BOGOR, Memoindonesia.co.id – Sebanyak 25 siswa dan guru di SD Ciherang 01, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis, 6 Agustus 2026.
Kapolsek Dramaga AKP AM Zalukhu mengatakan dugaan keracunan tersebut terjadi setelah para korban mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis.
“Kejadian keracunan makanan yang diduga disebabkan dari makanan bergizi gratis (MBG),” kata Zalukhu, Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurutnya, hingga saat ini jumlah korban mencapai 25 orang yang terdiri atas siswa dan guru.
“Korban sampai dengan saat ini 25 orang terdiri dari guru dan siswa,” jelasnya.
Seluruh korban diketahui berasal dari SD Ciherang 01.
Sementara itu, makanan yang dikonsumsi para korban berasal dari dapur penyedia MBG yang berada di Desa Ciherang.
Adapun menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, telur balado, tempe goreng, tumis wortel, jagung, brokoli, dan buah anggur.
“Menu nasi putih, telur balado, tempe goreng, tumis wortel, jagung, brokoli, dan buah anggur,” ungkap Zalukhu.
Setelah mengalami gejala keracunan, para korban langsung dibawa ke Puskesmas Dramaga untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban dilaporkan mengalami mual, muntah, diare, sakit perut, dan sakit kepala.
Hingga kini, Polsek Dramaga bersama unsur Muspika dan Puskesmas Dramaga masih memprioritaskan penanganan medis serta pemulihan kondisi seluruh korban.
“Sampai saat ini Polsek Dramaga bekerja sama dengan unsur Muspika dan Puskesmas yang ada di wilayah Dramaga mengutamakan pengobatan dan pemulihan kesehatan para korban,” pungkasnya. HUM/GIT


