MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Analisis Pengamat Jika Emil Dardak Masuk Bursa Pilwali Surabaya 2024

Publisher: Redaktur 4 Juni 2024 3 Min Read
Share
Emil Elestianto Dardak.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Nama Emil Elestianto Dardak muncul dalam bursa calon wali kota (cawali) Surabaya 2024 berdasarkan hasil survei LSI Denny JA. Dalam survei tersebut, elektabilitas Emil berada di angka 9,5 persen.

Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Fahrul Muzaqqi menyatakan bahwa peluang Emil untuk turun di Pilwali Surabaya 2024 sangat tipis. “Menurut saya kok tipis ya peluangnya,” kata Fahrul pada Senin, 3 Juni 2024.

Fahrul menjelaskan bahwa Emil sebenarnya memiliki popularitas dan elektabilitas yang cukup baik jika harus bertarung melawan petahana Eri Cahyadi di Pilwali Surabaya 2024. Apalagi, kinerja dan rekam jejak Emil selama menjabat sebagai Bupati Trenggalek dan Wakil Gubernur Jawa Timur sudah dikenal oleh warga Surabaya.

Baca Juga:  Ujian Doktoral di Unair, Menteri AHY Disambut 7 Penguji Disertasi

Namun, Fahrul menambahkan bahwa level Emil sudah bukan lagi di pilkada kota melainkan pilkada level gubernur atau bahkan menteri.

“Kan jadinya turun level kalau di Surabaya. Apalagi kita tahu Bu Khofifah ini sekarang kan ingin maju lagi sama Mas Emil, dan beberapa partai sudah memberi rekomendasi sepaket,” katanya.

“Saya kira peluangnya kecil, meski tidak ada yang tidak mungkin di politik. Kalau perkara kompetitif menang atau kalah, sangat kompetitif melawan petahana. Hanya saja level Mas Emil ini sudah di pilgub atau bahkan bursa menteri,” tambahnya.

Sebelumnya, LSI Denny JA merilis hasil survei elektabilitas nama-nama yang digadang-gadang bakal maju Pilwali Surabaya 2024. Eri sebagai petahana unggul jauh dari nama-nama lainnya. Secara individu, elektabilitas Eri mencapai 55,6 persen, sedangkan dua nama di bawahnya adalah Emil Dardak dan Ahmad Dhani dengan persentase elektabilitas masing-masing 9,5 persen dan 3,3 persen.

Baca Juga:  Elektabilitas Parpol di Dapil Neraka Jatim Versi The Republic Institute

“Hingga periode survei, Eri Cahyadi masih mendapatkan tingkat keterpilihan atau elektabilitas tertinggi dibanding nama-nama lain yang beredar,” kata Peneliti LSI Denny JA, Ari Astariadi, pada Senin, 3 Juni 2024.

LSI Denny JA juga melakukan simulasi survei dengan pertanyaan tertutup yang melibatkan dua nama, yaitu Eri melawan Emil Dardak dan Eri melawan Ahmad Dhani. Dari kedua simulasi tersebut, Eri tetap unggul telak.

Saat dihadapkan dengan Emil Dardak, Eri mendapatkan sebanyak 56,7 persen suara dalam simulasi yang melibatkan responden. Sedangkan Emil Dardak hanya meraup 9,3 persen suara. HUM/GIT

TAGGED: Ahmad Dhani, Ari Astariadi, Bupati Trenggalek, cawali Surabaya 2024, Denny JA, elektabilitas, Emil Elestianto dardak, Peneliti LSI Denny JA, Pengamat Politik, Pilwali Surabaya 2024, survei LSI, Universitas Airlangga, Wakil Gubernur Jawa Timur
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Terdakwa Kasus Suap Migor Beli Rubicon Pakai Nama Eks Asisten Pribadi
15 Januari 2026
Majelis Hakim Cek Langsung Ferrari dan Harley Davidson dalam Sidang Kasus Migor
15 Januari 2026
Daftar Lengkap 19 Kajari Dimutasi Jaksa Agung, Salah Satunya Eks Jaksa KPK
15 Januari 2026
Hakim Ad Hoc Adukan Tunjangan Tak Berubah 13 Tahun ke Komisi III DPR
15 Januari 2026
Komisi III DPR Tindak Lanjuti Aduan Hakim Ad Hoc dengan Syarat Tak Mogok Sidang
15 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Terdakwa Kasus Suap Migor Beli Rubicon Pakai Nama Eks Asisten Pribadi
15 Januari 2026
Majelis Hakim Cek Langsung Ferrari dan Harley Davidson dalam Sidang Kasus Migor
15 Januari 2026
Daftar Lengkap 19 Kajari Dimutasi Jaksa Agung, Salah Satunya Eks Jaksa KPK
15 Januari 2026
Hakim Ad Hoc Adukan Tunjangan Tak Berubah 13 Tahun ke Komisi III DPR
15 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Sidang Perdana Eks Wamenaker Noel Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Digelar
13 Januari 2026
KPK Panggil Sekretaris Camat Kedungwaringin Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi
14 Januari 2026
Deretan Kasus Suap Pegawai Pajak Kembali Cederai DJP Kementerian Keuangan
14 Januari 2026
Daftar Lengkap 19 Kajari Dimutasi Jaksa Agung, Salah Satunya Eks Jaksa KPK
15 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Terdakwa Kasus Suap Migor Beli Rubicon Pakai Nama Eks Asisten Pribadi

Hukum

Majelis Hakim Cek Langsung Ferrari dan Harley Davidson dalam Sidang Kasus Migor

Kejaksaan

Daftar Lengkap 19 Kajari Dimutasi Jaksa Agung, Salah Satunya Eks Jaksa KPK

Hukum

Hakim Ad Hoc Adukan Tunjangan Tak Berubah 13 Tahun ke Komisi III DPR

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?