MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya: Kebocoran Ruang Mesin dan Cuaca Ekstrem Diduga Pemicu Tenggelamnya Kapal di Selat Bali

Publisher: Redaktur 6 Juli 2025 2 Min Read
Share
Petugas melakukan pencarian dalam operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Musibah tragis menimpa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali pada Kamis lalu.

Kapal yang mengangkut 65 orang dan 22 kendaraan itu tenggelam, mengakibatkan enam orang tewas, 29 penumpang masih hilang, dan 30 lainnya berhasil selamat. Operasi pencarian korban pun terus diperluas hingga saat ini.

Lalu, apa yang sebenarnya menyebabkan kapal feri nahas ini karam? Dua dugaan kuat muncul ke permukaan karena kebocoran di ruang mesin dan faktor cuaca ekstrem.

Menurut laporan awal dari operator penyeberangan kapal, KMP Tunu Pratama Jaya diduga tenggelam karena kebocoran di ruang mesin.

Baca Juga:  Terungkap! Kondisi KMP Tunu Pratama Jaya di Dasar Selat Bali: Utuh, Terbalik, dan Tanpa Tumpahan Minyak

Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, Bali, ini dilaporkan mengalami insiden serius tersebut.

“Dilaporkan dari area Dermaga LCM Gilimanuk, KMP Tunu Pratama Jaya mengalami kebocoran di ruang mesin dan terbalik,” demikian keterangan operator, pada Sabtu 5 Juli 2025.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa kru kapal sempat meminta bantuan pada pukul 00.16 WITA, sebelum kemudian mengalami black out atau pemadaman total sekitar pukul 00.19 WITA. Pada saat itu, posisi kapal sudah terbalik dan hanyut terbawa arus ke arah selatan.

Selain kebocoran mesin, faktor cuaca juga diduga kuat menjadi penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli (KBPP), Ni Putu Cahyani Negara, menyebutkan bahwa kondisi ombak di Selat Bali pada hari kejadian cukup tinggi.

Baca Juga:  Pengangkatan KMP Tunu Pratama Jaya Terkendala Kedalaman dan Posisi Terbalik

“Informasi dari BMKG hari ini ombak sekitar 1,7 meter hingga 2,5 meter,” kata Cahyani. Ketinggian gelombang seperti ini tentu dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan pelayaran, terutama jika dikombinasikan dengan masalah teknis pada kapal.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap 29 korban yang hilang. HUM/GIT

TAGGED: KMP Tunu Pratama Jaya, operasi SAR, perairan Selat Bali, tenggelam
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kejagung Kerahkan Tim 9, Libatkan KPK hingga LPSK Bongkar Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
24 Juli 2026
Komjak Turun Tangan, Tim Khusus Pantau Langsung Penyidikan Kasus TPPU Febrie Adriansyah di Kejagung
24 Juli 2026
Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan di Singapura
23 Juli 2026
Kasus Hibah Pokmas Jatim, KPK Ungkap Suap Rp 6,4 Miliar ke Anwar Sadad
23 Juli 2026
Cinta Segitiga Berujung Maut, Mondy Tatto Terseret Kasus Pembunuhan Anak Punk
23 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kejagung Kerahkan Tim 9, Libatkan KPK hingga LPSK Bongkar Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
24 Juli 2026
Komjak Turun Tangan, Tim Khusus Pantau Langsung Penyidikan Kasus TPPU Febrie Adriansyah di Kejagung
24 Juli 2026
Cinta Segitiga Berujung Maut, Mondy Tatto Terseret Kasus Pembunuhan Anak Punk
23 Juli 2026
Jaksa Agung Mutasi 8 Kajati, Ini Daftar Kepala Kejaksaan Tinggi yang Baru
23 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

Kejagung Kerahkan Tim 9, Libatkan KPK hingga LPSK Bongkar Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Kejaksaan

Komjak Turun Tangan, Tim Khusus Pantau Langsung Penyidikan Kasus TPPU Febrie Adriansyah di Kejagung

Hukum

Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan di Singapura

Korupsi

Kasus Hibah Pokmas Jatim, KPK Ungkap Suap Rp 6,4 Miliar ke Anwar Sadad

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?