MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza

Publisher: Redaktur 24 Mei 2026 3 Min Read
Share
Sembilan WNI relawan Flotilla berada di Istanbul usai dibebaskan dari penahanan Israel.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Sembilan warga negara Indonesia relawan Global Sumud Flotilla yang sempat ditangkap Israel mengaku mengalami intimidasi saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Minggu 24 Mei 2026.

Salah satu relawan, Andi Angga Prasadewa, menceritakan kapal yang ditumpanginya menjadi armada pertama yang diintersepsi pasukan Israel saat misi berlangsung.

Dalam wawancara yang diperoleh dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Andi mengatakan salah satu rekannya terkena tembakan peluru karet hingga mengalami luka di bagian tubuh.

“Jadi bisa dikatakan tidak kena ke saya, tapi beliau dua kali kena tembakan di pinggang dan punggungnya. Peluru karet, cuma tetap dia kayak luka bakar gitu, bekas luka bakar, bekas tembakannya langsung bengkak,” kata Andi Angga Prasadewa.

Baca Juga:  9 WNI Relawan Flotilla Tiba di Jakarta Minggu Sore setelah Dibebaskan Israel

Meski mengalami intimidasi, Andi menegaskan kejadian tersebut tidak membuat para relawan gentar untuk terus menyuarakan isu kemanusiaan Palestina.

“Yang memotivasi adalah kita harus terus menyuarakan. Dengan diintersepnya kita ini, bukan berarti kita gagal, itu menandakan bahwa ini kita kuat,” jelasnya.

Ia menilai tindakan agresif pasukan Israel menunjukkan ketakutan terhadap gerakan sipil internasional yang mendukung kemanusiaan di Gaza.

Selain itu, Andi berharap gerakan Global Sumud Flotilla berikutnya dapat melibatkan lebih banyak masyarakat Indonesia.

“Pesan saya sih dengan keikutsertaan kita kali ini di GSF yang betul-betul kita berlayar, di gerakan GSF berikut bisa lebih besar,” katanya.

Baca Juga:  Usulan SBY Soal Evaluasi UNIFIL di Lebanon Didukung DPR Demi Keselamatan Prajurit

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan dan doa selama mereka menjalankan misi kemanusiaan.

“Terimakasih banyak, kami semua delegasi Indonesia khususnya saya mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu masyarakat Indonesia atas doa-doa yang dipanjatkan kepada kami sehingga alhamdulillah kami kembali dengan selamat,” imbuhnya.

Menurut Andi, seluruh WNI yang sempat ditangkap Israel telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Forensik Istanbul sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Sebelumnya, pasukan Israel mencegat sejumlah armada kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla pada Senin 18 Mei 2026. Pencegatan tersebut menyebabkan sembilan WNI turut ditangkap.

Baca Juga:  Global Peace Convoy Indonesia Ungkap 5 WNI Ditangkap Israel Dalam Misi Flotilla Gaza

Seluruh relawan Global Sumud Flotilla, termasuk sembilan WNI, akhirnya dibebaskan pada Kamis 21 Mei 2026 waktu setempat dan diterbangkan ke Turki menggunakan pesawat sewaan otoritas setempat.

Beberapa relawan Indonesia dilaporkan mengalami perlakuan tidak manusiawi selama penahanan, termasuk dugaan kekerasan fisik seperti pemukulan dan penyetruman. HUM/GIT

TAGGED: andi angga, bantuan gaza, gaza, global sumud, gpci, intimidasi israel, Israel, kapal flotilla, misi kemanusiaan, relawan indonesia, warga indonesia, wni flotilla
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

OTT KPK di BNPB, Korupsi Dana Bencana Tuai Kecaman DPR
15 Oktober 2026
OTT KPK di BNPB, Barang Bukti Rp 3,3 Miliar, Kripto dan Ratusan Gram Emas
15 Oktober 2026
OTT KPK di BNPB, Sestama Rustian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa
15 Oktober 2026
OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita
15 Oktober 2026
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK terkait Dana Kebencanaan
15 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita
15 Oktober 2026
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK terkait Dana Kebencanaan
15 Oktober 2026
Belum Sehari Menjabat, Kapolresta Sleman Diganti Lagi
15 Oktober 2026
Sestama BNPB Rustian Diamankan KPK, OTT Dugaan Korupsi Pengadaan Jadi Sorotan
14 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Korupsi Dana Bencana Tuai Kecaman DPR

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Barang Bukti Rp 3,3 Miliar, Kripto dan Ratusan Gram Emas

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Sestama Rustian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa

Korupsi

OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?