MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Silmy Karim: Ada 270 Peminat Golden Visa Menurut Dirjen Imigrasi

Publisher: Redaktur 29 Januari 2024 2 Min Read
Share
Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Silmy karim menyebut saat ini sudah terdapat 270 pihak yang berminat menggunakan layanan Golden Visa.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Silmy karim menyebut saat ini sudah terdapat 270 pihak yang berminat menggunakan layanan Golden Visa.

Golden Visa adalah layanan yang memberikan izin tinggal kepada warga negara asing (WNA) selama lima hingga sepuluh tahun dengan syarat melakukan investasi di Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

Silmy menjelaskan bahwa Golden Visa ditujukan untuk menarik WNA berkualitas.

“Saat ini sudah ada sekitar 270 peminat Golden Visa yang mendaftar, dan kami menargetkan mencapai 1.000 peminat pada tahun 2024,” kata Silmy kepada awak media di Kemenkumham, Jakarta Selatan, pada Jumat, 26 Januari 2024.

Baca Juga:  Febri Diansyah Pastikan Hadir Jadi Saksi di Sidang SYL Hari Ini

Dirjen Imigrasi juga mencatat bahwa banyak peminat Golden Visa merupakan WNA yang sudah tinggal dalam jangka waktu tertentu di Indonesia. Oleh karena itu, Ditjen Imigrasi sedang mempersiapkan peraturan izin tinggal peralihan.

“Mereka ingin berinvestasi karena sudah memiliki kegiatan di Indonesia,” ujar Silmy.

Peminat Golden Visa berasal dari berbagai negara, termasuk Korea, Jepang, Cina, dan Amerika Serikat (AS).

Persyaratan bagi individu yang ingin memperoleh Golden Visa adalah menabung di Indonesia dengan jumlah minimal 350 ribu dolar AS untuk izin tinggal selama lima tahun, dan 700 ribu dolar AS untuk izin tinggal selama sepuluh tahun.

Baca Juga:  Jadi Investor Bodong, WNA Pakistan Tak Hanya Dideportasi, Imigrasi Surabaya Cekal Masuk Indonesia selama 6 Bulan, dan Bisa Diperpanjang

Jumlah investasi yang lebih besar berlaku untuk perusahaan, dengan nilai investasi minimal 25 juta dolar AS untuk izin tinggal lima tahun, dan 50 juta dolar AS untuk izin tinggal sepuluh tahun.

Silmy juga menjelaskan bahwa dasar hukum untuk pemberlakuan Golden Visa telah diterbitkan, dan Ditjen Imigrasi sedang melakukan sosialisasi serta mempersiapkan proses peluncurannya.

“Peminatnya sudah banyak, terutama yang sudah berada di Indonesia,” tambah Silmy.

Dengan adanya layanan Golden Visa ini, diharapkan dapat meningkatkan minat investasi asing dan memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara lain dalam hal ekonomi dan investasi. CAK/RAZ

TAGGED: Amerika Serikat, Cina, Dirjen Kemenkumham, Golden Visa, investasi, Jepang, Korea, Silmy Karim, WNA
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji, membagikan bingkisan parcel kepada para relawan penjaga pintu palang kereta api.
PDIP Surabaya Sasar Relawan Perlintasan Kereta Api, 9.000 Paket Sembako Dibagikan Jelang Lebaran
14 Maret 2026
PKB Hormati Proses Hukum Usai Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK
14 Maret 2026
KPK Ungkap Peran Bos Maktour Fuad Hasan dalam Kasus Korupsi Kuota Haji yang Jerat Yaqut
14 Maret 2026
Marwan Dasopang Kaget Dugaan Yaqut Kondisikan USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR
14 Maret 2026
KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Telusuri Peran Pihak Lain dalam Kasus Kuota Haji
14 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

PKB Hormati Proses Hukum Usai Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK
14 Maret 2026
KPK Ungkap Peran Bos Maktour Fuad Hasan dalam Kasus Korupsi Kuota Haji yang Jerat Yaqut
14 Maret 2026
Marwan Dasopang Kaget Dugaan Yaqut Kondisikan USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR
14 Maret 2026
KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Telusuri Peran Pihak Lain dalam Kasus Kuota Haji
14 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji, membagikan bingkisan parcel kepada para relawan penjaga pintu palang kereta api.
Politik

PDIP Surabaya Sasar Relawan Perlintasan Kereta Api, 9.000 Paket Sembako Dibagikan Jelang Lebaran

Korupsi

PKB Hormati Proses Hukum Usai Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK

Korupsi

KPK Ungkap Peran Bos Maktour Fuad Hasan dalam Kasus Korupsi Kuota Haji yang Jerat Yaqut

Korupsi

Marwan Dasopang Kaget Dugaan Yaqut Kondisikan USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?