MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Wow, Prostitusi Anak di Surabaya Dibongkar Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Begini Modus Operandi Pelakunya

Publisher: Admin 1 November 2023 3 Min Read
Share
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Anggota unit V Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, membongkar praktik prostitusi online.

Kasus ini melibatkan anak di bawah umur di Surabaya. Pelaku berinisial IP (17), warga Kecamatan Wonokromo. Sontak perkara ini menjadi perhatian warga Surabaya.

Dua gadis yang terlibat adalah HM (16), warga Kota Surabaya, dan CH (16), asal Sidoarjo. Mereka dikenalkan kepada pelaku IP melalui media sosial Facebook dan grup Telegram.

Kanit V Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Yoga Prihandono, menjelaskan bahwa pengungkapan prostitusi ini dimulai dari patroli siber yang dilakukan oleh pihaknya dan anggota lainnya.

Baca Juga:  Kajati Jatim Minta Kajari Sidoarjo Jaga Amanah dan Kepercayaan yang Diberikan Pimpinan

Hasil dari patroli tersebut mengindikasikan adanya dugaan prostitusi online di salah satu hotel di kawasan Gubeng.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, ternyata praktik prostitusi tersebut melibatkan anak di bawah umur.

Dengan berbekal informasi dan hasil patroli siber, Yoga dan timnya segera melakukan pengejaran. Akhirnya, petugas berhasil mengamankan korban dan pelaku di lokasi yang sama.

Begini Modus Prostitusi Online yang Dijalankan Gadis Wonokromo

Polisi mengungkap modus kasus prostitusi online yang dijalankan pelaku berinisial IP (17), asal Kecamatan Wonokromo. Sebelum menawarkan dua gadis sebayanya ke pria hidung belang, ada proses yang dilalui IP.

Baca Juga:  Kemenkumham Jatim Salurkan 6,4 Miliar untuk Bantuan Hukum Gratis Selama 2023

Dalam merekrut keduanya, IP berkenalan di sebuah grup media sosial Telegram. Dari sana, IP dan dua gadis itu melanjutkan chat melalui pesan singkat WhatsApp. Setelah bersepakat berbincang di WhatsApp, IP membuat iklan penawaran di Facebook.

“IP juga merayu kedua korban dengan tipu muslihatnya agar mereka mau menuruti keinginan IP,” terang Yoga.

“Saat sudah meyakinkan kedua korban, IP kemudian membuat suatu iklan penawaran di salah satu grup Facebook, menunjukkan usia korban disertakan nomor WA,” imbuh mantan Kanitreskrim Polsek Tandes itu.

Sejauh ini, kata Yoga, IP sudah mendapat keuntungan dari dua kali transaksi. Rata-rata, IP menjual dua gadis sebayanya itu dengan kisaran harga Rp 500 ribu hingga Rp 1 Juta. Tergantung tamunya.

Baca Juga:  Polrestabes Gandeng Hiperhu Tayangkan Film Pendek Larangan Mabuk saat Berkendara Diputar di Seluruh Lokasi RHU Surabaya

“Sudah dua kali sejauh ini,” tegas Yoga.

“Jadi korban ini tidak tahu dan tidak sadar kalau dijual. Sejak awal, dia dibujuk bakal dijadikan LC (pemandu lagu, red). Dia tidak tahu sama sekali,” tutup alumnus Akademi Kepolisian (AKPOL) 2020 itu. (hum/bad)

TAGGED: Kencan Via Facebook, Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Prostitusi Anak, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Tanjung Perak, Telegram, Yoga Prihandono
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai Cawapres
7 Oktober 2026
Kejagung Siapkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Febrie Adriansyah, Tim 9 Turun
7 Oktober 2026
Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar
7 Oktober 2026
KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu
7 Oktober 2026
HGB Summarecon Berujung OTT, KPK Periksa Nusron Wahid
7 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai Cawapres
7 Oktober 2026
Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar
7 Oktober 2026
KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu
7 Oktober 2026
HGB Summarecon Berujung OTT, KPK Periksa Nusron Wahid
7 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai Cawapres

Kejaksaan

Kejagung Siapkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Febrie Adriansyah, Tim 9 Turun

Kejaksaan

Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar

Korupsi

KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?