MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

1.000 Jemaah Aboge di Probolinggo Gelar Salat Iduladha Hari Ini, Lebih Lambat dari Umumnya

Publisher: Redaktur 8 Juni 2025 3 Min Read
Share
Jemaah Aboge di Probolinggo gelar salat Iduladha.
Ad imageAd image

PROBOLINGGO, Memoindonesia.co.id – Di tengah perayaan Iduladha yang sebagian besar umat Islam telah laksanakan beberapa hari lalu, ribuan jemaah penganut kepercayaan Aboge (Alif-Rabo-Wage) di empat kecamatan wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, justru baru menggelar salat Iduladha mereka pagi ini, Minggu, 8 Juni 2025. Total ada lebih dari 1.000 jemaah Aboge yang mengikuti salat Iduladha tersebut.

Salat Id berlangsung khidmat di Musala Al-Barokah, Dusun Krajan, Desa Leces. Suasana kekeluargaan terlihat jelas, di mana jemaah yang hadir turut membawa makanan untuk diserahkan ke rumah kiai Aboge, menambah nuansa kebersamaan dalam perayaan ini. Salat Iduladha dimulai tepat pukul 06.30 WIB.

Baca Juga:  Sekeluarga Tewas Laka Probolinggo, Anak Bungsu di Blitar Jadi Sebatang Kara

Penundaan salat Iduladha jemaah Aboge ini bukan tanpa alasan. Mereka menggunakan perhitungan berdasarkan kitab Jawa kuno atau Mujarrobat, yang berbeda dengan kalender Hijriah yang umum digunakan oleh mayoritas umat Islam.

Untuk tahun ini, Iduladha Aboge dihitung berdasarkan metode Sarpatji, yaitu bulan Besar (Rajeh), hari keempat dengan pasaran siji yang jatuh pada Ahad Legi.

Perhitungan ini bertepatan dengan tahun Jim Awal 1446 Hijriah. Jadi, 1 Zulhijah atau Besar Papat Siji alias 4-1, dengan patokan Jumat Pon, sehingga tanggal 10 Zulhijah jatuh pada Minggu pagi atau Ahad Legi tanggal 8 Juni 2025.

Usman, salah satu jemaah Aboge, menjelaskan bahwa perhitungan hari besar keagamaan ini sudah menjadi tradisi turun-temurun dari nenek moyang jemaah Aboge yang setia berpedoman pada kitab Jawa kuno atau Mujarrobat. Bahkan, menurut Usman, hitungan hari besar untuk delapan tahun ke depan pun sudah dapat diketahui.

Baca Juga:  Ini Langkah Imigrasi Malang Cegah TPPO Modus Penyelundupan Manusia lewat Kapal Kargo

“Kami hari ini (Minggu pagi), jemaah Aboge gelar salat hari raya Idul Adha, kalau hitungan kami berpedoman dengan kitab Mujarrobat, sudah menjadi turun-temurun jemaah Aboge dan saling hormat, serta hidup rukun sama tetangga,” ujar Usman.

Meski memiliki perbedaan dalam penentuan tanggal hari raya, jemaah Aboge selalu mengedepankan toleransi dan kerukunan hidup bertetangga. Hal ini patut menjadi contoh di tengah keberagaman Indonesia.

Meski berbeda dalam penentuan tanggal, tidak ada perbedaan dalam pelaksanaan salat Iduladha antara Islam Aboge dengan Islam pada umumnya. Salat tetap digelar dua rakaat, dengan tujuh kali takbir di rakaat pertama, dan lima kali takbir di rakaat kedua.

Baca Juga:  KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Jatim Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah APBD

Satu hal yang menjadi catatan pada perayaan Iduladha kali ini adalah keputusan jemaah Aboge untuk tidak menyembelih hewan kurban karena faktor perekonomian. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi dan keyakinan tetap disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan jemaah. HUM/GIT

TAGGED: aboge, iduladha, jemaah, Probolinggo, salat iduladha
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Seribu Polisi Hutan Dikerahkan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
24 Agustus 2026
Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita
23 Agustus 2026
Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Seribu Polisi Hutan Dikerahkan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
24 Agustus 2026
Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Seribu Polisi Hutan Dikerahkan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan

Hukum

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita

Korupsi

Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran

Politik

PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?