MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Bupati dan DPRD OKU dalam Kasus Suap Proyek PUPR

Publisher: Redaktur 17 Maret 2025 3 Min Read
Share
Petugas menunjukkan uang barang bukti hasil OTT di KPK, Jakarta.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyelidikan kasus suap proyek di Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan.

Setelah menahan enam tersangka yang terdiri dari Kepala Dinas PUPR dan anggota DPRD OKU, KPK kini mendalami kemungkinan keterlibatan Bupati atau Wakil Bupati OKU dalam perkara ini.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa investigasi akan diperluas untuk mengungkap pihak lain yang terlibat.

“Kami sedang melakukan investigasi lebih dalam terhadap enam tersangka yang sudah ditahan. Penyidik juga akan mendalami keterlibatan pihak lain yang diduga berperan dalam pencairan uang muka suap,” ujar Setyo dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Minggu 16 Maret 2025.

Baca Juga:  Komisi XI DPR Bantah Rupiah Melemah karena KPK Geledah Bank Indonesia

Setyo menjelaskan bahwa proses pencairan uang dalam kasus ini melibatkan beberapa pihak, termasuk kemungkinan adanya peran pejabat sebelumnya yang akan ditelusuri lebih lanjut.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menambahkan bahwa pihaknya juga menelusuri apakah ada anggota DPRD OKU lainnya yang terlibat dalam kasus ini. Selain itu, KPK juga menyelidiki kemungkinan adanya pertemuan antara DPRD dan Bupati OKU terkait proyek tersebut.

“Kita akan meminta keterangan dari anggota DPRD lainnya serta menelusuri pertemuan-pertemuan yang melibatkan pejabat bupati sebelum dan setelah pelantikan tahun 2025. Hal ini berkaitan dengan penentuan besaran pokok pikiran (pokir) dalam APBD,” jelas Asep.

Baca Juga:  KPK Hentikan Penyelidikan Kasus Lahan RS Sumber Waras, Pemprov Jakarta Siap Bangun RS Modern

Kasus ini bermula saat pembahasan RAPBD OKU Tahun Anggaran 2025, di mana sejumlah anggota DPRD meminta jatah pokok pikiran (pokir) kepada pemerintah. Ketua dan Wakil Ketua DPRD OKU mendapat jatah proyek senilai Rp 5 miliar. Anggota DPRD lainnya mendapatkan proyek senilai Rp 1 miliar. Total nilai proyek yang semula Rp 35 miliar dikurangi karena keterbatasan anggaran.

Meskipun demikian, fee proyek tetap dipatok 20 persen untuk DPRD dan 2 persen untuk Dinas PUPR, dengan total fee untuk DPRD mencapai Rp 7 miliar.

Kepala Dinas PUPR OKU, Nopriansyah, menawarkan sembilan proyek kepada dua pihak swasta, Fauzi dan Ahmad, dengan kesepakatan commitment fee 2 persen untuk PUPR dan 20 persen untuk DPRD. Nopriansyah juga mengatur agar proyek-proyek tersebut dikerjakan oleh pihak yang telah ditentukan.

Baca Juga:  KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Iklan di Bank BJB, Lima Orang Jadi Tersangka

KPK masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap aktor lain dalam skandal suap proyek Dinas PUPR OKU ini. HUM/GIT

TAGGED: bupati, DPRD OKU, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ketua KPK, KPK, pokir, proyek PUPR, Setyo Budiyanto, suap, Sumatra Selatan, Wakil Bupati
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Imigrasi Jaksel Amankan WN Cina dan Thailand, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal
17 Februari 2026
PLT Dirjen Imigrasi Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026
17 Februari 2026
Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal
17 Februari 2026
Distribusi MBG Dihentikan Sementara saat Libur Imlek dan Awal Ramadan 2026
17 Februari 2026
Nunun Lusida Laporkan Vicky Prasetyo atas Dugaan Utang Rp 700 Juta untuk Modal Politik
17 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Imigrasi Jaksel Amankan WN Cina dan Thailand, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal
17 Februari 2026
PLT Dirjen Imigrasi Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026
17 Februari 2026
Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal
17 Februari 2026
Distribusi MBG Dihentikan Sementara saat Libur Imlek dan Awal Ramadan 2026
17 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Bareskrim Bongkar Lab Narkoba Jaringan Iran di Jakut, Satu WNA Ditangkap
15 Februari 2026
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 2026 Berbeda karena Hilal Global dan Lokal
17 Februari 2026
Viral Mobil Dinas di Tuban Diduga Ubah Pelat Hitam Agar Bisa Isi Pertalite
15 Februari 2026
Komisi III DPR Dukung Polri Tindak Eks Kapolres Bima Kota Dalam Kasus Narkoba
16 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Imigrasi

Imigrasi Jaksel Amankan WN Cina dan Thailand, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal

Imigrasi

PLT Dirjen Imigrasi Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026

Nasional

Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal

Nasional

Distribusi MBG Dihentikan Sementara saat Libur Imlek dan Awal Ramadan 2026

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?