MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Tak Ada Pungutan untuk Safari Wukuf Lansia

Publisher: Redaktur 12 Juni 2025 3 Min Read
Share
Menag Nasaruddin Umar (baju putih).
Ad imageAd image

MAKKAH, Memoindonesia.co.id – Isu tak sedap mengenai adanya pungutan biaya dari petugas kepada jemaah haji, khususnya peserta safari wukuf lanjut usia (lansia), ditepis langsung oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.

Menag menegaskan bahwa kabar tersebut sama sekali tidak benar dan telah diklarifikasi oleh pihak Kementerian Agama.

“Mengenai isu bahwa ada pungutan safari wukuf kami juga sudah clearkan kemarin bersama Pak Dirjen juga, sekali lagi saya sampaikan tidak benar adanya itu,” kata Nasaruddin di Makkah, Rabu 11 Juni 2025.

Menag Nasaruddin menjelaskan bahwa memang ada jemaah yang menitipkan atau memberikan uang kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Baca Juga:  Timwas DPR Soroti Karut-Marut Penyelenggaraan Haji 2025: Evaluasi Menyeluruh Mendesak

Namun, uang tersebut bukanlah untuk keperluan safari wukuf, melainkan untuk keperluan lain seperti badal haji, sesuai dengan kesepakatan antara jemaah dan KBIH masing-masing.

“Badal haji kan memang ada itu berurusan dengan KBIH bukan PPIH dan itu ada memang pungutan dan itu badal haji itu kan ada paketnya. Misalnya mulai dari umrah wajib ya kan, kemudian Arafah, Muzdalifah, Mina sampai ke tawaf ifadah, jamaratnya juga. Jadi memang ada pungutan dilakukan oleh KBIH untuk badal haji itu,” tegasnya.

Menag kembali menegaskan bahwa tidak ada pungutan apapun kepada jemaah haji yang mengikuti program safari wukuf.

Baca Juga:  Petugas Haji Amankan Silet, Ulekan hingga Cairan

Untuk memastikan hal ini, Inspektorat Kementerian Agama bahkan telah turun tangan langsung untuk melakukan pengecekan di lapangan.

“Jadi isu bahwa ada pungutan dari jemaah oleh petugas itu sama sekali tidak benar, bahkan nama-namanya pun Inspektorat kami sudah turunkan. Jadi saya ingin mengklarifikasi apa yang disampaikan kemarin oleh teman-teman itu ya mungkin belum terkonfirmasi langsung disampaikan. Padahal itu sesungguhnya tidak benar adanya dan kita sudah klarifikasi semua, kita panggil orangnya juga,” jelasnya.

Di tengah klarifikasi isu pungutan, Menag Nasaruddin juga menyampaikan kabar baik. Sejumlah negara memberikan apresiasi tinggi kepada jemaah haji Indonesia yang dikenal tertib dan selalu mematuhi arahan petugas.

Baca Juga:  Jemaah Haji Puas Pelayanan Imigrasi Surabaya, Kakanim Ramdhani: Kami Akan Terus Evaluasi dan Perbaiki Diri agar Semakin Lebih Baik

Bahkan, Menteri Agama dari beberapa negara, termasuk Mesir dan Yordania, secara langsung menanyakan kepada Menag Nasaruddin tentang bagaimana cara Indonesia mengatur jemaah haji yang mencapai 203 ribu orang.

“Jadi pengakuan oleh luar negeri terhadap jemaah haji kita termasuk Mesir dan juga kemarin menteri agamanya Jordan mengapresiasi bahwa ketertiban jemaah haji kita itu kesabarannya juga itu diacungkan jempol,” pungkas Menag, menunjukkan kebanggaannya terhadap jemaah Indonesia. HUM/GIT

TAGGED: Inspektorat Kementerian Agama, KBIH, Menag, Nasaruddin Umar, PPIH, safari wukuf
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun, Ajukan Banding, KPK Masih Kaji Putusan
1 Agustus 2026
KY Bongkar Tren Pelanggaran Hakim 2026, Ada Suap, Judol, Perselingkuhan hingga Pelecehan
1 Agustus 2026
Sahroni Desak Mutasi Besar-besaran Hakim usai Pelanggaran Etik Naik 100 Persen
1 Agustus 2026
Polisi Periksa Lima Saksi Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Klinik Mordent Jakarta
1 Agustus 2026
Staf Administrasi KPK Jadi Tersangka, Bocorkan Informasi hingga Ayah Peras Bupati Pemalang
31 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun, Ajukan Banding, KPK Masih Kaji Putusan
1 Agustus 2026
KY Bongkar Tren Pelanggaran Hakim 2026, Ada Suap, Judol, Perselingkuhan hingga Pelecehan
1 Agustus 2026
Sahroni Desak Mutasi Besar-besaran Hakim usai Pelanggaran Etik Naik 100 Persen
1 Agustus 2026
Polisi Periksa Lima Saksi Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Klinik Mordent Jakarta
1 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun, Ajukan Banding, KPK Masih Kaji Putusan

Hukum

KY Bongkar Tren Pelanggaran Hakim 2026, Ada Suap, Judol, Perselingkuhan hingga Pelecehan

Hukum

Sahroni Desak Mutasi Besar-besaran Hakim usai Pelanggaran Etik Naik 100 Persen

Hukum

Polisi Periksa Lima Saksi Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Klinik Mordent Jakarta

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?