MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Bukan Mawar Lagi! Kaesang Blak-blakan Jelaskan Filosofi Gajah Kepala Merah, Logo Baru PSI ke Prabowo

Publisher: Redaktur 21 Juli 2025 2 Min Read
Share
Kaesang Pangarep. (dok. YouTube PSI)
Ad imageAd image

SOLO, Memoindonesia.co.id – Ada yang berbeda dari penampilan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah Kongres I di Solo.

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, kini dengan bangga menjelaskan makna di balik logo partai yang baru: gajah berkepala merah.

Penjelasan ini langsung disampaikan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan ribuan kader PSI saat penutupan kongres pada Minggu 20 Juli 2025.

Kaesang memaparkan bahwa perubahan dari logo bunga mawar sebelumnya menjadi gajah ini bukan tanpa alasan. Gajah, menurut Kaesang, adalah simbol yang kaya akan nilai dan pemaknaan.

“Gajah adalah simbol kekuatan, kecerdasan, keteguhan, dan solidaritas,” kata Kaesang.

Baca Juga:  Kaesang Pangarep Umumkan Tujuh Kader Baru PSI saat Rakernas di Makassar

Sifat-sifat inilah yang ingin Kaesang tanamkan pada setiap kader PSI. “Berpikir jernih, bergerak bersama, tidak mudah goyah, menghadapi tantangan zaman,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kaesang juga menjelaskan pemaknaan gajah dari sudut pandang budaya Jawa yang sarat filosofi.

“Gajah dalam budaya Jawa dipandang sebagai lambang kekuatan yang besar, yang tenang, dan berwibawa. Dia tidak mudah terpancing, tidak gegabah, tetapi ketika bergerak, langkahnya membawa dampak yang besar,” ujarnya.

Ia mengutip pepatah Jawa yang relevan: “Gajah alon nanging mantep”, yang berarti gajah bergerak pelan namun mempunyai dampak yang besar dalam bertindak.

“Gajah memang berjalan pelan, namun mantap tidak tergoyahkan. Gajah juga dikenal sebagai makhluk yang setia pada kawanan, tidak meninggalkan sesamanya dalam situasi apa pun. Nilai ini sejalan dengan falsafah Jawa ‘rukun agawe santoso’. Kerukunanlah yang menciptakan sejati,” jelas Kaesang, merujuk pada pentingnya persatuan.

Baca Juga:  Ketua KPK Tegaskan Kaesang Bisa Diklarifikasi Meski Bukan Penyelenggara Negara

Nilai-nilai dan semangat itulah yang ingin ditanamkan dalam setiap kader PSI: solid, tidak egois, saling menopang, dan bergerak bersama dalam gotong royong.

“Seperti gajah yang besar, namun lembut, kuat, namun penuh kearifan. Kami ingin PSI hadir sebagai kekuatan politik yang tegas, tetap rendah hati, bergerak pelan tapi pasti, tidak gaduh tapi berdampak,” pungkas Kaesang, menggambarkan arah baru PSI yang lebih matang namun tetap progresif. HUM/GIT

TAGGED: bunga mawar, gajah kepala merah, Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, logo baru, Partai Solidaritas Indonesia, PSI
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Mas Bechi Kembali ke Lapas Malang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran

Nasional

Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan

Hukum

Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK

Pemasyarakatan

Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?