MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Tunisia Dikabarkan Pecat Sabri Lamouchi Usai Dibantai Swedia di Piala Dunia 2026

Publisher: Redaktur 16 Juni 2026 2 Min Read
Share
Sabri Lamouchi dikabarkan terancam dipecat usai Tunisia kalah telak 1-5 dari Swedia.
Ad imageAd image

GUADALUPE,  Memoindonesia.co.id – Tunisia dikabarkan akan mengakhiri kerja sama dengan pelatih Sabri Lamouchi setelah menelan kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, Senin 15 Juni 2026.

Berdasarkan laporan The Athletic, Federasi Sepak Bola Tunisia disebut siap berpisah dengan Lamouchi meski pelatih berusia 54 tahun tersebut baru ditunjuk pada Januari 2026.

Keputusan itu mencuat setelah Tunisia menelan kekalahan memalukan saat menghadapi Swedia pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026, Senin 15 Juni 2026 pagi WIB.

Dalam pertandingan tersebut, Tunisia yang diperkuat Hannibal Mejbri dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Swedia dengan skor telak 1-5.

Baca Juga:  Kongo Andalkan Masuaku dan Sadiki untuk Redam Portugal di Piala Dunia 2026

Apabila benar diberhentikan, Lamouchi akan mencatatkan rekor yang tidak diinginkan sebagai pelatih pertama yang dipecat setelah hanya memimpin satu pertandingan di putaran final Piala Dunia.

Bukan kali pertama Tunisia melakukan pergantian pelatih saat tampil di Piala Dunia. Pada edisi 1998, Tunisia juga memecat Henry Kasperczak setelah menelan dua kekalahan pada fase grup.

Kekalahan dari Swedia juga tercatat sebagai hasil terburuk Tunisia pada laga pembuka Piala Dunia. Sebelumnya, mereka belum pernah kalah dengan selisih gol sebesar itu pada pertandingan pertama.

Usai pertandingan, Lamouchi mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diraih timnya dan menilai Tunisia melakukan terlalu banyak kesalahan.

Baca Juga:  Arab Saudi dan Uruguay Berbagi Poin di Miami

“Ini kekalahan yang berat. Rasanya menyakitkan. Memulai kompetisi dengan kekalahan seburuk ini memang sulit,” katanya.

“Dengan pemain kelas dunia yang dimiliki oleh dua penyerang Swedia, Viktor Gyokeres dan Alexander Isak, ini adalah sesuatu yang sulit untuk dipulihkan. Kami membuat terlalu banyak kesalahan. Kami memiliki harga diri. Kami harus bereaksi. Kami harus menampilkan citra yang lebih baik,” ungkapnya. HUM/GIT

TAGGED: alexander isak, federasi tunisia, Grup F, hannibal mejbri, pelatih tunisia, piala dunia 2026, sabri lamouchi, sepak bola dunia, swedia, the athletic, tunisia, viktor gyokeres
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi
30 Oktober 2026
Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit
30 Oktober 2026
Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun
29 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi
30 Oktober 2026
Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit
30 Oktober 2026
Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing
30 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak

Hukum

Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi

Hukum

Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit

Bareskrim

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?