MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Surabaya Ajak Tanamkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Publisher: Redaksi 1 Juni 2023 3 Min Read
Share
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni.
Ad imageAd image

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota, Kamis (1/6/2023). Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hadir di tengah para tamu undangan sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Pahlawan.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan amanat Presiden RI Joko Widodo, yakni menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kehidupan. Artinya, sebagai warga negara Republik Indonesia harus bisa menjalankan dan menafsirkan, arti dalam butir-butir Pancasila.

“Seperti yang disampaikan oleh Pak Presiden (Joko Widodo), kita sudah mulai masuk ke generasi emas dan setelah itu kita harus siap untuk menjadi bangsa terbaik di dunia pada tahun 2045,” kata Wali Kota Eri seusai upacara.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya dan Mawar Sharon Peduli Gelar Pengobatan Gratis

Ketika nilai-nilai Pancasila itu dijalankan dalam kehidupan, terutama di Surabaya, maka akan muncul rasa gotong-royong, guyub rukun, dan saling membantu. Munculnya hal itu, ia yakin, akan ada perubahan di Indonesia dan menjadi negara terbaik serta berhasil mencetak generasi-generasi emas.

“Insyaallah ketika semua itu diwujudkan akan membawa kebaikan di Indonesia, khususnya di Surabaya,” ujarnya.

Wali Kota yang akrab dengan sapaan Cak Eri Cahyadi itu berharap kepada seluruh warga Surabaya untuk bisa memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) dan warga Surabaya masih banyak persoalan yang harus diselesaikan. Mulai dari adanya fenomena tawuran, pelecehan seksual, hingga terjadinya kekerasan ibu dan anak.

Sebenarnya, ia melanjutkan, persoalan itu bisa hilang sekejap bila warga Kota Pahlawan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara.

Baca Juga:  4 Ribu Sembako Khusus Pendorong Gerobak Sampah, Wali Kota Tegaskan Surabaya Kota Toleransi

“Karena ini bukan hanya menjadi masalah di Kota Surabaya, namun nasional pun sama. Pak Presiden pun juga menyampaikan, stunting pun juga masih besar, meskipun di Surabaya sudah 4,8 persen penurunannya. Akan tetapi itu masih tinggi, saya berharapnya bisa turun ke 1 persen” lanjutnya.

Cak Eri mengungkapkan, warga Kota Pahlawan hingga saat ini sudah mulai menanamkan nilai-nilai Pancasila. Tanpa disadari, warga Kota Pahlawan telah menerapkan rasa guyub rukun dan saling menghormati.

“Di Surabaya ada gotong royong dan guyub rukun, itu sudah ada di sila kedua. Kemudian berangkat ibadah bersama-sama, itu artinya sudah masuk nilai sila pertama, ada juga kita membantu satu sama lainnya sudah masuk sila keempat. Lalu yakin dengan NKRI, itu sila ketiga, dan seterusnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  HUT Klub Persebaya Ke-97, Cak Armuji: Makin Membuat Bangga Warga Kota Surabaya

Untuk mempertahankan nilai-nilai Pancasila di Surabaya, Cak Eri ingin menggerakkan Kampung Madani secara masif. Bukan menggerakkan Kampung Madani saja, Cak Eri juga berharap kepada para awak media di Kota Pahlawan turut serta memberikan pelajaran kepada masyarakat dalam membumikan nilai-nilai Pancasila.

“Insyaallah kalau sudah dibumikan, nilai-nilai Pancasila, tanpa sadar warga akan melakukan guyub rukun, cangkruk di Balai RW, sinau bareng, dan sebagainya itu kan sebenarnya bagian dari Pancasila. Mereka tidak sadar kalau itu sebenarnya sudah dilakukan, alhamdulillah sangat masif dan bisa terus dijaga untuk Surabaya,” pungkasnya. (HUM/CAK)

TAGGED: Bulan Bung Karno, Hari Lahir Pancasila, Nilai Pancasila dalam Kehidupan, PEMKOT SURABAYA
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Buron Interpol Rifaldo Aquino Pontoh Ditangkap di Bali Terkait TPPO Kamboja
21 Februari 2026
Menlu Ungkap 8 Ribu Pasukan TNI Dikirim ke Gaza Bertahap, Awal Penempatan di Rafah
21 Februari 2026
Bareskrim Tangkap Komplotan Perampok Bersenpi Rp 800 Juta di Lampung
21 Februari 2026
Tamat Karier AKBP Didik gegara Skandal Narkoba
21 Februari 2026
Bareskrim Geledah Toko Emas Semar dan Rumah Mewah di Nganjuk, Sita 16 Kg Emas
21 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Buron Interpol Rifaldo Aquino Pontoh Ditangkap di Bali Terkait TPPO Kamboja
21 Februari 2026
Menlu Ungkap 8 Ribu Pasukan TNI Dikirim ke Gaza Bertahap, Awal Penempatan di Rafah
21 Februari 2026
Bareskrim Tangkap Komplotan Perampok Bersenpi Rp 800 Juta di Lampung
21 Februari 2026
Tamat Karier AKBP Didik gegara Skandal Narkoba
21 Februari 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pemerintahan

Menlu Ungkap 8 Ribu Pasukan TNI Dikirim ke Gaza Bertahap, Awal Penempatan di Rafah

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi, Eko Budianto (kanan), menyaksikan Direktur Konsuler Kementerian Luar Negeri, Akio Tamala, menandatangani kerja sama pilot project nasional pengambilan data biometrik paspor dinas.
Imigrasi

Surabaya Jadi Titik Awal Reformasi Paspor Dinas, Imigrasi Tancap Gas Integrasikan Biometrik Nasional

Hukum

Polri Rutin Tes Urine Anggota Usai Kasus Narkoba AKBP Didik Dipecat

Korupsi

Kasus Pemerasan Izin TKA, Eks Sekjen Kemnaker Ngaku Tak Tahu Anak Terima Duit

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?