MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Gus Yahya Sungkem ke Sinta Wahid Usai Gus Dur Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Publisher: Redaktur 10 November 2025 3 Min Read
Share
Ketua Umum PBNU Gus Yahya sungkem kepada Sinta Nuriyah Wahid usai penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Gus Dur di Istana Negara, Jakarta.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Momen haru terjadi di Istana Negara, Jakarta, saat Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Senin 10 November 2025.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya tampak sungkem kepada istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid.

Upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional berlangsung khidmat di Istana Negara, disaksikan langsung oleh para ahli waris dari sepuluh tokoh penerima gelar. Seusai penyerahan penghargaan, Presiden Prabowo menyalami satu per satu keluarga penerima gelar, termasuk keluarga besar almarhum Gus Dur.

Baca Juga:  Respons Gaduh Gus Miftah: Putri Gus Dur Sindir Pemuka Agama Jalur Ngaku-ngaku

Momen haru terjadi ketika Gus Yahya, yang juga Ketua Umum PBNU, menghampiri Sinta Nuriyah Wahid yang duduk di kursi roda. Dengan penuh hormat, Gus Yahya sungkem dan mencium tangan Sinta sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga Gus Dur.

Selain Gus Yahya, Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga terlihat melakukan hal serupa. Keduanya sempat berbincang ringan bersama Sinta di sela acara.

Gelar Pahlawan Nasional kepada Gus Dur diberikan atas jasa-jasanya dalam memperjuangkan nilai-nilai demokrasi, pluralisme, serta pengabdian di bidang politik dan pendidikan Islam.

Selain Gus Dur, sembilan tokoh lainnya juga menerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini, antara lain:

  1. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Tokoh Jawa Timur, bidang perjuangan politik dan pendidikan Islam.
  2. Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto – Tokoh Jawa Tengah, bidang perjuangan bersenjata dan politik.
  3. Marsinah – Tokoh Jawa Timur, bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan.
  4. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Tokoh Jawa Barat, bidang perjuangan hukum dan politik.
  5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Tokoh Sumatera Barat, bidang perjuangan pendidikan Islam.
  6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Tokoh Jawa Tengah, bidang perjuangan bersenjata.
  7. Sultan Muhammad Salahuddin – Tokoh NTB, bidang perjuangan pendidikan dan diplomasi.
  8. Syaikhona Muhammad Kholil – Tokoh Jawa Timur, bidang perjuangan pendidikan Islam.
  9. Tuan Rondahaim Saragih – Tokoh Sumatera Utara, bidang perjuangan bersenjata.
  10. Zainal Abidin Syah – Tokoh Maluku Utara, bidang perjuangan politik dan diplomasi.
Baca Juga:  Wali Kota Denpasar Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Presiden Prabowo Terkait Penonaktifan BPJS PBI

Upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta sejumlah pejabat negara dan menteri Kabinet Merah Putih. HUM/GIT

TAGGED: gelar pahlawan nasional, gus dur, Gus Yahya, Prabowo Subianto, Sinta Wahid
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Serah terima jabatan dari Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, Dirjen Imigrasi yang baru.
Estafet Baru, Hendarsam Marantoko Resmi Jadi Dirjen Imigrasi
1 April 2026
Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik
1 April 2026
Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia
1 April 2026
Pernah Kena Campak Waktu Kecil, Benarkah Kebal Seumur Hidup? Ini Kata Dokter
1 April 2026
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Bosnia
1 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Serah terima jabatan dari Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, Dirjen Imigrasi yang baru.
Estafet Baru, Hendarsam Marantoko Resmi Jadi Dirjen Imigrasi
1 April 2026
Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik
1 April 2026
Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia
1 April 2026
Pernah Kena Campak Waktu Kecil, Benarkah Kebal Seumur Hidup? Ini Kata Dokter
1 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Serah terima jabatan dari Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, Dirjen Imigrasi yang baru.
Imigrasi

Estafet Baru, Hendarsam Marantoko Resmi Jadi Dirjen Imigrasi

Nasional

Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik

Olahraga

Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia

Nasional

Pernah Kena Campak Waktu Kecil, Benarkah Kebal Seumur Hidup? Ini Kata Dokter

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?