MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Mario Dandy dalam Kasus Pencabulan

Publisher: Redaktur 25 November 2025 2 Min Read
Share
Mario Dandy saat menjalani proses hukum kasus pencabulan.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Mahkamah Agung menolak kasasi Mario Dandy Satriyo dalam kasus pencabulan terhadap mantan pacarnya AG sehingga hukuman enam tahun penjara pada tingkat banding tetap berlaku, Senin 24 November 2025.

Putusan kasasi nomor 10825 K/PID.SUS/2025 itu diketok oleh majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto dengan anggota Yanto dan Achmad Setyo Pudjoharsoyo.

Pada tingkat banding, Mario Dandy dijatuhi hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Putusan banding nomor 137/PID.SUS/2025/PT DKI itu mengubah putusan 680/Pid.Sus/2024/PN Jkt.Sel.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 6 tahun. Pidana denda sejumlah Rp 1.000.000.000 dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan,” demikian tertulis dalam putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Baca Juga:  Kamar Hotel Mewah Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan dan Windy Idol Kini Jadi Fokus Pengusutan TPPU KPK

Vonis banding tersebut lebih berat dari putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menjatuhkan dua tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider dua bulan kurungan.

“Menyatakan terdakwa tersebut di atas, telah secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana ‘Membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya yang dilakukan secara berlanjut’,” ujar hakim.

Secara total, Mario Dandy harus menjalani hukuman 18 tahun penjara dalam dua perkara. Mario Dandy telah mendapat remisi umum tiga bulan dan remisi dasawarsa 90 hari.

Sebelum kasus pencabulan, Mario Dandy dihukum dalam kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora pada Februari 2023. Kasus itu menjadi sorotan karena Mario Dandy merupakan anak mantan pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo.

Baca Juga:  Adies Kadir Umumkan 250 Pengurus DPP Ormas MKGR Periode 2025-2030

Harta kekayaan Rafael Alun turut diperiksa hingga akhirnya dia dihukum 14 tahun penjara dalam perkara gratifikasi. Mobil Rubicon yang digunakan Mario Dandy saat penganiayaan dirampas dan dilelang dengan hasil Rp 706 juta yang diserahkan kepada David Ozora.

Selain Mario Dandy, dua orang yang terlibat penganiayaan juga telah dihukum, yaitu AG dengan vonis 3,5 tahun penjara dan Shane Lukas dengan vonis lima tahun penjara. HUM/GIT

TAGGED: AG, denda pidana, DKI Jakarta, hukuman penjara, Jakarta, Kasasi MA, kasus pencabulan, mario dandy, Pengadilan Tinggi, putusan banding
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Air Mata Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026, Argentina Gagal Pertahankan Gelar
20 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik

Korupsi

Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah

Korupsi

Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Politik

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?