MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Pernah Kena Campak Waktu Kecil, Benarkah Kebal Seumur Hidup? Ini Kata Dokter

Publisher: Redaktur 1 April 2026 2 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Dokter dari PAPDI menjelaskan bahwa anggapan kebal campak seumur hidup belum tentu benar dan vaksinasi tetap diperlukan terutama pada orang dewasa, Selasa 31 Maret 2026.

Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Dr dr Adityo Susilo, SpPD, K-P.T.I FINASIM mengatakan seseorang yang pernah terkena campak memang bisa memiliki kekebalan, namun perlu dipastikan diagnosis sebelumnya benar.

“Kalau tadi ada pernyataan seperti tadi ‘dulu pernah kena campak, jadi sekarang nggak pernah dan nggak bisa lagi kena campak’ itu bisa jadi fakta. Tapi, ada pertanyaan di situ, yakin yang dulu campak?” kata dr Adityo di Jakarta Pusat.

Baca Juga:  Kemenkes Wanti-wanti Konsumsi Daging Anjing Usai 7 Warga Mamuju Diduga Keracunan

Menurutnya, perlu dipastikan apakah penyakit yang dialami saat kecil benar-benar campak atau justru penyakit lain yang memiliki gejala serupa.

Selain itu, dr Adityo menekankan adanya fenomena waning immunity atau penurunan daya tahan tubuh seiring bertambahnya usia.

“Ada yang namanya waning immunity, daya tahan tubuh seiring waktu, apalagi pada usia lanjut dia bisa mengalami penuaan. Kalau dia menua, bisa saja respons imunitasnya turun atau mungkin kondisi yang lain, imunitas autoimun mungkin,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi tubuh manusia bersifat dinamis sehingga tidak ada jaminan kekebalan 100 persen terhadap suatu penyakit.

“Jadi artinya memang dinamika kompleks dalam tubuh bisa membuat proses yang seharusnya seperti itu, bisa berubah. Makannya pada manusia kami tidak pernah bilang 100 persen pasti. Kita berbicara probability,” katanya.

Baca Juga:  Guru MTs Depok Dipecat Usai Sebar Brosur Asusila di Tangsel, Diduga Idap HIV Sejak 2014

Sementara itu, Ketua Satgas Vaksinasi PAPDI Dr dr Sukamto Koesnoe, SpPD K-A.I FINASIM menegaskan pentingnya vaksinasi campak bagi orang dewasa.

“Jadi vaksinasi campak untuk dewasa perlu nggak? Sangat perlu, tidak hanya perlu, tapi sangat perlu. Dikatakan, dua dosis itu akan meningkatkan efektivitas, daripada hanya satu dosis saja,” kata dr Sukamto.

Ia juga menyebut beberapa kelompok dewasa yang berisiko tinggi terkena campak, antara lain imunokompromais seperti penderita HIV/AIDS, kanker, pengguna imunosupresan, penderita penyakit kronis, tenaga kesehatan, pelancong ke daerah endemis, serta ibu hamil. HUM/GIT

TAGGED: campak dewasa, dokter indonesia, imun menurun, imun tubuh, kesehatan masyarakat, papdi, pencegahan penyakit, penyakit campak, risiko campak, vaksin campak, vaksinasi dewasa, waning immunity
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik
1 April 2026
Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia
1 April 2026
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Bosnia
1 April 2026
Pemerintah Segera Umumkan Kebijakan WFH Sehari Per Pekan
31 Maret 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Kutuk Serangan Israel
31 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik
1 April 2026
Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia
1 April 2026
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Bosnia
1 April 2026
Pemerintah Segera Umumkan Kebijakan WFH Sehari Per Pekan
31 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik

Olahraga

Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia

Olahraga

Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Bosnia

Pemerintahan

Pemerintah Segera Umumkan Kebijakan WFH Sehari Per Pekan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?