MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Sejoli Tewas Diduga Keracunan AC Mobil di Surabaya, Ini Bahayanya

Publisher: Redaktur 3 April 2025 3 Min Read
Share
Sejoli berinisial HA dan VA diduga tewas keracunan AC mobil.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Sejoli berinisial HA dan VA diduga tewas keracunan AC mobil, Selasa 1 April 2025. Mobil tersebut terparkir di Jalan Ngagel Jaya Utara, Surabaya.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan, mengungkapkan bahwa dugaan keracunan AC menguat setelah analisis awal dari Tim Gerak Cepat (TGC).

“Kalau dari Tim Gerak Cepat (TGC) analisa sementara karena keracunan AC,” ujar Rina, Rabu 2 April 2025.

Kedua jenazah dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk divisum. HA merupakan warga asal Simo Sidomulyo, Surabaya, dan VA asal Kedung Baruk, Surabaya.

“Untuk penyebab kematian yang pasti kami menunggu hasil visum dari dokter. Mohon bersabar ya,” tegasnya.

Dikutip dari Komisi Kesehatan Beijing, tidak disarankan untuk beristirahat di dalam mobil dalam keadaan mesin hidup, AC menyala, dan mobil dalam kondisi diam.

Baca Juga:  Tragis! Staf KBRI di Peru Tewas Ditembak Saat Bersepeda dengan Istri

“Sebagai gas beracun yang tidak berwarna dan tidak berbau, karbon monoksida sulit dideteksi ketika orang diracuni,” tulisnya.

Ketika mobil berhenti dan mesinnya terus menyala dalam ruangan tertutup atau area dengan ventilasi yang buruk, gas CO yang dihasilkan dari knalpot bisa merembes masuk ke dalam kabin mobil. Konsentrasi karbon monoksida yang tinggi dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, hingga kehilangan kesadaran. Jika terpapar terlalu lama, keracunan CO dapat berakibat fatal.

Selain keracunan karbon monoksida, tidur di dalam mobil dengan AC menyala juga bisa menyebabkan kadar oksigen dalam kabin menurun. Mobil yang tertutup rapat dengan AC yang menyala akan membuat udara berputar di dalam kabin yang sama.

Baca Juga:  Persebaya Lawan Persija Berakhir Imbang 2-2

Kadar oksigen pun akan terus menurun seiring dengan proses pernapasan, sementara karbon dioksida yang dihembuskan semakin meningkat. Akibatnya, Anda dapat mengalami pusing, mual, dan kantuk berlebihan, bahkan risiko pingsan.

Agar terhindar dari bahaya tersebut, ada beberapa langkah yang bisa diambil:

1. Matikan mesin dan AC saat tidur di mobil. Jika ingin tidur, pastikan mobil berada di tempat aman dengan ventilasi udara yang baik.
2. Buka sedikit jendela. Hal ini penting untuk memastikan sirkulasi udara tetap berjalan dan mencegah penurunan kadar oksigen.
3. Hindari tidur di dalam mobil dalam ruang tertutup, seperti garasi. Ini meningkatkan risiko penumpukan gas karbon monoksida.
4. Periksa kondisi sistem knalpot mobil secara rutin. Kerusakan atau kebocoran pada sistem pembuangan gas bisa meningkatkan risiko keracunan.
5. Jangan menyalakan AC terlalu lama saat mobil berhenti. Bahkan saat mengemudi, jendela perlu dibuka sesekali dengan benar untuk memungkinkan untuk menjaga sirkulasi udara.
6. Jangan pernah tidur dengan AC menyala di mobil yang berhenti untuk menghindari keracunan karbon monoksida yang terjadi tanpa disadari.
7. Jika Anda merasa pusing atau lemah saat mengemudi atau mengendarai mobil ber-AC, Anda harus membuka jendela untuk menghirup udara segar. HUM/GIT

Baca Juga:  Sukses Digelar! Skanam Career Day Gandeng 16 Perguruan Tinggi dan 13 Perusahaan
TAGGED: ac mobil, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan, karbon monoksida, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, sejoli, Surabaya, tewas
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantiko, didampingi Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi TPI Suhendra (kiri), Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana (kanan) saat memberikan keterangan pers.
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Kemudahan bagi WNA Terdampak
7 September 2026
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Jatim, Risdianto Prabowo Samodro, saat memimpin rapat evaluasi penanganan pengaduan di ruang rapat Tata Usaha, Senin (7/9/2026).
BPN Jatim Tak Biarkan Aduan Warga Mengendap, Kabag TU Risdianto: Pengaduan Masyarakat Harus Menjadi Bahan Evaluasi
7 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 5 Provinsi, Prabowo Minta Warga Waspada
7 September 2026
DJ Katty Butterfly Batal Tampil di Bandung, Dituntut Ganti Rugi Rp 146,5 Juta
7 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Wamenaker Imbau Pekerja Pakai Masker
7 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantiko, didampingi Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi TPI Suhendra (kiri), Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana (kanan) saat memberikan keterangan pers.
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Kemudahan bagi WNA Terdampak
7 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 5 Provinsi, Prabowo Minta Warga Waspada
7 September 2026
DJ Katty Butterfly Batal Tampil di Bandung, Dituntut Ganti Rugi Rp 146,5 Juta
7 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Wamenaker Imbau Pekerja Pakai Masker
7 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantiko, didampingi Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi TPI Suhendra (kiri), Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana (kanan) saat memberikan keterangan pers.
Imigrasi

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Kemudahan bagi WNA Terdampak

Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 5 Provinsi, Prabowo Minta Warga Waspada

Gaya Hidup

DJ Katty Butterfly Batal Tampil di Bandung, Dituntut Ganti Rugi Rp 146,5 Juta

Peristiwa

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Wamenaker Imbau Pekerja Pakai Masker

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?