MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

AALCO: Pengaruh Besar dalam Memperjuangkan Suara Asia-Afrika di Tingkat Global

Publisher: Admin 17 Oktober 2023 5 Min Read
Share
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly, ditunjuk sebagai Presiden the 61st Annual Session of AALCO yang mewakili Indonesia.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly, ditunjuk sebagai Presiden the 61st Annual Session of AALCO yang mewakili Indonesia.
Ad imageAd image

BALI, Memoindonesia.co.id – Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, menegaskan kembali peran besar Asian-African Legal Consultative Organization (AALCO) dalam mewakili kepentingan negara-negara di kawasan Asia-Afrika.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wapres Ma’ruf Amin saat memberikan sambutan pada acara the 61st Annual Session of AALCO di Bali, 16 Oktober. Dia menekankan bahwa AALCO berfungsi sebagai penggerak utama dalam memperjuangkan suara bangsa Asia dan Afrika di tingkat global.

“Suara bangsa Asia dan Afrika memainkan peran penting dalam membentuk arsitektur hukum internasional. AALCO harus menjadi mitra sejajar dengan organisasi regional dan global lainnya, dan memiliki posisi tawar yang kuat. Hal ini bertujuan agar pembentukan instrumen dan rezim hukum internasional tidak terkendali oleh negara-negara yang secara tradisional mendominasi tata hukum internasional,” kata Wapres Ma’ruf Amin seperti dalam rilis yang dikirim Seksi Teknologi dan Informasi Komuni

AALCO berakar pada semangat bahwa tata politik dan hukum internasional harus mencerminkan pandangan serta kepentingan bangsa Asia dan Afrika. Contohnya adalah potensi negara-negara Asia dan Afrika yang kaya akan sumber daya alam, namun juga dihadapkan pada tantangan pemberantasan kejahatan transnasional.

Baca Juga:  Dukung Percepatan Sertifikasi Tanah di Pulau Nusakambangan, Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan dari Kemenkumham

Sebagai contoh, dalam kasus illegal fishing dan wildlife crime, negara-negara Asia dan Afrika sering menjadi korban pelaku kejahatan yang menjarah persediaan ikan dan spesies liar di kawasan Asia-Afrika. Selain itu, negara-negara Asia-Afrika juga sering berurusan dengan proses pengembalian aset hasil kejahatan transnasional yang dilarikan ke luar negeri.

“Pemberantasan kejahatan transnasional dan pengembalian aset hasil kejahatan transnasional memerlukan perhatian serius dari negara-negara Asia dan Afrika yang sering kali menjadi korban. Diperlukan penguatan kerangka hukum internasional yang sejalan dengan kepentingan nasional negara-negara Asia dan Afrika,” tegasnya.

Wapres Ma’ruf Amin menutup sambutannya dengan pesan bahwa AALCO harus mampu menyediakan solusi konkret dan mengimplementasikannya sebagai kontribusi nyata dari negara-negara Asia-Afrika untuk mewujudkan tata dunia yang adil dan beradab.

Pada sesi pagi harinya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly, ditunjuk sebagai Presiden the 61st Annual Session of AALCO yang mewakili Indonesia. Amanah ini memiliki makna khusus karena Indonesia adalah salah satu negara pendiri AALCO yang lahir dari semangat pergerakan bangsa Asia dan Afrika untuk membebaskan diri dari belenggu kolonialisme dan imperialisme melalui Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada tahun 1955.

Baca Juga:  Megawati Rangkap Jabatan, Hasto Absen dari Struktur: Mungkinkah Ini Sinyal untuk Peran yang Lebih Besar?

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia akan memimpin rangkaian sidang 61st Annual Session of AALCO dari tanggal 16 hingga 20 Oktober 2023. Sidang ini akan membahas agenda-agenda yang telah dibicarakan pada sesi-sesi tahun sebelumnya, serta usulan baru dari negara-negara anggota AALCO.

Pada 61st Annual Session of AALCO tahun ini, sebagai tuan rumah, Indonesia secara aktif mengajukan usulan agenda baru terkait pembentukan Asset Recovery Expert Forum di antara negara-negara Asia-Afrika. Selain itu, Indonesia juga mengusulkan pembahasan subtopik baru pada agenda “the Law of the Sea”, yaitu terkait “Illegal Fishing as a Transnational Organized Crime”, serta dua subtopik baru pada pembahasan agenda “Environment and Sustainable Development”, yaitu “Combating Transnational Wildlife Crime” dan “Strengthening Asian-African Collaboration on Climate Change”.

