MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Identifikasi 9 Jenazah Ponpes Al Khoziny Ditarget Rampung dalam 4 Hari

Publisher: Redaktur 14 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol dr M. Khusnan Marzuki saat konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Proses identifikasi jenazah korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih terus berjalan. Polda Jawa Timur menargetkan sembilan kantong jenazah yang tersisa di RS Bhayangkara Surabaya dapat teridentifikasi dalam waktu tiga hingga empat hari.

Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol dr M. Khusnan Marzuki menyampaikan harapannya agar proses identifikasi dapat segera rampung.
“Harapan kami tiga hari, empat hari ke depan sudah selesai semua,” ujar Khusnan saat konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya, Senin 13 Oktober 2025.

Ia menjelaskan bahwa seluruh bahan dari pemeriksaan post mortem telah dikirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta untuk proses pencocokan lebih lanjut. “Dari sembilan jenazah yang masih tersisa, harapan kami minggu-minggu ini sudah selesai,” tambahnya.

Baca Juga:  Nasib Ratusan Buruh Garmen Surabaya Terancam, Sengketa Keluarga Meletup Jadi Konflik Panas

Meski demikian, kecepatan proses identifikasi bergantung pada kondisi sampel DNA yang diambil dari ante mortem keluarga korban. “Nanti sampel itu apakah ada kesulitan dari bahannya rusak atau bagaimana, tapi harapan kami secepatnya bisa teridentifikasi dengan baik dan teliti,” jelasnya.

Pihaknya juga telah mengumpulkan data dari orang tua korban untuk dipadukan dengan hasil pemeriksaan DNA serta data medis dan properti pribadi. “Dari DNA juga kita cocokkan dengan orang tua, termasuk dari medis dan properti, semua kami gabungkan,” terangnya.

Diketahui, pada hari yang sama, tim DVI Polda Jatim berhasil mengidentifikasi dua jenazah tambahan, yakni Khafa Ahmad Maulana (15), warga Sidayu, Gresik, dan Irham Ghifari (16), warga Krian, Sidoarjo. Dengan demikian, hingga Senin 13 Oktober 2025, total 55 jenazah telah teridentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima, sementara delapan orang masih dinyatakan hilang. HUM/GIT

Baca Juga:  Di Polda Jatim, 3 Kapolres Terkena Mutasi Polri, Ini Nama Perwira Menengah Itu
TAGGED: DVI, identifikasi korban, Polda Jatim, Ponpes Al Khoziny
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkap Perannya
10 September 2026
Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Diprotes APJAPI, Penumpang Bisa Kena Biaya Tambahan
10 September 2026
Siswi Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan
10 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau, DPR Desak Pencarian Maksimal
10 September 2026
Keluarga 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Datangi Posko SAR, Berharap Selamat
10 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkap Perannya
10 September 2026
Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Diprotes APJAPI, Penumpang Bisa Kena Biaya Tambahan
10 September 2026
Siswi Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan
10 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau, DPR Desak Pencarian Maksimal
10 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkap Perannya

Nasional

Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Diprotes APJAPI, Penumpang Bisa Kena Biaya Tambahan

Nasional

Siswi Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

Peristiwa

5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau, DPR Desak Pencarian Maksimal

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?