MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kejagung Usut Dugaan Kedekatan Ibrahim Arief dan Nadiem Makarim dalam Kasus Korupsi Laptop Pendidikan

Publisher: Redaktur 4 Juni 2025 2 Min Read
Share
Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) tengah mendalami potensi kedekatan antara mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dengan mantan staf khususnya, Ibrahim Arief (IA), dalam pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop untuk program digitalisasi pendidikan nasional.

Penyidik Kejagung menelusuri hubungan profesional dan personal IA tidak hanya dengan Nadiem, tetapi juga dengan sejumlah tokoh lainnya.

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembuktian peran dan jaringan yang mungkin terlibat dalam kasus korupsi yang merugikan negara ini.

“Akan didalami oleh penyidik untuk melihat nanti apakah ada juga kedekatan dengan pihak-pihak lain atau seseorang misalnya atau tokoh apa pun,” ujar Direktur Penyidikan pada Jampidsus, Harli Siregar, Selasa 3 Juni 2025.

Baca Juga:  Geger Pengadaan Laptop Rp 9,9 Triliun: Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung

Ibrahim diketahui pernah menjabat sebagai Vice President (VP) di beberapa perusahaan rintisan (startup), dan kemudian bergabung sebagai Staf Khusus Menteri sekaligus tenaga teknis di lingkungan Kemendikbudristek pada era Nadiem. Saat ini, peran dan tanggung jawabnya saat menjabat sebagai stafsus tengah menjadi fokus penyelidikan.

“Stafsus ini apa sih kerjanya? Dalam kaitan ini apa? Apa yang dia lakukan? Perintahnya dari mana? Dan, seperti apa pertanggungjawabannya? Nah, ini akan didalami oleh penyidik,” tambah Harli.

Dalam rangka pendalaman kasus, penyidik telah menggeledah sejumlah properti yang terkait dengan para staf khusus eks Mendikbudristek. Dua apartemen telah diperiksa, yaitu milik FH di Kuningan Place dan JT di Ciputra World 2 Tower Orchard. Terbaru, penggeledahan dilakukan di rumah Ibrahim Arief di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Kasus Pengadaan Chromebook: Nadiem Ditahan, Stafnya Jadi Buronan Interpol

“Ada I (Ibrahim Arief), dan tempatnya juga sudah digeledah,” kata Harli.

Dari penggeledahan tersebut, tim penyidik menyita barang bukti elektronik berupa handphone dan laptop yang diyakini berkaitan langsung dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan laptop pendidikan.

Penyidik kini tengah fokus melakukan pembacaan dan kajian mendalam terhadap dokumen-dokumen dan data elektronik yang telah disita untuk menelusuri skema serta aktor-aktor yang terlibat dalam kasus ini.

“Penyidik sedang fokus melakukan pembacaan, pendalaman, dan kajian terhadap semua barang bukti yang sudah disita baik dalam bentuk dokumen maupun barang bukti elektronik,” jelas Harli. HUM/GIT

Baca Juga:  Google Buka Suara Terkait Kasus Chromebook yang Menjerat Nadiem Makarim
TAGGED: Digitalisasi Pendidikan, Ibrahim Arief, Kejagung, Kemendikbudristek, Korupsi Laptop, Nadiem Makarim, pengadaan laptop
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Menteri LH: Kayu Gelondongan Banjir Sumut Bukan Berasal dari Hulu Batang Toru
7 Desember 2025
Kiai Sepuh NU Minta Rapat Pleno Penetapan PJ Ketum PBNU pada 9 Desember Dibatalkan
7 Desember 2025
Rais Syuriyah PBNU Apresiasi Silaturahim Mustasyar di Tebuireng, Tekankan Mekanisme Organisasi
7 Desember 2025
Hasil Pertemuan Kiai Sepuh NU dan Gus Yahya di Tebuireng Jombang Dibahas Lima Jam
7 Desember 2025
Gubernur Aceh Mualem Khawatir Warga Terdampak Banjir Mati Kelaparan di Daerah Terisolir
7 Desember 2025
Ad imageAd image

NASIONAL

Menteri LH: Kayu Gelondongan Banjir Sumut Bukan Berasal dari Hulu Batang Toru
7 Desember 2025
Kiai Sepuh NU Minta Rapat Pleno Penetapan PJ Ketum PBNU pada 9 Desember Dibatalkan
7 Desember 2025
Rais Syuriyah PBNU Apresiasi Silaturahim Mustasyar di Tebuireng, Tekankan Mekanisme Organisasi
7 Desember 2025
Hasil Pertemuan Kiai Sepuh NU dan Gus Yahya di Tebuireng Jombang Dibahas Lima Jam
7 Desember 2025

TERPOPULER

14 Artis Indonesia Masuk Daftar Wanita Tercantik Dunia 2025 Versi TC Candler
6 Desember 2025
18 WNA Diperiksa Terkait Video Asusila Bonnie Blue di Bali
6 Desember 2025
Bupati Aceh Tamiang Bantah Isu 250 Warga Kampung Dalam Meninggal Akibat Banjir
5 Desember 2025
Anggota Komisi IV DPR Minta Menhut Raja Juli Mundur karena Dinilai Tak Paham Kehutanan
5 Desember 2025

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Menteri LH: Kayu Gelondongan Banjir Sumut Bukan Berasal dari Hulu Batang Toru

Nasional

Kiai Sepuh NU Minta Rapat Pleno Penetapan PJ Ketum PBNU pada 9 Desember Dibatalkan

Nasional

Rais Syuriyah PBNU Apresiasi Silaturahim Mustasyar di Tebuireng, Tekankan Mekanisme Organisasi

Nasional

Hasil Pertemuan Kiai Sepuh NU dan Gus Yahya di Tebuireng Jombang Dibahas Lima Jam

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?