MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Komandan OPM Enos Tipagau Tewas Ditembak TNI di Intan Jaya, Papua

Publisher: Redaktur 6 Juli 2025 2 Min Read
Share
Komandan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), Enos Tipagau (Dok Istimewa)
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Aparat TNI berhasil menembak mati Enos Tipagau, komandan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Batalyon Kodap VIII Soanggama, di Kampung Baitapa, Distrik Baitap, Kabupaten Intan Jaya, pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Penumpasan Enos Tipagau ini dilakukan setelah pengejaran intensif berdasarkan informasi dari masyarakat, dan tidak ada korban dari pihak TNI maupun warga sipil.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa Enos Tipagau sudah menjadi target buruan lama TNI karena serangkaian kekerasan brutal yang dilakukannya.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, aparat TNI melakukan pengejaran ke arah ketinggian yang digunakan sebagai jalur pelolosan. Pada pukul 07.16 WIT, prajurit TNI berhasil melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target, yang mengakibatkan Enos Tipagau tewas di lokasi,” ujar Kristomei kepada wartawan pada Minggu, 6 Juli.

Baca Juga:  Mutasi TNI Direvisi, 7 Jabatan Perwira Tinggi Ditangguhkan: Tak Ada Unsur Politis

Enos Tipagau tercatat sebagai salah satu pelaku kekerasan bersenjata paling dicari di Intan Jaya. Ia terlibat dalam berbagai aksi keji, termasuk penembakan warga sipil seperti petani, pekerja bangunan, dan tokoh agama lokal.

Kelompok Kodap VIII Soanggama di bawah kepemimpinan Enos Tipagau juga bertanggung jawab atas pembakaran rumah warga dan honai adat, pembakaran fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas, penyanderaan warga sipil dan tenaga kerja proyek infrastruktur, penyiksaan dan penggunaan sandera sebagai tameng hidup.

“Tindakan biadab mereka bukan hanya mengancam keamanan nasional, tetapi juga menghancurkan masa depan masyarakat Papua itu sendiri,” tegas Mayjen Kristomei Sianturi.

Baca Juga:  TNI Jelaskan Foto Ivan Sugiamto dengan Kolonel: Mereka Sahabat, Bukan Beking

Dari lokasi operasi, TNI mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain enam anak panah, satu busur panah, dua unit telepon genggam, satu speaker, satu noken, satu kalung, dan satu bendera Bintang Kejora.

Kristomei menambahkan bahwa TNI selalu menjunjung tinggi prinsip legalitas, kehati-hatian, serta perlindungan terhadap warga sipil dalam setiap operasi di Papua. HUM/GIT

TAGGED: Batalyon Kodap VIII Soanggama, di Kampung Baitapa, Distrik Baitap, Enos Tipagau, Kabupaten Intan Jaya, Kapuspen TNI, Komandan kelompok bersenjata, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, OPM, Organisasi Papua Merdeka
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Air Mata Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026, Argentina Gagal Pertahankan Gelar
20 Juli 2026
Sidang Putusan Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka Digelar Hari Ini di PN Jaksel
20 Juli 2026
Trump Jadi Sorotan di Final Piala Dunia 2026, Ikut Berdiri di Panggung saat Spanyol Angkat Trofi
20 Juli 2026
Perjalanan Sempurna Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Tumbangkan Argentina di Final
20 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Sidang Putusan Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka Digelar Hari Ini di PN Jaksel
20 Juli 2026
Polda Metro Pastikan 74 Kg Emas Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Berkadar 23 Karat
18 Juli 2026
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli, Amplop dari Bupati Kuansing Sudah Masuk Ranah Penyidikan
18 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Politik

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan

Piala Dunia 2026

Air Mata Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026, Argentina Gagal Pertahankan Gelar

Hukum

Sidang Putusan Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka Digelar Hari Ini di PN Jaksel

Piala Dunia 2026

Trump Jadi Sorotan di Final Piala Dunia 2026, Ikut Berdiri di Panggung saat Spanyol Angkat Trofi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?