MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ponpes Al Khoziny Sampaikan Permintaan Maaf atas Tragedi Ambruknya Bangunan, 67 Santri Meninggal Dunia

Publisher: Redaktur 9 Oktober 2025 3 Min Read
Share
Ketua Alumni Pondok Pesantren Al Khoziny Zainal Abidin.
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak atas terjadinya tragedi ambruknya bangunan ponpes pada Senin, 29 September 2025. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 67 santri dinyatakan meninggal dunia.

Ketua Alumni Ponpes Al Khoziny, Zainal Abidin, mewakili pengasuh pondok pesantren, menyampaikan belasungkawa yang mendalam serta permohonan maaf karena belum mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para santri.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Mewakili keluarga ndalem (pengasuh pondok pesantren) manakala kami belum bisa memberikan pelayanan kepada santri secara maksimal,” ujar Zainal, Rabu, 8 Oktober 2025.

Zainal meyakini, para santri yang meninggal dunia dalam musibah ini wafat dalam keadaan husnul khotimah, karena mereka berpulang saat beribadah dan menuntut ilmu.

Baca Juga:  17 Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Berhasil Teridentifikasi

“Karena beliau datang ke sini tholabul ilmi (menuntut ilmu), kemudian punya wudhu dan sedang melaksanakan salat. Itu ciri yang luar biasa dan sulit ditemukan. Saya yakin mereka-mereka itu husnul khotimah dan sedang menanti di surganya Allah Ta’ala,” tuturnya.

Sebagai bentuk penghormatan, pihak pondok pesantren memberikan badal umrah bagi para korban yang meninggal dunia. Prosesi badal umrah tersebut dilakukan oleh para alumni Ponpes Al Khoziny yang kini berada di Makkah, Arab Saudi.

“Kami juga memberikan hadiah kepada korban, khususnya yang meninggal dunia kami badalkan umrah. Kami data orangnya dan kami umrahkan mereka. Itu yang sampai hari ini kami lakukan,” ujar Zainal yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Sidoarjo.

Baca Juga:  Total 51 Korban Ponpes Al Khoziny Ambruk Teridentifikasi, Sisa 13 Jasad

Selain itu, pihak ponpes turut menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban, masyarakat, serta awak media apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan selama proses evakuasi berlangsung.

“Kami mohon maaf kepada semua masyarakat yang mungkin selama perjalanan hari pertama sampai hari ini ada hal-hal yang kurang mengenakkan hati. Khususnya kepada teman-teman media, wartawan yang mungkin karena situasi seperti ini mendapatkan perlakuan yang kurang nyaman dari para santri,” pungkasnya.

Sebagai informasi, bangunan Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin, 29 September 2025, sore hari. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyelesaikan operasi pencarian korban pada hari kesembilan, Selasa, 7 Oktober 2025. Dalam kejadian tersebut, sebanyak 104 orang berhasil selamat, sementara 67 orang meninggal dunia, delapan di antaranya ditemukan dalam kondisi potongan tubuh (body part). HUM/GIT

Baca Juga:  Kisah Amellia, Sopir Ambulans Wanita yang Siaga Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny
TAGGED: ambruknya bangunan, Basarnas Sidoarjo, korban santri meninggal, permintaan maaf ponpes, Ponpes Al Khoziny, tragedi pondok pesantren, Zainal Abidin
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Sabu di Jakarta Timur, Stiker Sedot WC Jadi Kode Tempel
17 Juni 2026
Bareskrim Tahan Dua Direktur PT SJU dalam Kasus Tambang Emas Ilegal
17 Juni 2026
Diskusi Pejabat di UGM Digeruduk Mahasiswa, Kabakom Qodari Tegaskan Demokrasi Harus Dialog
17 Juni 2026
PDI-P Bantah Tudingan BEM Bersatu soal Kaitan Tiyo Ardianto dengan Setyo Sularso
17 Juni 2026
Tunisia Dikabarkan Pecat Sabri Lamouchi Usai Dibantai Swedia di Piala Dunia 2026
16 Juni 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Sabu di Jakarta Timur, Stiker Sedot WC Jadi Kode Tempel
17 Juni 2026
Bareskrim Tahan Dua Direktur PT SJU dalam Kasus Tambang Emas Ilegal
17 Juni 2026
Diskusi Pejabat di UGM Digeruduk Mahasiswa, Kabakom Qodari Tegaskan Demokrasi Harus Dialog
17 Juni 2026
PDI-P Bantah Tudingan BEM Bersatu soal Kaitan Tiyo Ardianto dengan Setyo Sularso
17 Juni 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Sabu di Jakarta Timur, Stiker Sedot WC Jadi Kode Tempel

Bareskrim

Bareskrim Tahan Dua Direktur PT SJU dalam Kasus Tambang Emas Ilegal

Nasional

Diskusi Pejabat di UGM Digeruduk Mahasiswa, Kabakom Qodari Tegaskan Demokrasi Harus Dialog

Nasional

PDI-P Bantah Tudingan BEM Bersatu soal Kaitan Tiyo Ardianto dengan Setyo Sularso

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?