MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Imigrasi Surabaya Sosialisasi Permenkumham RI No 9/2024 hingga Antisipasi MPOX bagi Pelaku Perjalanan

Publisher: Admin 6 September 2024 2 Min Read
Share
Tim dari Bidang TPI Kantor Imigrasi Surabaya, Angkasa Pura dan PT Sinergi melihat kondisi lapangan sebelum dipasang auto gate di Bandara Internasional Juanda.
Tim dari Bidang TPI Kantor Imigrasi Surabaya, Angkasa Pura dan PT Sinergi melihat kondisi lapangan sebelum dipasang auto gate di Bandara Internasional Juanda.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Imigrasi Surabaya terus melakukan koordinasi untuk mengimplementasikan Permenkumham RI No 9/2024 tentang pemeriksaan keimigrasian terhadap orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia.

Dengan perkembangan globalisasi yang semakin meningkatkan mobilitas masyarakat, Imigrasi Surabaya perlu melakukan evaluasi dan pembaharuan regulasi yang ada. Termasuk penyederhanaan dan memperbarui prosedur imigrasi.

Bertempat di ruang rapat Imigrasi Bandara Udara Internasional Juanda, digelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh pihak Angkasa Pura dan PT Sinergi, selain jajaran imigrasi meliputi bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) dan Bidang Tikkim, Jumat, 6 September 2024.

Berbagai hal dibahas dalam rakor ini. Diantaranya tujuan pemasangan auto gate di Bandara Juanda yang diharapkan dapat menjadi solusi untuk menangani padatnya penumpang yang semakin tumbuh di Bandara Juanda.

Baca Juga:  Imigrasi dan Pemasyarakatan NTT Gelar Penanaman Pohon Kelapa Dukung Ketahanan Pangan

Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Ramdhani mengatakan, jika tahapan akan dimulai dari persiapan, pengadaan perangkat, dan pengerjaan sipil terkait pemasangan auto gate yang akan diujicobakan pada 28 Desember mendatang.

“Termasuk interaktif data API, check-in dari luar negeri akan langsung diperiksa oleh sistem sebelum memasuki alat angkut atau sebelum memasuki wilayah Indonesia,” ujar alumni Akademi Imigrasi (AIM) angkatan ke-4 ini.

Lanjut Ramdhani, tipe auto gate yang akan digunakan di Surabaya adalah Tipe 2 Step.
Rencananya, auto gate tersebut akan dipasang 10 Unit di area keberangkatan dan 18 unit di area kedatangan.

“Sinergi yang baik dengan stakeholder ini sangat kami harapkan. Agar ketika berjalan, tak banyak kendala. Makanya perlu kita koordinasikan dan sosialisasikan terlebih dulu,” beber mantan Kadiv Keimigrasian Bengkulu menambahkan.

Baca Juga:  Komitmen Sukseskan Libur Natal dan Tahun Baru, Imigrasi Surabaya Siagakan Ratusan Petugas di Bandara Internasional Juanda

Tak hanya itu, rakor ini juga menyikapi MPOX yang belakangan cukup meresahkan. Pihak imigrasi juga sedang menunggu untuk segera dikeluarkan nota dinas terkait protokol kesehatan bagi petugas imigrasi dari Kementerian Kesehatan bagi pelaku perjalanan. HUM/CAK

TAGGED: AIM 4, Bandara, Imigrasi, Imigrasi Surabaya, Internasional Juanda, Keimigrasian, MPOX, Pelaku Perjalanan, Permenkumham RI No 9/2024, Ramdhani
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026
Hakim Usir 2 Pengunjung Sidang Febrie, Diduga Rekam Kesaksian Boboho
3 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang

Pemerintahan

Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya

Korupsi

Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya

Korupsi

Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?