MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Respons Kepala BGN soal Desakan Hentikan Program Makan Bergizi Gratis

Publisher: Redaktur 24 September 2025 2 Min Read
Share
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id  – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana merespons desakan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai kasus keracunan siswa dengan menyatakan menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto, Rabu 24 September 2025.

Dadan mengatakan belum bisa memastikan kapan pihaknya akan membahas program MBG bersama Presiden Prabowo Subianto.

“Saya ikut arahan Presiden, tidak berani mendahului,” ujar Dadan.

“Menunggu arahan Presiden,” tambahnya.

Sebelumnya, Jaringan Pemantauan Pendidikan Indonesia (JPPI) meminta program MBG dihentikan.

Koordinator Program dan Advokasi JPPI, Ari Hadianto, menyampaikan hal tersebut dalam rapat dengar pendapat umum dengan Komisi IX DPR RI pada Senin 22 September 2025.

Baca Juga:  Fraksi Golkar Surabaya Wajib Jalankan Keputusan KIM Dukung Gibran Jadi Cawapres 2024

Ari menyebut temuan dugaan keracunan terjadi karena kesalahan sistem di BGN.

“Tolong wakilkan kami untuk sampaikan ini kepada Pak Prabowo. Pertama, hentikan program MBG sekarang juga. Ini bukan kesalahan teknis, tapi kesalahan sistem di BGN karena kejadiannya menyebar di berbagai daerah,” kata Ari.

Kasus dugaan keracunan siswa akibat program MBG sebelumnya mencuat di sejumlah daerah. Beberapa siswa dilaporkan mengalami gejala mual hingga pusing setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, DPR RI melalui Komisi IX menggelar rapat dengar pendapat umum dengan melibatkan JPPI untuk mendengar aspirasi masyarakat dan temuan di lapangan.

Baca Juga:  Golkar Siapkan Pengganti Legislator Jadi Menteri, Adies Kadir: Kami akan Segera Lakukan PAW

Dalam rapat itu, JPPI menegaskan kembali bahwa pelaksanaan MBG harus dievaluasi menyeluruh. Menurut JPPI, persoalan bukan hanya teknis distribusi, melainkan kesalahan sistem yang melibatkan tata kelola di tubuh BGN.

Meski begitu, hingga kini pemerintah pusat belum memutuskan langkah resmi terhadap masa depan program MBG. BGN menegaskan posisinya menunggu keputusan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. HUM/GIT

TAGGED: BGN, Dadan Hindayana, Jakarta, Kasus keracunan, Kepala BGN, Makan Bergizi, Prabowo Subianto
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor WO Kamuya di kawasan Rungkut
Sidak Armuji Bongkar Dugaan Penipuan WO Kamuya di Surabaya: Janji Manis Paket Murah, Ujungnya Batal Sepihak
1 April 2026
Serah terima jabatan dari Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, Dirjen Imigrasi yang baru.
Estafet Baru, Hendarsam Marantoko Resmi Jadi Dirjen Imigrasi
1 April 2026
Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik
1 April 2026
Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia
1 April 2026
Pernah Kena Campak Waktu Kecil, Benarkah Kebal Seumur Hidup? Ini Kata Dokter
1 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Serah terima jabatan dari Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, Dirjen Imigrasi yang baru.
Estafet Baru, Hendarsam Marantoko Resmi Jadi Dirjen Imigrasi
1 April 2026
Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik
1 April 2026
Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia
1 April 2026
Pernah Kena Campak Waktu Kecil, Benarkah Kebal Seumur Hidup? Ini Kata Dokter
1 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor WO Kamuya di kawasan Rungkut
Pemerintahan

Sidak Armuji Bongkar Dugaan Penipuan WO Kamuya di Surabaya: Janji Manis Paket Murah, Ujungnya Batal Sepihak

Serah terima jabatan dari Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, Dirjen Imigrasi yang baru.
Imigrasi

Estafet Baru, Hendarsam Marantoko Resmi Jadi Dirjen Imigrasi

Nasional

Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik

Olahraga

Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?