MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Pengasuh yang Aniaya Anak Selebgram Malang Jadi Tersangka

Publisher: Redaktur 30 Maret 2024 2 Min Read
Share
Kapolresta Malang Kota Kombespol Budi Hermanto menunjukkan barang bukti dan tersangka IPS di Mapolresta Malang Kota.
Ad imageAd image

MALANG, Memoindonesia.co.id – Polisi telah menetapkan IPS (27) sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan anak selebgram asal Malang, Aghnia Punjabi. Pelaku yang merupakan suster pengasuh anak tersebut ditangkap setelah adanya laporan dari orang tua korban.

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan terhadap pelaku telah dilakukan secara intensif hingga pagi tadi. Setelah proses gelar perkara, IPS kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dari kemarin malam hingga pagi tadi, IPS resmi kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Budi Hermanto dalam konferensi pers di Mapolresta, Sabtu, 30 Maret 2024.

Menurut Budi Hermanto, tersangka IPS melakukan beberapa tindakan kekerasan terhadap korban, seperti memukul dengan buku, menyiram dengan minyak gosok, dan membekap korban dengan boneka. Semua aksi tersangka direkam oleh CCTV dan barang bukti telah disita untuk dianalisis di laboratorium forensik digital.

Baca Juga:  Wow! Sekali Kencan, Selebgram Makassar Ini Pasang Tarif Open BO Rp10 Juta

IPS dijerat dengan pasal 80 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman penjara hingga lima tahun.

Kejadian ini awalnya diungkap oleh Aghnia melalui akun Instagramnya, yang meminta bantuan teman-temannya untuk menyebarkan kisah tersebut. Putri Aghnia mengalami luka parah di mata kirinya dan luka di telinga kanannya akibat dianiaya oleh suster berinisial I.

Dalam unggahan tersebut, terlihat foto putri Aghnia yang mengalami kekerasan dari suster I. Mata kiri sang putri mengalami lebam parah, sementara dia tampak kesulitan membuka matanya. Luka juga terlihat di telinga kanannya akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh suster I. CAK/RAZ

Baca Juga:  Anggota Banser Jadi Korban Pengeroyokan, Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka di Tangerang Kota
TAGGED: Aghnia Punjabi, Kapolresta Malang Kota, Kombespol Budi Hermanto, Malang, pengasuh, Selebgram, suster, Tersangka
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Kabur ke Bogor dan Sukabumi, Sempat Coba Bunuh Diri
24 Maret 2026
WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Ditangkap di Bus saat Kabur ke Sumatra
24 Maret 2026
Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Jakarta Timur, Motif Cemburu WN Irak Terungkap
24 Maret 2026
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Nganjuk, Suwono Budi Hartono (kanan) berbincang dengan Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri.
Dirjen PPTR Turun ke Kantah Nganjuk, Tekankan Layanan Tetap Prima Meski Libur Lebaran
23 Maret 2026
Dirjen PPTR Lampri dan Dirjen Sengketa Iljas serta Kakanwil BPN Jatim Asep Heri berfoto bersama dengan jajaran dan staf Kantor Pertanahan Surabaya II yang sejak pagi tetap buka memberikan pelayanan meski di suasan liburan Idulfitri 1447 Hijriah.
Dirjen PPTR Lampri “Pulang Kampung” ke BPN Krembangan, Kenangan Lama Menguatkan Komitmen Layanan
23 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Kabur ke Bogor dan Sukabumi, Sempat Coba Bunuh Diri
24 Maret 2026
WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Ditangkap di Bus saat Kabur ke Sumatra
24 Maret 2026
Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Jakarta Timur, Motif Cemburu WN Irak Terungkap
24 Maret 2026
PSHK Dorong Prajurit TNI Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum
23 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Kabur ke Bogor dan Sukabumi, Sempat Coba Bunuh Diri

Hukum

WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Ditangkap di Bus saat Kabur ke Sumatra

Hukum

Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Jakarta Timur, Motif Cemburu WN Irak Terungkap

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Nganjuk, Suwono Budi Hartono (kanan) berbincang dengan Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri.
Jawa Timur

Dirjen PPTR Turun ke Kantah Nganjuk, Tekankan Layanan Tetap Prima Meski Libur Lebaran

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?