MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KPU Gelar Rapat Divisi Hukum Malam Ini, Bahas Gugatan Sengketa Pilpres

Publisher: Redaktur 24 Maret 2024 2 Min Read
Share
Ketua KPU Hasyim Asy'ari.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ketua dan jajaran anggota divisi hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menggelar rapat koordinasi malam ini. Rapat itu membahas persiapan soal gugatan sengketa pemilu yang bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Misalkan, setelah pelantikan ini nanti malam dilakukan rapat koordinasi untuk persiapan perselisihan hasil pemilihan umum karena tahapan Pemilu 2024 ini belum selesai,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dalam sambutannya saat acara pelantikan anggota KPU Provinsi Maluku di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu, 24 Maret 2024.

Hasyim mengatakan, pihaknya akan mengumpulkan ketua hingga anggota divisi hukum menghadapi sengketa pemilu. Ia meminta semua pihak untuk bersiap.

Baca Juga:  Data KPK soal Cakada Tersangka Dinanti KPU

“Nanti malam sekitar jam 20.30 WIB ba’da Tarawih, ketua dan anggota divisi hukum itu kita kumpulkan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dalam menghadapi perselisihan hasil pemilihan umum di Mahkamah Konstitusi,” kata Hasyim.

Hasyim melanjutkan, meski permohonan sengketa pemilu itu dapat dimonitor melalui laman resmi MK, anggota harus tetap bersiap. Ia meminta ketua hingga anggota KPU di daerah terus memerhatikan wilayah sengketa yang bergulir di MK.

“Walaupun tidak semua daerah kena sengketa dan bisa sama-sama membuka laman atau website Mahkamah Konstitusi melihat daerah mana saja yang menjadi locus atau tempat persengketaan,” tutur Hasyim.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Bersama Mahfud MD Tekankan Komitmen untuk Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

“Namun demikian tetap penting untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Karena misalkan untuk pilpres, dapilnya kan seluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah kerja saudara-saudara bertugas nantinya,” sambungnya.

Adapun berdasarkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, MK mempunyai waktu maksimum 14 hari kerja untuk memeriksa sengketa Pilpres 2024 sebelum membacakan putusan. Sedangkan, untuk Pileg baru akan disidangkan selama 30 hari kerja dalam 3 panel sidang usai sengketa Pilpres 2024 beres paling lambat 22 April 2024. CAK/RAZ

TAGGED: dapil, divisi hukum, gugatan sengketa pemilu, KPU, Pilpres 2024, rapat
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Oknum Brimob Polda Banten Dituntut 5 Bulan Penjara Usai Aniaya Staf KLH dan Wartawan di Serang
25 Februari 2026
Sidang Vonis 9 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Digelar Kamis 26 Februari 2026
25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Tidak Hormat Usai Aniaya Siswa hingga Tewas di Kota Tual
25 Februari 2026
ASN BPK Aniaya ART di Gunung Putri Bogor, Pelaku OAP Ditahan Polisi
25 Februari 2026
Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Praperadilan, KPK Minta Penundaan Sidang
25 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Oknum Brimob Polda Banten Dituntut 5 Bulan Penjara Usai Aniaya Staf KLH dan Wartawan di Serang
25 Februari 2026
Sidang Vonis 9 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Digelar Kamis 26 Februari 2026
25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Tidak Hormat Usai Aniaya Siswa hingga Tewas di Kota Tual
25 Februari 2026
ASN BPK Aniaya ART di Gunung Putri Bogor, Pelaku OAP Ditahan Polisi
25 Februari 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Oknum Brimob Polda Banten Dituntut 5 Bulan Penjara Usai Aniaya Staf KLH dan Wartawan di Serang

Korupsi

Sidang Vonis 9 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Digelar Kamis 26 Februari 2026

Hukum

Bripda MS Dipecat Tidak Hormat Usai Aniaya Siswa hingga Tewas di Kota Tual

Hukum

ASN BPK Aniaya ART di Gunung Putri Bogor, Pelaku OAP Ditahan Polisi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?