Baca Juga:  Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Asian-African Legal Consultative Organization (AALCO) Ke-61

Usulan Indonesia mengenai pembentukan Asset Recovery Expert Forum sebagai penguatan dalam upaya pengembalian aset hasil kejahatan transnasional, isu illegal fishing sebagai kejahatan transnasional yang terorganisir, isu kejahatan terhadap satwa liar lintas batas, serta kerjasama negara Asia-Afrika terkait perubahan iklim merupakan hal penting yang perlu mendapat perhatian, tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari negara-negara Asia dan Afrika.

“Mari kita manfaatkan kesempatan pada 61st Annual Session of AALCO ini untuk membangkitkan semangat kerja sama antara negara-negara Asia dan Afrika. Semangat ini berakar pada Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 yang bersejarah di Bandung, dan akan tetap menjadi inti aspirasi kita bersama,” papar Yasonna.

“Sudah saatnya kita tidak hanya membahas masalah-masalah hukum, tetapi juga merefleksikan hasil dan prinsip-prinsip Konferensi Asia-Afrika untuk terus membimbing upaya bersama kita. Sesi tahunan ini merupakan bukti komitmen kita terhadap visi Asia dan Afrika, bekerja bersama untuk masa depan yang lebih baik,” pungkas Yasonna pada pidato pembukaannya sebagai Presiden 61st Annual Session of AALCO. (hum/cak)

TAGGED: AALCO, Asia Afrika, Asian-African Legal Consultative Organization, Bali, Menkumham Yasonna H Laoly, Wapres Ma’ruf Amin
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketua MA Sunarto Curhat Overload Perkara, Beban Hakim Agung Capai 2.384 Berkas Per Tahun
11 Februari 2026
Wakil Wali Kota Armuji bertemu satu meja bersama almarhum Adi Sutarwijono semasa hidup. Ia merasa kehilangan atas kepergian sahabatnya itu.
Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Kehilangan Penjaga Garis Perjuangan
11 Februari 2026
Kejagung Lacak Aset 11 Tersangka Dugaan Suap Kasus Limbah Sawit
11 Februari 2026
Diva Siregar Klarifikasi Isu Mabuk Usai Kecelakaan Mobil Terbalik
11 Februari 2026
Kakanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Utara Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026
11 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketua MA Sunarto Curhat Overload Perkara, Beban Hakim Agung Capai 2.384 Berkas Per Tahun
11 Februari 2026
Kejagung Lacak Aset 11 Tersangka Dugaan Suap Kasus Limbah Sawit
11 Februari 2026
Beredar Kabar KPK Amankan Seseorang di Nganjuk, Ini Penjelasan Resmi
11 Februari 2026
Kepala KPP Madya Banjarmasin Jadi Tersangka Suap, KPK Ungkap Jabat Komisaris 12 Perusahaan
11 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Beredar Kabar KPK Amankan Seseorang di Nganjuk, Ini Penjelasan Resmi
11 Februari 2026
Sidang Kasus K3 Kemnaker, Irvian Bobby Pinjam Rekening Adik Ipar untuk Transaksi Mobil
10 Februari 2026
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jatim, Novianto Sulastono, menyematkan rompi kepada salah satu anggota Forkopdensi dalan giat FGD di hotel Surabaya.
Ratusan Pengungsi Terkatung, Rudenim Surabaya Desak Semua Instansi Jangan Lepas Tangan
10 Februari 2026
Viral Guru P3K Paruh Waktu di Sumedang Terima Insentif Rp 50 Ribu, Disdik Beri Penjelasan
10 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ketua MA Sunarto Curhat Overload Perkara, Beban Hakim Agung Capai 2.384 Berkas Per Tahun

Wakil Wali Kota Armuji bertemu satu meja bersama almarhum Adi Sutarwijono semasa hidup. Ia merasa kehilangan atas kepergian sahabatnya itu.
Politik

Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Kehilangan Penjaga Garis Perjuangan

Kejaksaan

Kejagung Lacak Aset 11 Tersangka Dugaan Suap Kasus Limbah Sawit

Gaya Hidup

Diva Siregar Klarifikasi Isu Mabuk Usai Kecelakaan Mobil Terbalik

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?