MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kisah Tragis di Gresik: Suara ‘Allahu Akbar’ Penumpang Terdengar dalam Kecelakaan Maut Bus dan Truk

Publisher: Redaktur 29 Januari 2024 3 Min Read
Share
Kursi bus rombongan ziarah wali yang terpental keluar dalam kecelakaan maut di Gresik.
Ad imageAd image

GRESIK, Memoindonesia.co.id – Kecelakaan memilukan yang melibatkan tabrakan antara bus dan truk di Gresik telah menyebabkan lima korban tewas dan puluhan lainnya menderita luka berat maupun ringan.

Kesaksian dari warga sekitar menggambarkan momen tegang ketika teriakan penumpang terdengar, sementara seorang anak mencari bapaknya di tengah kekacauan.

Peristiwa tragis ini terjadi ketika bus pariwisata yang membawa rombongan ziarah wali menabrak truk tronton di Jalan Raya Bungah, Gresik, pada Sabtu, 27 Januari 2024, sekitar pukul 21.50 WIB. Bus tersebut sedang dalam perjalanan pulang ke Pasuruan setelah melakukan ziarah ke makam Sunan Bonang Tuban.

Baca Juga:  213 Kecelakaan saat Mudik Lebaran Hari Ini, 23 Orang Tewas

Mustain, seorang warga sekitar, menceritakan bahwa dia sedang berkumpul bersama warga lain di sekitar Gapura Desa Kemangi saat mendengar suara benturan hebat. Dia segera menuju lokasi kejadian dan menyaksikan kondisi mengerikan di tempat kejadian.

“Saat saya tiba di sana, ternyata bus telah menabrak truk,” kata Mustain, pada Minggu, 28 Januari 2024.

Namun, Mustain tidak berani mendekati bus yang rusak parah karena kecelakaan tersebut. Dia hanya melihat banyak darah, potongan tubuh, dan penumpang yang terlempar keluar.

“Pokoknya ada banyak darah dan potongan tubuh. Saya tidak berani mendekat. Ada kursi dan penumpang yang terlempar keluar juga,” tambahnya.

Baca Juga:  Marisa Putri Penabrak IRT Usai Pesta Narkoba Divonis 8 Tahun

Lebih menyedihkan lagi, Mustain juga mendengar teriakan meminta tolong dari seorang ibu yang terjepit. Dia juga melihat seorang anak mencari ayahnya dalam kondisi kesakitan.

“Saya mendengar seorang ibu berteriak ‘Allahu Akbar Allahu Akbar’. Ada juga anak-anak yang mencari ayahnya dalam keadaan terluka,” tambah Mustain.

Kanitlaka Satlantas Polres Gresik, Iptu Tita Puspita Agustina, menjelaskan bahwa kedua korban tersebut adalah seorang ibu dan anak yang duduk di bangku belakang sopir bersama ayah mereka. Saat ini, ayahnya masih menjalani perawatan medis.

“Ternyata, anak yang terluka tersebut meninggal bersama ibunya yang terjepit. Mereka kemungkinan mencari ayahnya sebelum meninggal di lokasi kejadian,” kata Tita.

Baca Juga:  Imigrasi Tanjung Perak Ajak Stakeholder Timpora Sinergi

Tita juga menjelaskan bahwa di bangku tersebut seharusnya ditempati oleh tiga orang, yaitu ayah, ibu, dan anak.

“Ayahnya masih dirawat di rumah sakit. Sementara itu, ibu dan anaknya telah meninggal dunia,” pungkas Tita.

Kisah ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga korban dan komunitas setempat, serta menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara. CAK/RAZ

TAGGED: bus, Gresik, Iptu Tita Puspita Agustina, Jalan Raya Bungah, Kanitlaka, kecelakaan, Polres Gresik, Satlantas, truk, ziarah wali
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ahmad Navis dan Nova Estrina bersama Ketua PP AMPG Said Ali Al Idrus (tengah) dalam kegiatan Perhimpunan Agung Pergerakan Pemuda UMNO di Malaysia.
Diklatda Tak Berhenti di Ruang Kelas, Dua Kader AMPG Jatim Diuji di Panggung Malaysia
13 September 2026
5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang, Titik Terakhir Terdeteksi di Pulau Sebesi
13 September 2026
Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi
13 September 2026
Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior
13 September 2026
Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad
13 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang, Titik Terakhir Terdeteksi di Pulau Sebesi
13 September 2026
Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi
13 September 2026
Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior
13 September 2026
Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad
13 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Ahmad Navis dan Nova Estrina bersama Ketua PP AMPG Said Ali Al Idrus (tengah) dalam kegiatan Perhimpunan Agung Pergerakan Pemuda UMNO di Malaysia.
Politik

Diklatda Tak Berhenti di Ruang Kelas, Dua Kader AMPG Jatim Diuji di Panggung Malaysia

Peristiwa

5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang, Titik Terakhir Terdeteksi di Pulau Sebesi

Peristiwa

Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi

Peristiwa

Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?