MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Jejak Eks Stafsus Nadiem di Australia: Jurist Tan Tersangka Korupsi Laptop Diburu Kejagung

Publisher: Redaktur 23 Juli 2025 3 Min Read
Share
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kabar terbaru dalam pusaran kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kian memanas.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menginformasikan bahwa salah satu tersangka kunci, Jurist Tan (JT/JS), mantan staf khusus Mendikbudristek era Nadiem Makarim, kini terdeteksi berada di Australia. Kejaksaan Agung (Kejagung) pun menyatakan akan segera menindaklanjuti informasi krusial ini.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, memastikan bahwa setiap informasi yang diterima akan ditindaklanjuti.

“Setiap informasi yang kita terima akan kami tindak lanjuti,” kata Anang singkat pada Kamis 17 Juli 2025.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keberadaan Jurist Tan.

Baca Juga:  KPK Geledah Rumah Ridwan Kamil Terkait Kasus Korupsi Bank BJB, Apa Statusnya?

Jurist Tan merupakan satu dari empat tersangka yang ditetapkan Kejagung dalam kasus ini, namun ia belum ditahan karena diketahui tidak berada di Indonesia.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi informasi keberadaan Jurist Tan di Australia selama sekitar dua bulan terakhir.

Jurist diduga terlihat di Kota Sydney dan di sekitar kota pedalaman Alice Spring. MAKI pun mendesak Kejagung untuk segera menerbitkan Red Notice Interpol terhadap Jurist Tan.

“Dalam sistem pergaulan internasional untuk memulangkan Tersangka ke dalam negeri maka dibutuhkan kerjasama dengan Interpol, untuk itu kami mendesak Kejagung segera memasukkan Jurist Tan ke dalam daftar Red Notice Interpol di kantor pusat Interpol di Lyon Perancis,” tegas Boyamin pada Rabu 16 Juli 2025.

Baca Juga:  Kejari Bandung Periksa Wakil Wali Kota Erwin Terkait Dugaan Korupsi di Pemkot Bandung

Boyamin menegaskan akan segera menyerahkan data dan informasi ini kepada penyidik Kejagung demi membantu proses pengejaran dan pemulangan Jurist Tan.

“Semoga dengan data dan informasi tersebut menjadikan Jurist Tan dapat dipulangkan ke Indonesia, dilakukan penahanan dan selanjutnya proses persidangan PN Tipikor Jakarta Pusat,” harapnya.

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook ini telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 1,9 triliun.

Proyek dengan anggaran Rp 9,3 triliun dari APBN dan DAK 2020-2022 ini awalnya bertujuan untuk mendukung digitalisasi pendidikan di daerah 3T. Namun, 1,2 juta unit laptop yang dibeli diduga tidak dapat digunakan secara optimal.

Baca Juga:  Menkum: RI Tunggu Hasil Sidang di Singapura untuk Pulangkan Paulus Tannos

Selain Jurist Tan, tiga tersangka lain yang telah ditetapkan Kejagung adalah:

1. Sri Wahyuningsih (SW), Direktur SD pada Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah 2020-2021.

2. Mulyatsyah (MUL), Direktur SMP Kemendikbudristek 2020.

3. Ibrahim Arief (IBAM), Konsultan Perorangan Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah.

MAKI juga terus mendesak Kejagung untuk mengembangkan pengusutan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan menetapkan tersangka lain, termasuk menggali lebih dalam dugaan keterlibatan Nadiem Makarim.

Boyamin bahkan mengancam akan mengajukan gugatan praperadilan jika tidak ada penambahan tersangka atau jika kasus ini mangkrak di kemudian hari. HUM/GIT

TAGGED: Anang Supriatna, Boyamin Saiman, Ibrahim Arief, Jurist Tan, Kapuspenkum Kejagung, Kejagung, Koordinator MAKI, Korupsi, laptop Chromebook, MAKI, Mulyatsyah, Sri Wahyuningsih
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KSAL Ungkap 23 Marinir Sedang Latihan di Cisarua Saat Longsor Terjadi
27 Januari 2026
KSAL: 23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, 4 Ditemukan Meninggal
27 Januari 2026
KPK Tanggapi Pernyataan Noel soal Operasi Tipu-tipu, Minta Fokus Persidangan
27 Januari 2026
Noel Klaim Mendapat Informasi A1, Minta Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Berhati-hati
27 Januari 2026
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Sampaikan Harapan Hukum Mati dalam Kasus Korupsi
27 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KSAL Ungkap 23 Marinir Sedang Latihan di Cisarua Saat Longsor Terjadi
27 Januari 2026
KSAL: 23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, 4 Ditemukan Meninggal
27 Januari 2026
KPK Tanggapi Pernyataan Noel soal Operasi Tipu-tipu, Minta Fokus Persidangan
27 Januari 2026
Noel Klaim Mendapat Informasi A1, Minta Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Berhati-hati
27 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

KKP Gelar Penghormatan Terakhir Tiga Korban Pesawat ATR 42-500
25 Januari 2026
Yusril Tegaskan WNI Masuk Militer Asing Tak Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan
26 Januari 2026
Suasana Rumah Duka Kopilot ATR 42-500 Farhan Gunawan di Makassar
25 Januari 2026
Dua Anggota Polres Cimahi Gugur Tertabrak Truk TNI Saat Tugas Penanganan Longsor
26 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

KSAL Ungkap 23 Marinir Sedang Latihan di Cisarua Saat Longsor Terjadi

Peristiwa

KSAL: 23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, 4 Ditemukan Meninggal

Korupsi

KPK Tanggapi Pernyataan Noel soal Operasi Tipu-tipu, Minta Fokus Persidangan

Korupsi

Noel Klaim Mendapat Informasi A1, Minta Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Berhati-hati

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?