dan Gus Yahya di Tebuireng Jombang Dibahas Lima Jam

Publisher: Redaktur 7 Desember 2025 3 Min Read
Share
Juru Bicara Forum Kiai Sepuh NU Abdul Muid usai pertemuan di Ponpes Tebuireng.
Ad imageAd image

JOMBANG, Memoindonesia.co.id – Forum silaturahmi kiai sepuh NU dengan mustasyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tuntas setelah berlangsung sekitar lima jam untuk membahas dinamika PBNU dan bencana alam di beberapa daerah, Sabtu 6 Desember 2025.

Pertemuan berlangsung di Ndalem Kasepuhan Pondok Pesantren Tebuireng dan selesai sekitar pukul 17.30 WIB. Forum tersebut menyikapi dua masalah yang tengah hangat, yaitu bencana alam dan dinamika di tubuh PBNU.

Juru Bicara Forum Kiai Sepuh NU Abdul Muid mengatakan forum menyampaikan belasungkawa serta mendoakan masyarakat yang terdampak bencana agar diberikan kesabaran dan segera mendapatkan pertolongan.

Baca Juga:  Rais Syuriyah PBNU Pastikan Rapat Pleno Hotel Sultan Sah Secara AD/ART

Para kiai sepuh meminta pemerintah melakukan upaya maksimal dalam memberikan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh.

Forum berharap pemerintah mengambil langkah strategis dan antisipatif untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang.

Forum juga meminta pemerintah menindak tegas individu maupun korporasi yang menyalahi aturan dalam mengeksploitasi sumber daya alam.

“Forum juga mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk saling bahu membahu serta terlibat aktif dalam memberikan bantuan kepada para korban bencana,” ujar Abdul Muid.

Sikap kedua forum berkaitan dengan dinamika internal PBNU. Ia mengatakan Forum Kiai Sepuh berpandangan bahwa proses pemakzulan Ketua Umum PBNU tidak sesuai dengan aturan organisasi sebagaimana ketentuan AD/ART.

Baca Juga:  PBNU Ultimatum PCNU Sekadau dan Nias soal Dugaan Riswah Muktamar NU, Ancam Tempuh Jalur Hukum

Ia menyebut para kiai sepuh juga melihat adanya informasi kuat mengenai pelanggaran atau kekeliruan serius dalam pengambilan keputusan oleh Ketua Umum yang perlu diklarifikasi melalui mekanisme organisasi.

Forum mengajak seluruh pihak menahan diri serta menjaga ketertiban organisasi dan menghindari langkah yang dapat memperbesar ketegangan.

“Forum menegaskan bahwa persoalan ini hendaknya diselesaikan melalui mekanisme internal NU tanpa melibatkan institusi atau proses eksternal demi menjaga kewibawaan jam’iyyah dan memelihara NU sebagai aset besar bangsa,” ujarnya.

Forum juga merekomendasikan agar rapat pleno untuk menetapkan penjabat Ketua Umum PBNU tidak diselenggarakan sebelum seluruh prosedur dan musyawarah diselesaikan sesuai ketentuan organisasi.

Baca Juga:  Daytrans Tabrak Truk di Tol Jombang, Polisi Ungkap Pengemudi Diduga Mengantuk

Forum silaturahmi kiai sepuh NU dengan mustasyar berlangsung sejak pukul 12.30 WIB. Forum ini memanggil Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU.

Pertemuan berlangsung tertutup dan dihadiri sejumlah kiai sepuh NU.

Beberapa yang hadir di antaranya mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirodj, Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri KH Anwar Mansyur, dan Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso Kediri KH Nurul Huda Djazuli. HUM/GIT

TAGGED: Abdul Muid, Bencana Alam, Dinamika PBNU, Forum kiai sepuh, Gus Yahya, Jombang, Kiai Sepuh NU, Mustasyar NU, PBNU, Pondok Tebuireng
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026
Hakim Usir 2 Pengunjung Sidang Febrie, Diduga Rekam Kesaksian Boboho
3 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang

Pemerintahan

Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya

Korupsi

Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya

Korupsi

Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?