MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Proses Evakuasi Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Capai 116 Orang, 13 Meninggal

Publisher: Redaktur 4 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Proses evakuasi korban bangunan ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo terlihat dari layar CCTV Posko Gabungan.
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id  – Proses evakuasi korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus berlangsung.

Hingga Jumat sore 3 Oktober 2025, tim Basarnas kembali menemukan tiga korban tambahan, sehingga total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 116 orang, dengan 13 korban dinyatakan meninggal dunia.

Kasubdit Pengarahan dan Pengendalian Operasi (RPDO) Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) Basarnas, Emi Freezer, menyampaikan bahwa penemuan tiga korban tambahan dilakukan secara beruntun pada pukul 17.15 WIB, 17.20 WIB, dan 17.30 WIB.

“Sore hari ini ditemukan lagi masing-masing satu korban, jadi total hari ini ada delapan korban yang berhasil dievakuasi. Secara keseluruhan sudah 116 korban, dengan 13 orang dalam kondisi meninggal dunia,” kata Emi.

Baca Juga:  Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny Sempat Diwarnai Ketegangan Keluarga dan Petugas

Ketiga korban ditemukan di area A2 dan A3, yang berada di lantai dasar bangunan runtuh. Menurut Emi, kondisi jenazah masih utuh meski mengalami pembengkakan. Seluruh korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Evakuasi sempat dihentikan sementara untuk mempermudah penanganan korban yang terlihat secara fisik di antara reruntuhan.

“Begitu terlihat korban secara fisik, alat berat dihentikan sementara agar evakuasi bisa dilakukan secara manual. Setelah korban berhasil dievakuasi, alat berat kembali digunakan,” jelasnya.

Emi menegaskan, penggunaan alat berat tidak dimaksudkan untuk mempercepat pembersihan puing secara menyeluruh, melainkan membuka akses menuju lokasi korban.

Baca Juga:  Tangis Haru Sambut Kedatangan Jenazah Fairuz, Santri Al-Khoziny Asal Tulangan

“Penggunaan alat berat bukan berarti babat habis bangunan, tapi membuka akses. Begitu terlihat korban, langsung dihentikan dan korban dievakuasi. Setelah itu dilanjutkan lagi,” tambahnya.

Saat ini, progres evakuasi telah mencapai lebih dari 50 persen. Masuknya cahaya alami ke area reruntuhan setelah bagian atas bangunan terbuka semakin memudahkan tim untuk melihat korban dan mempercepat proses pencarian.

“Dengan cahaya matahari masuk ke dalam reruntuhan, korban-korban mulai terlihat sehingga bisa segera dievakuasi,” ungkap Emi.

Basarnas memastikan proses evakuasi terus dilakukan dengan sistem rotasi, menggabungkan kerja manual dan penggunaan alat berat, demi menjaga keamanan serta efektivitas pencarian korban. HUM/GIT

Baca Juga:  Identifikasi Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk Butuh Waktu Tiga Hari
TAGGED: Basarnas evakuasi korban ponpes, Evakuasi korban Ponpes Sidoarjo, Korban meninggal Ponpes Al Khoziny, Penggunaan alat berat evakuasi ponpes, Ponpes Al Khoziny ambruk, Progres evakuasi Ponpes Sidoarjo, RS Bhayangkara HS Samsoeri Surabaya, Tim SAR gabungan Ponpes Sidoarjo
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dinda Kirana Santai Meski Belum Menikah
2 Januari 2026
Kerugian Banjir Bandang dan Longsor di Sumut Capai Rp 18,48 Triliun
2 Januari 2026
Dewi Perssik Berharap Menikah dan Punya Anak pada 2026
2 Januari 2026
Safa Marwah Tegaskan Tak Takut KPK
2 Januari 2026
Pengacara Bantah Kabar Asmara Aura Kasih dengan Ridwan Kamil
2 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dinda Kirana Santai Meski Belum Menikah
2 Januari 2026
Kerugian Banjir Bandang dan Longsor di Sumut Capai Rp 18,48 Triliun
2 Januari 2026
Dewi Perssik Berharap Menikah dan Punya Anak pada 2026
2 Januari 2026
Safa Marwah Tegaskan Tak Takut KPK
2 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

SBY Terganggu Isu Ijazah Jokowi, Demokrat Layangkan Somasi
1 Januari 2026
PDI-P Tak Terima Megawati Diseret Isu Ijazah Jokowi, Dukung Langkah Hukum Demokrat
1 Januari 2026
14 Kontroversi Artis Indonesia yang Heboh Sepanjang 2025
31 Desember 2025
SBY Pertimbangkan Langkah Hukum atas Fitnah Isu Ijazah Jokowi
1 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Gaya Hidup

Dinda Kirana Santai Meski Belum Menikah

Sumatera Utara

Kerugian Banjir Bandang dan Longsor di Sumut Capai Rp 18,48 Triliun

Gaya Hidup

Dewi Perssik Berharap Menikah dan Punya Anak pada 2026

Gaya Hidup

Safa Marwah Tegaskan Tak Takut KPK

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?