MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Sebelum Terjaring Razia Narkoba, 2 Pemuda Pesta Miras Jenis Arak

Publisher: Admin 10 September 2023 2 Min Read
Share
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlulrrahman menanyai terduga pelaku setelah kedapatan membawa narkoba jenis ineks.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlulrrahman menanyai terduga pelaku setelah kedapatan membawa narkoba jenis ineks.
Ad imageAd image

Surabaya, Memoindonesia.co.id – Dua pemuda diamankan polisi setelah terjaring Operasi Zebra di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Minggu (10/9/2023) dinihari. Mereka kedapatan membawa 1 butir pil diduga ineks.

Sebelum terjaring operasi bersama kawan-kawannya, Afandi, warga Rusun Tanah Merah dan Prasetyo, warga Jalan Tenggumung menggelar pesta miras jenis arak. Setelah itu dia diajak Prasetyo keliling naik motor. Akibat perbuatannya, mereka dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna pengembangan lebih lanjut.

“Kami juga amankan satu pengendara karena kedapatan membawa pil LL,” kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlulrrahman.

Pengakuan Afandi, sebelum terjaring operasi bersama kawan-kawannya, menggelar pesta miras jenis arak. Setelah itu dia diajak Prasetyo keliling naik motor.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Desak Polisi Usut Temuan PPATK Terkait Ivan Sugiamto

“Saya usai menenggak miras di rusun sama dia (Prasetyo) diajak jalan-jalan tidak tahu ke mana, saya hanya joki,” terang Afandi.

Saat melintas di Jalan Gubernur Suryo berhenti karena melihat ada operasi polisi. Kemudian Prasetyo turun dari motor dan hendak membuang barang bukti di pinggir jalan.

Namun, polisi yang curiga lalu mendekat dan menggeledah badannya. Namun ketika menggeledah topinya ditemukan sebutir narkoba diduga ineks.

“Narkoba diselipkan di lipatan topinya,” ujar salah satu petugas.

Dirasa terbukti, keduanya pun digiring petugas ke Mapolrestabes Surabaya berikut barang bukti. Kini dua pemuda tersebut diperiksa intensif untuk didalami dari mana narkoba dibeli. (hum/cak)

Baca Juga:  Ini Ekspresi Eri-Armuji Menyambut Kemenangan Klub Persebaya
TAGGED: Narkoba, Operasi Zebra, Polrestabes Surabaya, Razia Narkoba, Surabaya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Komisi I DPR Nilai Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Stabilitas Kawasan
9 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Imigrasi

Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau

Hukum

Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum

Hukum

Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus

Pemerintahan

Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?