MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 3 KRI Dikerahkan untuk Pencarian

Publisher: Redaktur 10 September 2026 3 Min Read
Share
Tim gabungan melakukan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Ad imageAd image

SERANG, Memoindonesia.co.id – Pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari kedua dengan melibatkan 250 personel gabungan, Rabu 9 September 2026.

Kelima jurnalis tersebut sebelumnya berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Rombongan bertolak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi. Komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi sekitar pukul 15.04 WIB.

Sebelumnya, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir pada pukul 14.42 WIB.

Adapun identitas penumpang speedboat yang masih dalam pencarian yakni:

  • Warta (55), kapten kapal.
  • Surakman (60), anak buah kapal (ABK).
  • Heriyanto (49), pemandu atau guide.
  • M Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara.
  • Ari Basuki, jurnalis Merdeka.
  • Yudhis, jurnalis iNews.
  • Daus, jurnalis Anadolu.
  • Donal, jurnalis lepas (freelance).
Baca Juga:  5 Jurnalis Hilang saat Liput Erupsi Anak Krakatau, Jasad ABK Ditemukan 345 Km dari Titik Terakhir Kapal

Tiga KRI Dikerahkan

TNI AL mengerahkan tiga kapal perang untuk memperkuat pencarian rombongan yang hilang kontak di sekitar perairan Selat Sunda.

Ketiga kapal tersebut yakni KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861.

“Tiga KRI dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian dan memperluas area penyisiran di sekitar perairan Selat Sunda,” demikian siaran pers resmi TNI AL yang dilansir Antara, Rabu 9 September 2026.

Selain tiga kapal perang, TNI AL melalui Lanal Lampung dan Lanal Banten turut mengerahkan kapal Angkatan Laut (KAL).

“Seluruh unsur yang terlibat melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan menyisir sektor-sektor yang telah ditentukan,” jelas siaran pers tersebut.

Baca Juga:  Ketamin 1,3 Ton Senilai Rp 2,1 Triliun Disergap di Kepri, BNN Ungkap Modus hingga Vape

Pencarian Terkendala Gelombang Tinggi

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau belum ditemukan.

Menurut Hengki, proses pencarian menghadapi kendala cuaca, angin kencang, serta gelombang laut yang mencapai 1-2 meter.

“Tim masih berada di lapangan dan terus kami monitor. Kondisi cuaca, angin cukup kencang dan gelombang sekitar satu sampai dua meter. Kami terus memantau perkembangan pencarian dari posko di Carita,” kata Hengki, Rabu 9 September 2026.

250 Personel Gabungan Dikerahkan

Memasuki hari kedua pencarian, tim gabungan mulai melakukan penyisiran sejak pukul 07.00 WIB.

Operasi pencarian dilakukan secara terpadu dengan membagi wilayah operasi menjadi lima titik pencarian. Sebanyak 250 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut.

Baca Juga:  5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang, Titik Terakhir Terdeteksi di Pulau Sebesi

Hengki mengatakan kondisi cuaca dan perairan menjadi salah satu tantangan bagi tim di lapangan. Berdasarkan pemantauan sementara, angin cukup kencang dengan tinggi gelombang berkisar 1-2 meter.

Hengki juga meminta masyarakat dan nelayan di sekitar perairan Selat Sunda segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan atau benda terapung di laut.

“Apabila masyarakat atau nelayan menemukan benda-benda mencurigakan atau benda yang terapung di laut, segera informasikan kepada petugas atau posko kami yang berada di Carita. Informasi tersebut akan membantu tim untuk segera melakukan pengecekan dan langkah pencarian,” ujar Hengki. HUM/GIT

TAGGED: Anak Krakatau, Carita, Gunung Anak Krakatau, jurnalis Antara, Jurnalis Hilang, jurnalis iNews, jurnalis Merdeka, Kapolda Banten, KRI pencarian, Pencarian Jurnalis, SAR Banten, Selat Sunda, speedboat hilang, TNI-AL
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kampung Vietnam Jayapura Digerebek, 10 Orang Diciduk dan 2 Karung Diduga Ganja Disita
25 Oktober 2026
Jejak Jaringan China di Balik Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Dipantau Sejak Februari
25 Oktober 2026
Widodo AS Meninggal Dunia, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut
25 Oktober 2026
Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejaknya
25 Oktober 2026
Karhutla Indonesia 2026: 26 Ribu Hektare Belum Padam, Kalteng Terparah
25 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kampung Vietnam Jayapura Digerebek, 10 Orang Diciduk dan 2 Karung Diduga Ganja Disita
25 Oktober 2026
Jejak Jaringan China di Balik Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Dipantau Sejak Februari
25 Oktober 2026
Widodo AS Meninggal Dunia, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut
25 Oktober 2026
Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejaknya
25 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Badan Narkotika Nasional

Kampung Vietnam Jayapura Digerebek, 10 Orang Diciduk dan 2 Karung Diduga Ganja Disita

Badan Narkotika Nasional

Jejak Jaringan China di Balik Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Dipantau Sejak Februari

Nasional

Widodo AS Meninggal Dunia, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut

Nasional

Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejaknya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?