MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Musda XI Golkar Surabaya: Panggung Penentu Arah, Bukan Sekadar Seremonial

Publisher: Admin 12 Agustus 2025 2 Min Read
Share
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadir bersama Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufti, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka Musda XI Golkar Surabaya.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadir bersama Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufti, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka Musda XI Golkar Surabaya.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id — Partai Golkar Kota Surabaya resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Selasa,  12 Agustus 2025 di Hotel Wyndham, Surabaya. Bukan sekadar agenda lima tahunan, Musda ini menjadi medan strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan, mengevaluasi capaian, dan merumuskan langkah besar menuju 2025–2030.

Dalam forum yang dihadiri sekitar 350 peserta dari 8 unsur partai, termasuk ormas pendiri dan sayap Golkar, suasana Musda terasa berbeda: penuh gairah, solid, dan berorientasi masa depan.

Ketua Panitia Musda XI, Achmad Nurjayanto, menegaskan bahwa forum ini bukan acara seremonial belaka.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadir, memberikan arahan dalam Musda XI Partai Golkar Surabaya.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadir, memberikan arahan dalam Musda XI Partai Golkar Surabaya.

“Musda ini adalah titik balik. Kita tidak hanya memilih pemimpin baru, tapi menetapkan arah tempur untuk lima tahun ke depan. Golkar Surabaya harus jadi kekuatan politik yang tak hanya hadir di kertas suara, tapi nyata membangun kota,” ujarnya tegas.

Baca Juga:  Pengamat: Reshuffle Menkumham Terkait Pengkondisian Golkar Pasca Mundurnya Airlangga

Momen istimewa juga terlihat dari kehadiran tiga generasi Ketua DPD Golkar Surabaya: Dr. H. Adies Kadir, SH, M.Hum (2010–2015), H. Blegur Prijanggono (2015–2020), dan H. Arif Fathoni (2020–2025) — simbol kesinambungan dan kekuatan lintas zaman.

Arif Fathoni, Ketua DPD Golkar Surabaya, dalam pidatonya menekankan pentingnya Musda sebagai trigger militansi dan pemersatu kader.

“Tidak ada kemenangan tanpa konsolidasi. Tidak ada kejayaan tanpa persatuan. Musda XI ini harus jadi mesin penggerak kemenangan Golkar — dari Pilpres, Pileg, hingga Pilkada 2029,” tegasnya.

Ia juga menyentil sistem demokrasi yang masih prosedural, menyoroti banyaknya keluhan soal kecurangan Pemilu 2024, dan mendorong reformasi politik nasional yang lebih substansial.

Baca Juga:  Jajaran MKGR Jatim Dilantik, Disaksikan Ketum Adies Kadir

Tak kalah penting, Arif menyampaikan bahwa Surabaya kini tengah bersiap menghadapi pemekaran dapil.

“Penduduk sudah lebih dari 3 juta. Kursi DPRD akan naik dari 50 jadi 55. Ini bukan hanya peluang — ini panggilan. Kader Golkar harus tampil, berkarya, dan mengabdi lebih luas lagi,” serunya.

Musda XI Golkar Surabaya bukan sekadar memilih Ketua baru. Ini adalah deklarasi politik: bahwa Golkar siap tampil lebih kuat, lebih solid, dan lebih relevan dalam setiap denyut pembangunan Kota Pahlawan. HUM/BAD

TAGGED: Achmad Nurdjayanto, Adies Kadir, Arif Fathoni, Golkar Surabaya, Musda XI Golkar Surabaya, Partai Golkar
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai Cawapres
7 Oktober 2026
Kejagung Siapkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Febrie Adriansyah, Tim 9 Turun
7 Oktober 2026
Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar
7 Oktober 2026
KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu
7 Oktober 2026
HGB Summarecon Berujung OTT, KPK Periksa Nusron Wahid
7 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai Cawapres
7 Oktober 2026
Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar
7 Oktober 2026
KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu
7 Oktober 2026
HGB Summarecon Berujung OTT, KPK Periksa Nusron Wahid
7 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai Cawapres

Kejaksaan

Kejagung Siapkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Febrie Adriansyah, Tim 9 Turun

Kejaksaan

Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar

Korupsi

KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?